Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
biodata wali 9

biodata wali 9

Ratings: (0)|Views: 3,866|Likes:
Published by Redy Chasby

More info:

Published by: Redy Chasby on Nov 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

 
BIODATA WALI SEMBILAN
1.Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim2.Sunan Ampel atau Raden Rahmat3.Sunan Bonang atau Raden Makhdum Ibrahim4.Sunan Drajat atau Raden Qasim5.Sunan Kudus atau Jaffar Shadiq6.Sunan Giri atau Raden Paku atau Ainul Yaqin7.Sunan Kalijaga atau Raden Said8.Sunan Muria atau Raden Umar Said9.Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah
 
 1.MAULANA MALIK IBRAHIM
Maulana Malik Ibrahim, dikenal juga dengan sebutan Maghribi atau SyekhMaghribi. Meskipun beliau bukan asli orang Jawa, namun beliau telah berjasakepada masyarakat. Karena beliaulah yang mula pertama memasukkan islam ketanah Jawa. Sehingga berkat usaha dan jasanya, penduduk pulau jawa yangkebanyakan masih beragama Hindu dan Buddha di kala itu, akhirnya mulai banyak memeluk agama Islam. Adapun dari kalangan orang-orang Hindu, hanya dari kasta-kasta Waisya dan Syudra yang dapat di ajak memeluk agama Islam. Sedang darikasta-kasta Brahmana dan Ksatria pada umumnya tidak suka memeluk Islam,bahkan tidak sedikit dari kalangan Brahmana yang lari sampai ke pulai Bali, sertamenetap disanalah mereka akhirnya mempertahankan diri hinggga sekarang, danagama mereka kemudian dikenal dengan sebutan agama Hindu Bali. Apabiladikalangan kaum Brahmana dan Ksatria tidak suka masuk agama Islam, hal itumudah dimengerti karena bagi mereka tentunya agak berat untuk duduk sejajarbersama-sama dengan kaum Waisya dan Syudra yang selama ini mereka hina.Sudah barang tentu dengan adanya konsepsi Islam yang radikal dan revoulsionerdalam bidang sosial, sukar sekali untuk diterima dengan kedua belah tanganterbuka oleh mereka. Sebab bukankah meerka selama ini telah didewa-dewakan,tiba-tiba turun tahta, duduk sama rendah berdiri sama tinggi dengan bekas hambasahaya mereka, rakyat jelata yang selama ini telah memuja serta mendewa-dewakanmereka. Maulana Malik Ibrahim mulai menyiarkan agama Islam di tanah Jawadidaerah Jawa Timur. Dari sanalah dia memulai menyingsingkan lengan bajunya,berjuang untuk mengembangkan agama Islam. Adapun caranya pertama-tama ialahdengan jalam mendekati pergaulan dengan anak negeri. Dengan budi bahasa yangramah tamah serta ketinggian akhlak, sebagaimana diajarkan oleh Islam, hal itusenantiasa diperlihatkannya didalam pergaulan sehari-hari. Beliau tidak menentangsecara tajam kepada agama dan kepercayaan hidup dari penduduk asli. Begitu pulabeliau tidak menentang secara spontan terhadap adat istiadat yang ada serta berlakudalam masyarakat kita yang masih memeluk agama Hindu dan Buddha itu,melainkan beliau hanya memperlihatkan kaindahan dan ketinggian ajaran-ajarandan didikan yang dibawa oleh Islam. Berkat keramah tamahannya serta budi bahasa
 
dan pergaulannya yang sopan santun itulah, banyak anak negeri yang tertarik masuk ke dalam agama Islam.Untuk mempersiapkan kadur ummat yang terdidik bagi melanjutkan perjuanganguna menegakkan ajaran-ajaran Islam di tanah air kita, maka dibukanyalahpesantren-pesantren yang merupakan perguruan Islam tempat mendidik sertamenggembleng para siswa sebagai calon mubaligh Islam untuk masa depan.Bertambah banyak orang yang masuk Islam, bertambah berat pula tugas danpekerjaannya. tentu saja orang-orang itu tidak dibiarkan begitu saja. Mereka harusdiberi didikan dan penerangan secukupnya sehingga keimanannya menjadi kuat dankeyakinannya menjadi kokoh.Di dalam usaha yang sedemikian itu, beliaukemudian menerima tawaran dari raja negeri Cheermen, raja Cheermen itu sangatberhajat untuk meng-Islam-kan raja Majapahit yang masih beragama Hindu.Seperti ternyata kemudian, dari hasil didikannya akhirnya tersebar diseluruhpenjuru tanah air mubaligh-mubaligh islam yang dengan tiada jemu-jemunyamenyiarkan ajaran-ajaran agamanya.Dalam riwayat dikatakan, bahwa maulanamaghribi itu adalah keturunan dari Zainul Abidin Bin Hassan Bin Ali ra,keterangan ini menurut buku karangan Sir Thomas Stamford Raffles.Sebagaimanadiketahui, Stamford Raffles (1781-1826) adalah seorang ahli politik Inggris, sertabekas letnan Gubernur Inggris ditanah Jawa dari tahun 1811-1816 M. Adapunbukunya yang terkenal mengenai tanah Jawa adalah : "History of Java" yangditulisnya pada tahun 1817 M. Mengenai filsafat Ketuhannya, diantaranya SyekhMaulana Malik Ibrahim pernah mengatakan apakah yang dinamakannya Allah itu ?ujarnya "Yang dinamakan Allah ialah sesungguhnya yang diperlukanadanya,...............? Menurut setengah riwayat mengatakan, bahwa beliau berasaldari Persia. Bahkan dikatakan bahwa Maulana Malik Ibrahim beripar dengan raja dinegeri Cheermen. Mengenai letak negeri Cheermen itu terletak di Hindustan,sedangkan ahli sejarah yang lain mengatakan bahwa letaknya Cheermen adalah diIndonesia.Adapun mengenai nama kedua orang tuanya, kapan beliau dilahirkan sertadimana, dalam hal ini belum diketahui dengan pasti. ada yang mengatakan bahwabeliau berasal dari Kasyan (Persia). Bilamana beliau meninggal dunia ? Kalauditilik dari batu nisan yang terdapat pada makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik,dekat Surabaya terukir sebagai tahun meninggalnya 882 H, atau tahun 1419 M. Didalam sumber menyebutkan, bahwa beliau itu berasal dari Gujarat India, yangrupanya disamping berniaga, beliau juga menyiarkan agama Islam Makam MaulanaMalik Ibrahim yang terletak dikampung Gapura di Gresik, sekarang jalan yangmenuju kemakam tersebut diberi nama jalan Malik Ibrahim. Dalam sejarah beliaudianggap sebagai pejuang seta pelopor dalam menyebarkan agama Islam ditanahJawa, dan besar pula jasa beliau terhadap agama dan masyarakat.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->