Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
APBN

APBN

Ratings: (0)|Views: 240 |Likes:
Published by smavirgo

More info:

Published by: smavirgo on Nov 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/27/2013

pdf

text

original

 
[1]
 
APBN
Untuk melaksanakan tugas-tugasnya pemerintah daerah maupun pemerintah pusat perlumemikirkan bagaimana mendapatkan sumber dana. Dana yang telah diperoleh dari masyarakatmaupun dari pengolahan kekayaan negara perlu dikelola dengan baik. Untuk itu pemerintah perlumenyusun anggaran pendapan dan belanja yang dilakukan. Seperti halnya rumah tangga, negaraperlu mengatur dan mengelola keuangannya dengan baik. Melalui materi ini kita akan mempelajaridari mana saja penerimaan negara diperoleh dan untuk apa saja dana yang diperoleh tersebutserta bagaimana pengelolaannya.
Standar Kompetensi
 
Memahami APBN dan APBD
Kompetensi Dasar:
Mendeskripsikan APBN DAN APBD serta pengaruhnya terhadap perekonomian
 
Indikator:
 
 
Menguraikan arti, fungsi dan tujuan anggaran pendapatan dan belanja
 
Mengidentifikasi sumber anggaran
 
Mengidentikasi penggunaan anggaran
 
Menguraikan pengaruh surplus atau defisit anggaran terhadap perekonomian
 
Mendeskripsikan macam kebijakan anggaran
Pengertian
 A
nggaran
P
endapatan dan
B
elanja
N
egara (APBN) adalah
suatu daftar sistematis danterperinci yang memuat rencana penerimaan dan pengeluaran negara selama satu tahun
  APBN atau APBD disusun untuk jangka waktu dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember.
Fungsi APBN dan APBD
1.
 
Fungsi otorisasi
 mengandung arti bahwa anggaran negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan danbelanja pada tahun yang bersangkutan, Dengan demikian, pembelanjaan atau pendapatandapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.2.
 
Fungsi perencanaan
 mengandung arti bahwa anggaran negara dapat menjadi pedoman bagi negara untuk merencanakan kegiatan pada tahun tersebut. Bila suatu pembelanjaan telah direncanakansebelumnya, maka negara dapat membuat rencana-rencana untuk medukung pembelanjaantersebut. Misalnya, telah direncanakan dan dianggarkan akan membangun proyek pembangunan jalan dengan nilai sekian miliar. Maka, pemerintah dapat mengambil tindakanuntuk mempersiapkan proyek tersebut agar bisa berjalan dengan lancar.
 
[2]
 
3.
 
Fungsi pengawasan
 berarti anggaran negara harus menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatanpenyelenggaraan pemerintah negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dengandemikian akan mudah bagi rakyat untuk menilai apakah tindakan pemerintah menggunakanuang negara untuk keperluan tertentu itu dibenarkan atau tidak.4.
 
Fungsi alokasi
 berarti bahwa anggaran negara harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran danpemborosan sumber daya serta meningkatkan efesiensi dan efektivitas perekonomian.5.
 
Fungsi distribusi
 berarti bahwa kebijakan anggaran negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan6.
 
Fungsi stabilisasi
 memiliki makna bahwa anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara danmengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian.
Tujuan APBN
 APBN disusun dengan tujuan untuk mengatur pembelanjaan negara dari penerimaan yangdirencanakan agar dapat mencapai sasaran yang ditetapkan, yaitu menciptakan pertumbuhanekonomi dan kemakmuran.
SUMBER APBN
Berdasarkan asalnya sumber pendapatan negara berasal dari:
 A.
 
Penerimaan Dalam Negeri
 Adalah penerimaan yang didapat dari1)
 
penjualan migas2)
 
penerimaan non migas, yang terdiri dari:a.
 
Pajak : merupakan pungutan yang dilakukan pemerintah terhadap wajib pajak berdasarkan undang-undang yang ada tanpa harus memberi imbalanlangsungb.
 
Bea Masuk : dipungut dari barang impor yang masuk ke dalam negeric.
 
Cukai : dipungut dari produk-produk tertentu yang dianggap perlu oleh pemerintahd.
 
Retribusi : pungutan atas penggunaan fasilitas yang telah disediakan pemerintah.Selain sumber di atas, ada pula sumber penerimaan yang lain seperti:a.
 
Keuntungan perusahaan negarab.
 
Denda atau sitac.
 
Pinjaman yang bisa berasal dari masyarakat dalam bentuk Obligasi atau dari perbankand.
 
Penyelenggaraan Undian Berhadiahe.
 
Sumbangan dan hibahf.
 
Pencetakan uang, merupakan pilihan paling akhir seandainya cara lain tidak bisa untuk menutup defisit anggaran yang tentunya akan berpengaruh terhadap jumlah uang yangberedar.
 
[3]
 
B.
 
Penerimaan Hibah
Merupakan penerimaan namun bukan penerimaan yang pasti. Ini perasal dari lembaga-lembagainternasional yang memberikan komitmen kepada Indonesia dalam rangka kerja samamultilateral.
Belanja Negara
Secara umum pengeluaran negara terdiri dari:
 A.
 
Belanja Pemerintah Pusat
1.
 
Belanja pegawai (
gaji, tunjangan, honorarium, lembur 
)2.
 
Belanja Barang (
belanja barang, jasa, pemeliharaan, perjalanan dinas 
)3.
 
Belanja Modal (
belanja modal berbentuk tanah, mesin, gedung dan bangunan, jalan, irigasi,barang modal fisik lainnya 
)4.
 
Pembayaran Bunga Utang (bunga utang dalam negeri dan luar negeri)5.
 
Subsidi (
untuk perusahaan negera, swasta, subsidi berbentuk pajak 
)6.
 
Belanja Hibah (
untuk pemerintah luar negeri, organisasi internasional, pemerintah daerah 
)7.
 
Bantuan Sosial (
Bantuan kompensasi sosial, lembaga pendidikan dan peribadatan 
[
block grant sekolah/lembaga/guru, bantuan imbal suwadaya sekolah/lembaga, bantuan beasiswa,lembaga peribadatan
]
 , lembaga sosial lainnya 
)8.
 
Belanja Lain-Lain (
 pengeluaran tak tersangka, cadangan umum, dana cadangan tanggap darurat 
)
B.
 
Belanja untuk Daerah
Sejak dilaksanakannya kebijakan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal pada tahun 2001,anggaran belanja daerah dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang cukupsignifikan, baik dari segi cakupan jenis dana yang didaerahkan, mapupun besaran alokasi danayang didaerahkan. Bentuknya antara lain:
1.
 
Dana Perimbangan
Dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanaikebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Terdiri dari:
a.
 
Dana Bagi Hasil 
Berasal dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angkapersentasi untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaandesentralisasi.Sumbernya:-
 
Pajak :
PBB, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan, Pajak Penghasilan 
 -
 
Pemanfaatan Sumber Daya Alam:
kehutanan, pertambangan umum, perikanan,minyak bumi, gas alam, panas bumi 
 
b.
 
Dana Alokasi Umum 
Bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengantujuan pemerataan kemampuan keuangan antardaerah untuk mendanai kebutuhandaerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.
c.
 
Dana Alokasi Khusus 
Berasal dari pendapatan ABPN yang dialokasikan kepada daeran tertentu untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daeran dan sesuaidengan prioritas nasional. (dana reboisasi, non dana reboisasi)

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->