Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
15Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pedoman Agropolitan

Pedoman Agropolitan

Ratings: (0)|Views: 2,593|Likes:
Published by Isnan Zulfida

More info:

Published by: Isnan Zulfida on Nov 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/25/2013

pdf

text

original

 
P
edoman
P
engelolaan
R
uang
K
awasan
S
entra
P
roduksi
P
angan
N
asional dan
D
aerah (
 A
gropolitan)
1
BAB IPENDAHULUAN A.
 
Latar Belakang
Dalam rangka memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang adakhususnya yang terkait dengan pengembangan pertanian dalam arti luas makadiupayakan suatu pendekatan melalui produk pengaturan yang berupa pedomanpengelolaan ruang kawasan sentra produksi pangan nasional dan daerah(agropolitan).Hal ini perlu dilakukan agar para pelaku pembangunan dapatmemanfaatkan lahan yang ada untuk berbagai kegiatan yang berbasis kepadapertanian. Konsepsi mengenai agropolitan dalam penataan ruang lebih diarahkankepada bagaimana memberikan arahan pengelolaan tata ruang suatu wilayahagropolitan, khususnya kawasan sentra produksi pangan nasional dan daerah.Pedoman kawasan sentra produksi pangan (agropolitan) merupakan suatuupaya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan danpenataan ruang pertanian di pedesaan.Pengelolaan ruang agropolitan adalah arahan kebijakan dan strategipemanfaatan ruang yang diperuntukkan bagi pertanian, perkebunan, peternakan,perikanan dan usaha-usaha berbasis agribisnis lainnya dalam skala nasional.Sementara itu pengelolaan ruang kawasan sentra produksi pangan nasional dandaerah merupakan arahan kebijakan dan strategi pemanfaatan ruang bagiperuntukan pertanian tanaman pangan.
B.
 
Tujuan Dan Sasaran
Tujuan disusunnya pedoman ini adalah:1)
 
Sebagai suatu kerangka dasar di bidang penataan ruang untuk pengembangankawasan sentra produksi pangan (agropolitan).2)
 
Sebagai suatu piranti yang mampu memperkuat dalam penyusunan kebijakanpemanfaatan ruang untuk pengembangan kawasan sentra produksi pangan(agropolitan).
3)
 
Sebagai alat bantu dalam mengidentifikasi keterkaitan kawasan sentraproduksi pangan dengan sistem desa-kota
(urban-rural linkages)
yangmempunyai hubungan timbal balik yang dinamis, sistem permukiman yangmemiliki aksesibilitas ke pusat-pusat pelayanan, sistem jaringan infrastruktur dan sistem jaringan pemasaran
(outlet).
4)
 
Tersusunnya kriteria dalam penyusunan struktur dan pola pemanfaatan ruangkawasan sentra produksi pangan (agropolitan).
 
P
edoman
P
engelolaan
R
uang
K
awasan
S
entra
P
roduksi
P
angan
N
asional dan
D
aerah (
 A
gropolitan)
2
Sedangkan sasaran dari pedoman ini adalah:Pedoman ini ditujukan bagi
stakeholders
(pemerintah, masyarakat dan duniausaha), dimana sasaran dari pedoman ini adalah:1)
 
Terumuskannya kebijakan pengelolaan tata ruang kawasan sentra produksipangan (agropolitan).2)
 
Tersusunnya konsep pengelolaan ruang kawasan sentra produksi pangan(agropolitan) yang diwujudkan dalam struktur dan pola pemanfaatan ruangkawasan sentra produksi pangan (agropolitan).3)
 
Tersusunnya pedoman sebagai bahan masukan kebijakan pengelolaan ruanguntuk mendukung pengembangan kawasan sentra produksi pangan(agropolitan).4)
 
Tersusunnya kerangka dasar dalam penyusunan sistem jaringan infrastuktur yang mendukung pengembangan kawasan sentra produksi pangan(agropolitan).
C. Fungsi Pedoman
 1)
 
Pedomaan pengelolaan ruang kawasan sentra produksi pangan nasional dandaerah (agropolitan) merupakan acuan atau panduan yang memberikankoridor/prinsip-prinsip dalam upaya pengelolaan pembangunan secaramenyeluruh dan terpadu dalam perspektif tata ruang.2)
 
