Seudati ditarikan oleh delapan orang laki-laki sebagai penari utama, terdiri dari satuorang pemimpin yang disebut syeikh , satu orang pembantu syeikh, dua orang pembantu di sebelah kiri yang disebut
apeetwie
, satu orang pembantu di belakang yangdisebut
apeet bak
, dan tiga orang pembantu biasa. Selain itu, ada pula dua orang penyanyi sebagai pengiring tari yang disebut
aneuk syahi
.Pada umumnya, tarian ini diperagakan di atas pentas dan dibagi menjadi beberapa babak, antara lain: Babak pertama, diawali dengansaleum (salam) perkenalan yangucapkan oleh aneuk syahi saja, yaitu:
Assalamualaikum Lon tamong lam seung, Lon jak bri saleum keu bang syekh teuku….
Fungsi aneuk syahi untuk mengiringi seluruh rangkaian tari. Salam pertama ini dibalasoleh Syeikh dengan langgam (nada) yang berbeda:
Kru seumangat lon tamong lam seung,lon jak bri saleum ke jamee teuku….
Syair di atas diulangi oleh kedua apeetwie dan apeet bak. Pada babak perkenalan ini,delapan penari hanya melenggokkan tubuhnya dalam gerakan gemulai, tepuk dada serta jentikan delapan jari yang mengikuti gerak irama lagu. Gerakan rancak baru terlihatketika memasuki babak selanjutnya. Bila pementasan bersifat perntandingan, makasetelah kelompok pertama ini menyelesaikan babak pertama, akan dilanjutkan olehkelompok kedua dengan teknik yang berbeda pula.Biasanya, kelompok pertama akan turun dari pentas. Babak kedua, dimulai dengan bak saman , yaitu seluruh penari utama berdiri dengan membuat lingkaran di tengah-tengah pentas guna mencocokkan suara dan menentukan likok apa saja yang akan dimainkan.Syeikh berada di tengah-tengah lingkaran tersebut. Bentuk lingkaran ini menyimbolkan bahwa masyarakat Aceh selalu
muepakat
(bermusyawarah) dalam mengambil segalakeputusan. Muepakat itu, jika dikaitkan dengan konteks tarian ini, adalah bermusyawarah untuk menentukan samanatau likok yang akan dimainkan.Di dalam likok dipertunjukkan keseragaman gerak, kelincahan bermain danketangkasan yang sesuai dengan lantunan lagu yang dinyanyikananeuk syahi .Lantunan likok tersebut diawali dengan:
Iiiiii la lah alah ya ilalah….
(secara lambat dan cepat)Seluruh penari utama akan mengikuti irama lagu yang dinyanyikan secara cepat ataulambat tergantung dengan lantunan yang dinyanyikan oleh aneuk syahi tersebut. Faselain adalah fase saman . Dalam fase ini beragam syair dan pantun saling disampaikandan terdengar bersahutan antara aneuk syahi dan syeikh yang diikuti oleh semua penari.Ketika syeikh melontarkan ucapan:
3