Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research): Sebuah Pengantar

Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research): Sebuah Pengantar

Ratings: (0)|Views: 4,558|Likes:

More info:

Published by: Parlindungan Pardede on Nov 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/07/2013

pdf

text

original

 
1
PENELITIAN TINDAKAN KELAS: SEBUAH PENGANTAR
 
Parlindungan Pardede
Universitas Kristen Indonesia
Pendahuluan
Penelitian tindakan kelas (selanjutnya disingkat PTK) merupakan hasilperkembangan
action research
(AR) yang maju pesat dengan dukungan berbagaiuniversitas di Amerika Serikat sejak tiga dekade lalu. AR pada awalnya merupakanmetode penelitian yang banyak dipakai para praktisi yang bergelut dengan masalah nyatadi masyarakat (seperti bidang kesehatan, manajemen, dan sumber daya manusia).Keberhasilan AR dalam berbagai bidang tersebut kemudian mendorong peneliti, praktisi,dan pihak-pihak lain di sektor pendidikan untuk menerapkannya di bidang pendidikan,dengan asumsi bahwa jika metode penelitian itu berhasil di berbagai sektor dunia nyata,pastilah metode itu cocok juga untuk sektor pendidikan, sebagai salah satu bagian dunianyata. AR yang khusus diterapkan untuk memperbaiki praktik pembelajaran di kelas inilahyang kemudian dikenal sebagai PTK.Meskipun metode penelitian ini tergolong baru, PTK langsung populer. Sifatnyayang sangat praktis dan realistis memungkinkan guru menggunakannya untuk meneliti danmemperbaiki masalah-sasalah menarik yang terjadi di kelas atau sekolah masing-masing.Berbagai hasil penelitian (seperti Mills, 2003; Johnson, 2005; dan Tomal, 2005)menunjukkan PTK adalah sebuah upaya yang prospektif dan efektif untuk mengembangkan profesionalisme guru, karena dengan metode ini guru dapat mengujipenerapan sebuah strategi pembelajaran baru, menilai suatu kurikulum baru, ataumengevaluasi metode pengajaran yang ada. Hasil-hasil penelitian lain (Ferrance, 2000)menunjukkan keterlibatan pendidik dalam PTK mendorong mereka kearah perubahanpositif, yang dibuktikan dengan perbaikan dalam teknik mengajar, refleksi diri, danpembelajaran menyeluruh yang meningkatkan praktik pembelajaran di kelas.Makalah ini adalah hasil studi kepustakaan yang ditujukan untuk memperkenalkanatau menyegarkan kembali ingatan pembaca mengenai hakikat PTK. Pembahasan diawali
 
2
dengan, uraian tentang pengertian dan karakteristik PTK. Pada bagian selanjutnyadijelaskan sejarah, manfaat, jenis, prinsip-prinsip, proses, langkah-langkah, penjaringandata, validasi dan reliabilitas data PTK. Pada bagian akhir disajikan argument tentangstatus PTK sebagai metode penelitian, yang kemudian diakhiri dengan beberapa simpulan.
Pengertian PTK
Istilah PTK berasal dari bahasa Inggris
Classroom Action Research
 — 
sebuahpengkajian yang dilakukan oleh guru untuk memahami dan memecahkan masalah-masalahyang berhubungan dengan pembelajaran di kelas atau sekolah. Dalam pengertian yangluas, McMillan dan Schumacher (2006: 15) menyatakan PTK adalah metode pegkajianyang dilakukan praktisi untuk meneliti masalah-masalah atau isu-isu yang sedangberkembang. Sedangkan Hopkins (dalam Gabel, 1995) membatasi PTK sebagai sebuahproses penelitian yang didisain untuk memberdayakan seluruh partisipan dalam suatuproses pembelajaran (siswa, guru, dan pihak-pihak lain), untuk memperbaiki praktik pembelajaran. Seluruh partisipan sama-sama berperan aktif dalam proses penelitiantersebut.Senada dengan beberapa definisi di atas, Gwyn (2002) mengatakan PTK merupakanmetode penelitian yang dilakukan pendidik untuk menemukan apa yang terbaik bagipembelajaran dalam sebuah kelas agar pembelajaran di kelas itu memberikan hasil terbaik.Sedangkan Creswell (2008: 597) menegaskan bahwa PTK adalah sebuah prosedursistematis yang digunakan guru (atau individu lain dalam konteks pendidikan) untuk menjaring data kuantitatif dan kualitatif dalam rangka memperbaiki komponen-komponenpendidikan, seperti teknik pengajaran guru atau proses pembelajaran siswa. Beberapa PTKbahkan diupayakan khusus untuk memecahkan masalah-masalah praktis dalam sebuahkelas, seperti persoalan disiplin maupun performa siswa.Berdasarkan beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa PTK merupakansebuah bentuk penelitian berbentuk tindakan yang dilakukan oleh praktisi pendidikansecara kolaboratif dan diarahkan untuk memahami dan memecahkan masalah-masalahyang berhubungan dengan pembelajaran di sekolah atau kelas spesifik, bukan untuk menghasilkan teori-teori pendidikan yang baru atau menguji teori yang ada
 — 
sebagaimanalazimnya penelitian konvensional.Orientasi PTK pada penerapan tindakan yang diarahkan untuk meningkatkan mutuatau memecahkan masalah di sekolah atau kelas secara langsung membuat metode
 
