Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tingkat Kesukaran Soal

Tingkat Kesukaran Soal

Ratings: (0)|Views: 1,824 |Likes:
Published by Luthfi Emka

More info:

Published by: Luthfi Emka on Nov 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2013

pdf

text

original

 
CORETANOLOGIS...
Home NotesBlogPhotos Video Music Calendar Reviews Links
May 21, '08 9:26 AMfor everyone
Analisis Butir Soal
 Analisis soal dilakukan untuk mengetahui berfungsi tidaknya sebuah soal. Analisis pada umumnya dilakukan melalui dua cara, yaitu analisis kualitatif (
qualitative control
) dan analisis kuantitatif (
quantitative control
). Analisiskualitatif sering pula dinamakan sebagai validitas logis (
logical validity 
) yang dilakukan sebelum soal digunakan. Gunanya untuk melihat berfungsitidaknya sebuah soal. Analisis soal secara kuantitatif sering puladinamakan sebagai validitas empiris (
empirical validity 
) yang dilakukanuntuk melihat lebih berfungsi tidaknya sebuah soal setelah soal itudiujicobakan kepada sampel yang representatif.Salah satu tujuan dilakukannya analisis adalah untuk meningkatkankualitas soal, yaitu apakah suatu soal (1) dapat diterima karena telahdidukung oleh data statistic yang memadai, (2) diperbaiki, karena terbuktiterdapat beberapa kelemahan, atau bahkan (3) tidak digunakan samasekali karena terbukti secara empiris tidak berfungsi sama sekali.
 Analisis Kualitatif 
. Yaitu berupa penelaahan yang dimaksudkan untuk menganalisis soal ditinjau dari segi teknis, isi, dan editorial. Analisissecara teknis dimaksudkan sebagai penelaahan soal berdasarkan prinsip-prinsip pengukuran dan format penulisan soal. Analisis secara isidimaksudkan sebagai penelaahan khusus yang berkaitan dengankelayakan pengetahuan yang ditanyakan. Analisis secara editorialdimaksudkan sebagai penelaahan yang khususnya berkaitan dengankeseluruhan format dan keajegan editorial dari soal yang satu ke soal yanglainnya. Analisis kualitatif lainnya dapat juga dikategorikan dari segi materi,konstruksi, dan bahasa. Analisis materi dimaksudkan sebagai penelaahan yang berkaitan dengan substansi keilmuan yang ditanyakan dalam soalserta tingkat kemampuan yang sesuai dengan soal. Analisis konstruksidimaksudkan sebagai penelaahan yang umumnya berkaitan dengan teknipenulisan soal. Analisis bahasa dimaksudkan sebagai penelaahan soal yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik danbenar menurut EYD.
 Analisis Kuantitatif 
. Digunakan untuk mengetahui sejauh mana soaldapat membedakan antara peserta tes yang kemampuannya tinggi dalamhal yang didefinisikan oleh kriteria dengan peserta tes yangkemampuannya rendah (melalui analisis statistik). Analisis soal secara kuantitatif menekankan pada analisis karakteristiinternal tes melalui data yang diperoleh secara empiris. Karakteristik internal secara kuantitatif dimaksudkan meliputi parameter soal tingkatkesukaran, daya pembeda, dan reliabilitas. Khusus soal-soal pilihan ganda,dua tambahan parameter yaitu dilihat dari peluang untuk menebak ataumenjawab soal dengan benar dan berfungsi tidaknya pilihan jawaban, yaitu penyebaran semua alternatif jawaban dari subyek-subyek yang dites.
Tingkat Kesukaran
. Ada beberapa alasan untuk menyatakan tingkatkesukaran soal. Bisa saja tingkat kesukaran soal ditentukan olehkedalaman soal, kompleksitas, atau hal-hal lain yang berkaitan dengankemampuan yang diukur oleh soal. Namun demikian, ketika kita mengkajilebih mendalam terhadap tingkat kesukaran soal, akan sulit menentukanmengapa sebuah soal lebih sukar dibandingkan dengan soal yang lain.Secara umum, menurut teori klasik, tingkat kesukaran dapat dinyatakan
ViewContacts (222)ViewGroups (2)Photos of sf.lussyPersonal MessageRSS Feed [?]Report Abuse
lussysf
 
