Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Evolusi

Teori Evolusi

Ratings: (0)|Views: 1,974 |Likes:

More info:

Published by: Mohamad Shuhmy Shuib on Nov 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2013

pdf

text

original

 
Teori Evolusi 
Asalamu 'alaykum wr.wb.Harun Yahya wrote:1.
 
"For those who have faith in the existence of Allah, the mere Creator of all living-beings, yet carry theconviction that "Allah created living beings through evolution", it would be quite useful to primarily review thefundamental tenets of the theory. In this essay, in an endeavour to warn believers who have thismisconception, some essential scientific and logical explanations regarding why the theory of evolution is notcompatible with Islam and the fact of Creation it introduces to mankind, are provided."2.
 
And again: "Therefore, there is no reason to suggest that Allah employed the process of evolution in Creation.Allah created every species individually and at one moment, with His command of "Be!" This is a certain andexplicit fact.My comment:1. First of all let us consider the following verses: (1)Bismi (A)lla-hi (a)lrahma-ni (a)lrahiymi. (2)Sabbihi (i)sma rabbika(a)l.a'la- (3)Alladziy khalaqa fa shawwa-(s. alA'la-, 1 - 3). (1)In the name of Allah the Grecious the Merciful. (2)Glorify thename of thy Rabb the Most High. (3)Who creates and perfects (87:1 - 3). Al Khaliq and Al Rabb are belonged to theAsmaau alHusna (the most beautiful names). Al Khaliq and Al Rabb respectively mean the Creator and Organiser. AlKhaliq khalaqa created and Al Rabb sawwa- organised. According to those verses, things were created not at once inperfect condition. There was a process from not perfect into perfect. This process is a programmed evolution in severalstages by Allah as Al Rabb. The theory of the blind evolution by Charles Darwin must be corrected.Like other branches of secular sciences, the theory of blind evolution by Darwin is based on paradigm of positivism.The secular science including Darwinism must be corrected by changing the paradigm from positivism into Tawhid. Asmatter of fact the theory is the interpretation of the results of several observations. If we change the paradigm of positivism into Tawhid, then the seculer sciences become Islamic sciences. The interpretation of the results of severalobservations in Islamic sciences must be directed or referred to Al Quran and Hadits shahih. Therefore the blindevolution by chance must be corrected into programmed evolution in several stages by Al Rabb.2. Harun Yahya didn't show the vers in Arabic, or more exactly, in Quranic language. He mentioned only the translation"Be", and more over was not complete. This is the complete form of the verse: Innamaa amruhu- idzaa araada syay.anan yaquwla lahu- kun fa yakuwn (s. Yasin, 83). Verily His command, when He intends a thing, is only that He says to it"become" and it becomes (36:83)."Yakuwn" is not like "khalaqa" (see verse 83:3 above). Yakuwn is fi'il mudha-ri' (present and future tenses). Khalaqa isfi'il ma-dhi (past tense). According to verse (36:83), the command of Allah to thing is not at once in perfecet or finalform, but the command is to begin the process of thing into perfect form.For further explanation please read also the following article, serial no.097 from the serial Wahyu dan Akal - Iman danIlmu (WA-II) published by a local newspaper "Fajar" in Makassar, Indonesia. The serial WA-II is issued as regular weeklyintervals and consecutively numbered.Wassalam,HMNA097. Teori EvolusiApabila teori evolusi menyangkut bumi atau benda-benda langit yang lain misalnya, tidak ada masalah. Akan tetapiapabila menyangkut dunia binatang barulah ada masalah. Mengapa? Teori evolusi mengatakan bahwa binatang berselsatu sebagai awal evolusi dan manusia sebagai akhir evolusi. Bagaimana mungkin evolusi menyangkut manusia itudapat diterima, jika diperhadapkan pada kejadian Hawa dari tulang rusuk Adam. Lagi pula dalam S.Al Baqarah 35 dapatkita baca: Wa qulna ya adamu skun anta wa zawjuka ljannata wa kula minha raghadan haytsu syi'tuma,... danKufirmankan ya Adam tinggallah engkau dan pasanganmu dalam jannah dan makanlah yang ada di dalamnya buah-
 
