Sama halnya, dengan sarana investasi lainnya, reksadana selain menghasilkan tingkatkeuntungan tertentu (
return
) juga mengandung unsur resiko (
risk
) yang patutdipertimbangkan. Hanya bedanya resiko yang terkandung dapat diperkecil karenainvestasi tersebut dapat didiversifikasi atau disebar dalam bentuk portofolio.Jadi jelaslah sekarang bahwa reksadana adalah suatu instrumen investasi sedangkanDanareksa adalah suatu perusahaan investasi.
2
Jenis - Jenis Reksadana
Menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal Bab IV BagianKesatu Bentuk Hukum dan Perizinan Pasal 18 Ayat 1 bentuk hukum Reksadana dapatberbentuk Perseroan atau Kontrak Investasi Kolektif (KIK).
a.
Reksadana Berbentuk Perseroan.
Reksadana berbentuk Perseroan adalah Emiten yang kegiatan usahanya menghimpundana dengan menjual saham, dan selanjutnya dana dari penjualan saham tersebutdiinvestasikan pada berbagai jenis Efek yang diperdagangkan di Pasar Modal dan PasarUang. Sebagaimana suatu badan hukum PT, maka reksadana yang berbentuk perseroanmemiliki suatu anggaran dasar, pemegang saham, pengurus atau direksi, kekayaansendiri, dan kewajiban-kewajiban. Pendirian reksadana perseroan dilakukan denganterlebih dahulu mendirikan badan hukum perseroan (PT) yang didirikan khusus untuk melakukan usaha reksadana. Efek yang dikeluarkan oleh reksadana perseroan disebutsaham, pengelolaan portofolio dilakukan oleh manajer investasi berdasarkan kontrak dengan bank kustodian. Reksadana perseroan selanjutnya dapat melakukan penawaranumum kepada masyarakat setelah mendapatkan izin usaha dari Bapepam danmenyampaikan pernyataan pendaftaran kepada Bapepam setelah memperoleh izintersebut.
b.
Reksadana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK)
Reksadana KIK pada prinsipnya bukanlah badan hukum sendiri. Kontrak InvestasiKolektif adalah kontrak antara manajer investasi dan bank kustodian yang mengikat