Microfinance Empowers
Join us in enabling the poorest of the poor to improve their own lives
 www.GrameenFoundation.org
Public Service Adsby Google
Join Multiply to get updates from sf.lussy
 
ecara umum, menuru eor as , ng a esu aran apa nya a anmelalui beberapa cara diantaranya (1) proporsi menjawab benar, (2) skalakesukaran linear, (3) indeks Davis, dan (4) skala bivariat. Proporsi jawabanbenar (p), yaitu jumlah peserta tes yang menjawab benar pada butir soal yang dianalisis dibandingkan dengan jumlah peserta tes seluruhnyamerupakan tingkat kesukaran yang paling umum digunakan.Intinya, bermutu atau tidaknya butir-butir
item
tes hasil belajar pertama-tama dapat diketahui dari derajat kesukaran atau taraf kesukaran yangdimiliki oleh masing-masing butir
item
tersebut. Butir-butir
item
tes hasilbelajar dapat dinyatakan sebagai butir-butir
item
yang baik, apabila butir-butir
item
tersebut tidak terlalu sukar dan tidak pula terlalu mudahdengan kata lain derajat kesukaran
item
itu adalah sedang atau cukup. Angka yang dapat memberikan petunjuk mengenai tingkat kesulitan
item
itu dikenal dengan istilah
difficulty index
(angka indeks kesukaran
item
), yang dalam dunia evaluasi hasil belajar umumnya dilambangkan denganhuruf P, yaitu singkatan dari kata
proportion
(proporsi = proporsa).
Kategori Tingkat KesukaranNilai p Kategori
P < 0.3 Sukar0.3 p 0.7 SedangP > 0.7 Mudah
Tindak Lanjut Hasil AnalisisInterpretasi
 Item
Tindak Lanjut
Sukar1. butir
item
dibuang atau didrop dan tidak dikeluarkan lagi dalam tes-tes hasilbelajar yang akan datang2. diteliti ulang, dilacak, dan ditelusurisehingga dapat diketahui faktor yangmenyebabkan butir
item
yangbersangkutan sulit dijawab oleh
testee
,apakah kalimat soalnya kurang jelas,apakah petunjuk cara mengerjakansoalnya sulit dipahami, ataukah dalamsoal tersebut terdapat istilah-istilah yangtidak jelas, dsb. Setelah dilakukanperbaikan, butir-butir
item
tersebutdikeluarkan lagi dalam tes hasil belajar yang akan datang.3. butir-butir yang terlalu sulit dapatdigunakan kembali dalam tes (terutamates seleksi) yang sifatnya sangat ketat.SedangButir
item
ini dapat dikeluarkan lagi dalamtes-tes hasil belajar pada waktu-waktu yangakan datangMudah1. butir
item
dibuang atau didrop dan tidak dikeluarkan lagi dalam tes-tes hasilbelajar yang akan datang2. diteliti ulang, dilacak, dan ditelusurisehingga dapat diketahui faktor yangmenyebabkan butir
item
yangbersangkutan sulit dijawab oleh
testee
,apakah kalimat soalnya kurang jelas,apakah petunjuk cara mengerjakansolnya sulit dipahami, ataukah dalam soaltersebut terdapat istilah-istilah yangtidak jelas, dsb. Setelah dilakukanperbaikan, butir-butir
item
tersebutdikeluarkan lagi dalam tes hasil belajar yang akan datang.3. butir-butir yang terlalu sulit dapatdigunakan kembali dalam tes (terutamates seleksi) yang sifatnya longgar.
Daya Pembeda
. Salah satu tujuan analisis kuantitatif soal adalah untuk 
 
