Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGGENDALIAN PENYAKIT “PATEK” PADA TANAMAN CABAI DENGAN MENGGUNAKAN PUPUK AGEN HAYATI ABG BIO

PENGGENDALIAN PENYAKIT “PATEK” PADA TANAMAN CABAI DENGAN MENGGUNAKAN PUPUK AGEN HAYATI ABG BIO

Ratings: (0)|Views: 778 |Likes:
Published by Tetep Ginanjar
PENGGENDALIAN PENYAKIT “PATEK” PADA TANAMAN CABAI DENGAN MENGGUNAKAN PUPUK AGEN HAYATI ABG BIO
20 September 2010 oleh Bisnis Pupuk ABG

http://amazingbiogrowth.wordpress.com/
Penyakit patek (antraknosa) pada cabai diakibatkan oleh cendawan Colletotrichum dan Colletotrichum capsici Sydow patek gloeosporioides. Penyakit

banyak mendatangkan kerugian bagi para petani karena telah menghancurkan hasil panen hingga 20-90 % terutama pada saat musim penghujan. Cendawan penyebab penyakit ini akan berkemba
PENGGENDALIAN PENYAKIT “PATEK” PADA TANAMAN CABAI DENGAN MENGGUNAKAN PUPUK AGEN HAYATI ABG BIO
20 September 2010 oleh Bisnis Pupuk ABG

http://amazingbiogrowth.wordpress.com/
Penyakit patek (antraknosa) pada cabai diakibatkan oleh cendawan Colletotrichum dan Colletotrichum capsici Sydow patek gloeosporioides. Penyakit

banyak mendatangkan kerugian bagi para petani karena telah menghancurkan hasil panen hingga 20-90 % terutama pada saat musim penghujan. Cendawan penyebab penyakit ini akan berkemba

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Tetep Ginanjar on Nov 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

 
20 September 2010 olehBisnis Pupuk ABG
Penyakit patek (antraknosa) pada cabai diakibatkan olehcendawan
Colletotrichum capsic
Sydowdan
Colletotrichum gloeosporioides.
Penyakit patekbanyak mendatangkan kerugian bagi para petani karenatelah menghancurkan hasil panen hingga 20-90 %terutama pada saat musim penghujan. Cendawanpenyebab penyakit ini akan berkembang dengan sangatpesat jika kelembaban udara cukup tinggi yaitu lebihdari 80 rH dengan suhu 32
0
C.Gejala serangan penyakit patek pada cabe yaitu :1.Busuk buah (berwarna kuning-coklatseperti terkena sengatan matahari) dan diikuti oleh busuk basah yangterkadang ada jelaganya berwarna hitam.2.Sedangkan pada biji dapat menimbulkan kegagalan berkecambah atau bilatelah menjadi kecambah dapat menimbulkan rebah kecambah.3.Pada tanaman dewasa dapat menimbulkan mati pucuk, infeksi lanjut kebagian lebih bawah yaitu daun dan batang yang akan menimbulkan busukkering warna cokelat kehitam-hitaman.
Cara Pengendalian Penyakit Patek Dengan ABG-BioTindakan Pengobatan
Untuk tanaman cabai yang sudah terserang patek,terlebih dahulu encerkan satu bungkus
ABG Bio
kedalam 50 liter. Tambahkan pula 10 tutup botol ABG-Daun atau Buah ( jika belum berbunga/berbuahgunakan ABG-Daun, jika sudah berbunga/berbuahgunakan ABG-Buah ), 2 bungkus ABG-Bios, dan 2 kgdedak. Kemudian diamkan campuran tersebut selama
 
30 menit, baru setelah itu disiramkan ke areal perakaran. Setiap tanaman kira-kiramemperoleh 1 gelas air minuman mineral.
Penyiraman tersebut dilakukan setiap 10 hari sekali diikuti denganmenyemprotkan ABG Daun dengan dosis 3 tutup botol untuk 1 tangki sprayer kebatang dan daun tanaman cabe pada hari yang sama. Kemudian hentikanpenggunaan, lalu diganti dengan menyemprotkan ABG Buah ke batang dan dauntanaman cabe dengan dosis 3 tutup botol untuk 1 tangki spryer setiap 10 harisekali. Maka bakal bunga akan muncul kembali dan tanaman cabe yang telahterserang akan kembali menghasilkan buah untuk dipanen.
Memusnahkan bagian tanaman yang terinfeksi, namun perlu diperhatikan saatmelakukan pemusnahan, tangan yang telah menyentuh (sebaiknya diusahakantidak menyentuh) luka pada tanaman tidak menyentuh tanaman/buah yang sehat,dan sebaiknya dilakukan menjelang pulang sehingga kita tidak terlalu banyakbersinggungan dengan tanaman/buah yang masih sehat.
Tindakan Pencegahan
Melakukan perendaman biji dalam air panas (sekitar 55 derajat Celcius)selama 30 menit atau perlakuan dengan fungisida sistemik yaitu golongan triazoledan pyrimidin (0.05-0.1%) sebelum ditanam atau menggunakan agen hayati
ABG-Bio
.
Penyiraman fungisida atau agen hayati
ABG-Bio
pada umur 5 sebelum pindahtanam.
Penggiliran (rotasi) tanaman dengan tanaman lain yang bukan familisolanaceae (terong, tomat dll) atau tanaman inang lainnya misal pepaya karenapatogen antraknosa pada pepaya dapat menyerang cabai pada pertanaman.
Penggunaan fungisida fenarimol, triazole, klorotalonil, dll. khususnya padaperiode pematangan buah dan terutama saat curah hujan cukup tinggi.. Fungisidadiberikan secara bergilir untuk satu penyemprotan dengan penyemprotanberikutnya, baik yang menggunakan fungisida sistemik atau kontak atau bisa jugagabungan keduanya.
Penggunaan mulsa hitam perak, karena dengan menggunakan mulsa hitamperak sinar matahari dapat dipantukan pada bagian bawah permukaandaun/tanaman sehingga kelembaban tidak begitu tinggi.
Menggunakan jarak tanam yang lebar yaitu sekitar 65-70 cm (lebih baik yang70 cm) dan ditanam secara zig-zag ini bertujuan untuk mengurangi kelembabandan sirkulasi udara cukup lancar karena jarak antar tanaman semakin lebar,keuntungan lain buah akan tumbuh lebih besar.
Jangan gunakan pupuk nitrogen (N) terlalu tinggi, misal pupuk Urea, Za,ataupun pupuk daun dengan kandungan N yang tinggi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->