buahan, bersenang-senanglah sekehendakmu berdua,...Kalau Adam dan Hawa diciptakan dalam jannah, bagaimanamungkin proses evolusi itu menjangkau ke sana?Secara common-sence teori evolusi ini menghina manusia yang diciptakan Allah sebaik-baik kejadian. Sampai hatilahDarwin mengatakan bahwa manusia itu berasal dari monyet. Itu menghina nenek moyang kita Nabi Adam dan Hawa.Betulkah menurut teori evolusi Darwin manusia itu berasal dari monyet?Di kepulauan Galapagos, yang terletak di Pasifik, sebelah barat Amerika Selatan, Charles Darwin (lahir dalam tahun1809 di Shrewsbury, Inggeris) mendapatkan di sana burung pekicau bentuknya menyimpang dengan yang di daratanAmerika. Pada setiap pulau terdapat bentuk yang berbeda dari jenis yang sama.Kepulauan ini sudah lama terisolasi, sehingga burung-burung itupun juga sudah lama terisolasi. Begitupunkeadaannya dengan penyu-penyu laut, terdapat pula penyimpangan dengan yang sejenisnya di pesisir Amerika Barat.Ia tiba kepada kesimpulan, bahwa burung-burung ataupun penyu-penyu yang berbeda itu berasal dari jenis yang sama,terjadinya perbedaan itu karena mengalami proses evolusi, menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungannya.Maka mulailah ia menarik kesimpulan dengan generalisasi, bahwa setiap binatang yang sekarang ada persamaannyaberasal dari jenis yang sama. Dengan mempergunakan hasil penelitian tentang fosil oleh Cuvir, lahir 1769,berkebangsaan Perancis, jadi lahir sebelum Darwin, generalisasi itu ia tarik terus, lalu tiba kepada kesimpulan bahwabinatang itu dimulai dari bentuk yang paling bersahaja, berangsur-angsur menjadi bentuk yang lebih complex hinggayang paling komplex, manusia. Manusia dan monyet itu berasal dari jenis yang sama. Jadi Darwin tidak mengatakanbahwa manusia itu berasal dari monyet.Sebenarnya Darwin tidak sendirian, karena sebelumya secara terpisah Chevalier de Lamarck, lahir 1744,berkebangsaan Perancis juga tiba kepada kesimpulan yang sama dengan Darwin tentang evolusi. Menurut Lamarckperubahan secara evolusi itu terjadi, karena bagian tubuh dalam penggunaannya menyesuaikan diri dengan alamlingkungan hidupnya. Seamsal anjing laut kakinya sudah berbentuk sirip, karena berlama-lama turun temurun dipakaiuntuk berenang. Sedangkan Darwin menekankan perubahan itu disebabkan oleh seleksi alam berupa struggle for existence, perjuangan untuk mewujud, dan survival of the fittest, yang tertangguh bertahan hidup.Perubahan eksternal (variasi phaenotypis) yang dikemukakan Lamarck dan Darwin ini dibantah oleh Ilmu Genetika,yaitu variasi phaeotypis itu tidak menurun ke generasi berikutnya, karena perubahan yang menurun itu (variasigenotypis) ditentukan oleh khromosom sebagai pusat kelestarian (heredity), jadi bersifat internal. Biarpun ekor kucingdipotong terus dari generasi ke generasi, tidak akan pernah menghasilkan kucing tanpa ekor, karena sudah terpoladalam khromosom, kucing itu punya ekor.Pada mulanya duel antara teori evolusi variasi phenotypis ini dengan Ilmu Genetika seperti akan dimenangkan olehIlmu Genetika. Namun keadaan jadi terbalik setelah Hugo de Vries, berkebangsaan Belanda pada tahun 1903memperkenalkan proses mutasi, perubahan bersifat internal, variasi genotypis, bahwa khromosom dapat berubah baiksecara alami, maupun secara paksa. Mutasi yang alami terjadi oleh suhu dan kelembaban yang berubah mendadaksecara tajam, sedangkan mutasi secara paksa, adalah dengan cara penyinaran. Dalam dunia pertanian dewasa inimutasi secara paksa itu dilakukan dengan radiasi dari zat yang radioaktif. Bibit unggul padi misalnya didapatkan secaramutasi paksa ini. Setelah de Vries mengemukakan proses mutasi ini, maka duel antara teori evolusi dengan IlmuGenetika dimenangkan oleh teori evolusi, bahkan Ilmu Genetika itu berbalik menjadi alat untuk menguatkan teorievolusi.Dalam babak-babak terakhir teori evolusi mendapat bantuan lagi dengan ditemukannya Serelogi, ilmu perihalperseruman. Dengan Serelogi ini secara experimental didapatkan bahwa reaksi serum menunjukkan adanya hubungankekerabatan sedikit antara manusia dengan kera berhidung pesek, hubungan kekerabatan yang lebih nyata antaramanusia dengan orang utan, dan yang paling dekat kekerabatannya dengan manusia adalah chimpanze.Nah, ini bukanlah hal yang dapat dianggap sepele, bukan perkara main-main. Bagi kita yang bukan dari bidang disiplinBiologi dengan mudah kita katakana coretlah itu teori evolusi, atau sekurang-kurangnya buanglah jauh-jauh dalambenak yang menyangkut dengan evolusi. Itu bertentangan dengan Kitab Suci. Namun bagi mereka dari bidang disiplinBiologi, tidak semudah itu untuk mencoret, karena dilatarbelakangi dengan pemahaman teori evolusi oleh trio Lamarck,Darwin, de Vries dengan bantuan Ilmu Genetika dan Serelogi seperti yang dikemukakan di atas. Saya masih teringat

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nailatul Muna liked this
Rizkyy Kiko liked this
ptari_1 liked this
Gochay Gochenkk liked this
Nino Ntuch Nawaf liked this
Holip Mustofa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->