menentukan dapat tidaknya suatu soal membedakan kelompok dalamaspek yang diukur sesuai dengan perbedaan yang ada dalam kelompok itu. Indeks yang digunakan dalam membedakan antara peserta tes yangberkemampuan rendah adalah indeks daya pembeda (
itemdiscrimination
). Indeks daya pembeda soal-soal yang ditetapkan dari selisihproporsi yang menjawab dari masing-masing kelompok. Indeks inimenunjukkan kesesuaian antara fungsi soal dengan fungsi tes secarakeseluruhan. Dengan demikian validitas soal ini sama dengan dayapembeda soal yaitu daya dalam membedakan antara peserta tes yangberkemampuan tinggi dengan peserta tes yang berkemampuan rendah. Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda berkisar antara -1sampai dengan +1. Tanda negatif menunjukkan bahwa peserta tes yangkemampuannya rendah dapat menjawab benar sedangkan peserta tes yang kemampuannya tinggi menjawab salah. Dengan demikian soal indeksdaya pembedanya negatif menunjukkan terbaliknya kualitas peserta.Indeks diskriminasi
item
umumnya diberi lambang dengan huruf D(singkatan dari
discriminatory power 
).
IndeksDsikriminasi
Item
(D)Klasifikasi Interpretasi
< 0,20
Poor 
Butir
item
yang bersangkutandaya pembedanya lemah sekali(jelek), dianggap tidak memilikidaya pembeda yang baik 0,20 – 0,40
Satisfactory 
Butir
item
yang bersangkutantelah memiliki daya pembeda yang cukup (sedang)0,40 – 0,70
Good
Butir
item
yang bersangkutantelah memiliki daya pembeda yang baik 0,70 – 1,00
Excellent
Butir
item
yang bersangkutantelah memiliki daya pembeda yang baik sekaliBertanda negatif (-) -Butir
item
yang bersangkutandaya pembedanya negativesekali (jelek sekali)
Fungsi Distraktor 
. Pada saat membicarakan tes objektif bentuk multiplechoice
item
tersebut untuk setiap butir
item
yang dikeluarkan dalam teshasil belajar telah dilengkapi dengan beberapa kemungkinan jawab, atau yang sering dikenal dengan istilah option atau alternatif.Option atau alternatif itu jumlahnya berkisar antara 3 sampai dengan 5buah, dan dari kemungkinan-kemungkinan jawaban yang terpasang padasetiap butir
item
itu, salah satu diantaranya adalah merupakan jawabanbetul (kunci jawaban), sedangkan sisanya adalah merupakan jawabansalah. Jawaban-jawaban salah itulah yang biasa dikenal dengan istilah
distractor 
(pengecoh).Menganalisis fungsi distraktor sering dikenal dengan istilah lain, yaitu :menganalisis pola penyebaran jawaban
item
. Adapun yang dimaksuddengan pola penyebaran jawaban
item
adalah suatu pola yang dapatmenggambarkan bagaimana
testee
menentukan pilihan jawabnya terhadapkemungkinan-kemungkinan jawab yang telah dipasangkan pada setiapbutir
item
.Suatu kemungkinan dapat terjadi, yaitu bahwa dari keseluruhan alternatif  yang dipasang pada butir
item
tertentu, sama sekali tidak dipilih oleh
testee
. Dengan kata lain,
testee
menyatakan “blangko”. Pernyataan blangkoini sering dikenal dengan istilah omiet dan biasa diberi lambang denganhuruf O.Distraktor dinyatakan telah dapat menjalankan fungsinya dengan baiapabila distraktor tersebut sekurang-kurangnya sudah dipilih oleh 5 %dari seluruh peserta tes.Sebagai tindak lanjut atas hasil penganalisaan terhadap fungsi distraktortersebut maka distraktor yang sudah dapat menjalankan fungsinyadengan baik dapat dipakai lagi pada tes-tes yang akan datang, sedangkandistraktor yang belum dapat berfungsi dengan baik sebaiknya diperbaikiatau diganti dengan distraktor yang lain.

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Milma Yasmi liked this
Nenk Larassati liked this
Arif Saja liked this
Saddang Saputra liked this
Masrur AR liked this
Karim Andesci liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->