3
penelitian yang relatif masih baru ini segera menjadi trend di kalangan pendidik. Diakuibahwa pengalaman dan hasil-hasil penelitian di bidang pendidikan selama ini memangtelah memberikan pengetahuan yang cukup banyak tentang metode pengajaran yangefektif (McKeachie, 1999; Weimer, 1996). Namun, karena setiap pengajaran memilikikeunikan tersendiri dalam hal isi, kemampuan pelajar, gaya belajar siswa, kompetensi dangaya mengajar guru maupun faktor faktor lain, setiap guru harus menemukan apa yangterbaik bagi siswa di kelas yang diasuhnya. Dengan demikian, dia tidak hanya berperanmemfasilitasi, tetapi juga memaksimalkan, pembelajaran di kelasnya.Istilah kelas dalam PTK tidak terbatas hanya pada sekelompok peserta didik (siswa)yang sedang belajar di dalam ruangan tertutup saja, tetapi dapat juga pada siswa yangsedang melakukan praktik di laboratorium, bengkel, rumah, atau atau sedangberkaryawisata, atau ketika pelajar sedang mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.Sehubungan dengan itu, komponen dalam suatu kelas yang dapat dikaji melalui PTKadalah pelajar, guru, materi pelajaran, sarana pembelajaran, dan pengelolaan kelas.Komponen siswa dapat dicermati ketika yang bersangkutan sedang mengikuti prosespembelajaran di kelas, lapangan, laboratorium atau bengkel; ketika sedang mengerjakantugas di rumah; atau ketika sedang kerja bakti di halaman sekolah. Komponen guru dapatdicermati ketika yang bersangkutan sedang mengajar di kelas, sedang membimbing siswapada karya-wisata, atau ketika sedang mengawasi siswa melakukan praktik dilaboratorium. Komponen materi pelajaran, dapat dicermati ketika guru sedangmengajarkannya atau sebagai bahan yang ditugaskan kepada pelajar. Sarana pembelajarandapat dicermati ketika guru sedang menggunakannya dalam proses mengajar atau ketikasiswa sedang menggunakannya dalam proses belajar. Sebagai produk pembelajaran, hasildapat diamati dalam bentuk perubahan kompetensi, sikap, atau kemahiran pelajar.Komponen pengelolaan dapat diamati dalam bentuk teknik pengelompokan pelajar,pengaturan tempat duduk, teknik berdiskusi, cara guru memberikan tugas, maupunpenataan sarana pembelajaran.
Karakteristik PTK
Menurut Nunan (1992), kombinasi dari berbagai definisi PTK yang ada padahakikatnya memunculkan tiga karakteristik utama: (1) dilakukan oleh praktisi (gurukelas); (2) bersifat kolaboratif; dan (3) ditujukan untuk mengubah sesuatu. Secara lebihterperinci, Creswell (2008: 605-609) menjelaskan enam karakteristik. (1) PTK terfokus

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->