Pedoman ini berfungsi dalam memberikan arahan, prinsip-prinsip, konseppendekatan, pengertian, wawasan aspek keruangan kawasan sentra produksipangan (agropolitan), serta dasar hukum yang melandasinya.
3)
 
Pedoman ini juga berfungsi sebagai kerangka acuan dalam mengarahkanberbagai kegiatan pembangunan wilayah yang mencakup sistem infrastruktur dan prasarana di kawasan sentra produksi pangan (agropolitan), sistempermukiman dan
urban-rural linkages.
D. Landasan Hukum
Perundangan dan peraturan hukum yang melandasi pedoman ini adalah:1)
 
UU No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang2)
 
UU No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah3)
 
UU No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara PemerintahPusat Dan Daerah4)
 
PP No. 69 Tahun 1996 tentang Pelaksanaan hak dan kewajiban serta bentukdan tatacara peran serta masyarakat dalam penataan ruang5)
 
PP No. 47 Tahun 1997 tentang RTRWN6)
 
Perda tentang RTRW di tingkat Propinsi/Kabupaten/Kota7)
 
Pedoman Umum Pengembangan kawasan Agropolitan dan PedomanOperasional Pengembangan Kawasan Agropolitan Departemen Pertanian.
 
P
edoman
P
engelolaan
R
uang
K
awasan
S
entra
P
roduksi
P
angan
N
asional dan
D
aerah (
 A
gropolitan)
3
BAB IIPENGERTIAN DAN KRITERIA KAWASAN A.
 
Pengertian Umum
 
Agropolitan, diartikan sebagai upaya pengembangan kawasan pertanian yangtumbuh dan berkembang karena berjalannya sistem dan usaha agribisnis, yangdiharapkan dapat melayani dan mendorong kegiatan-kegiatan pembangunanpertanian (agribisnis) di wilayah sekitarnya.Kawasan sentra produksi pangan (agropolitan) merupakan kota pertanianyang tumbuh dan berkembang karena berjalannya sistem dan usaha agribisnisserta mampu melayani, mendorong, menarik, menghela kegiatan pembangunanpertanian (agribisnis) di wilayah sekitarnya.Kawasan sentra produksi pangan (agropolitan) terdiri dari kota pertanian dandesa-desa sentra produksi pertanian yang ada disekitarnya, dengan batasan yangtidak ditentukan oleh batasan administratif pemerintahan, tetapi lebih ditentukandengan memperhatikan skala ekonomi kawasan yang ada.Pengelolaan ruang dimaknakan sebagai kegiatan pengaturan, pengendalian,pengawasan, evaluasi, penertiban dan peninjauan kembali atas pemanfaatan ruangkawasan sentra produksi pangan (agropolitan).Program pengembangan kawasan sentra produksi pangan (agropolitan)adalah pembangunan ekonomi berbasis pertanian yang dilaksanakan dengan jalanmensinergikan berbagai potensi yang ada, yang utuh dan menyeluruh, yangberdaya saing, berbasis kerakyatan, berkelanjutan dan terdesentralisasi, yangdigerakkan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah.Kawasan perdesaan harus dikembangkan sebagai satu kesatuanpengembangan wilayah berdasarkan keterkaitan ekonomi antara desa-kota
(urban-rural linkages),
dan menyeluruh hubungan yang bersifat interpendensi/timbal balikyang dinamis.
B.
 
Ciri-Ciri Kawasan Sentra Produksi Pangan (Agropolitan)
Suatu kawasan sentra produksi pangan (agropolitan) yang sudah berkembangharus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:1)
 
Sebagian besar kegiatan masyarakat di kawasan tersebut di dominasi olehkegiatan pertanian dan atau agribisnis dalam suatu kesisteman yang utuh danterintegrasi mulai dari:a.
 
subsistem agribisnis hulu
(up stream agribusiness)
yang mencakup:mesin, peralatan pertanian pupuk, dan lain-lain.

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
utuhnaruto liked this
Den Maz Hermawan liked this
veratulus liked this
Iswandi Ibrahim liked this
vanhauten liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->