Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Potensi Munculnya Kekuatan Global - Islam Politik

Potensi Munculnya Kekuatan Global - Islam Politik

Ratings: (0)|Views: 208 |Likes:
Published by fika_mon

More info:

Categories:Types, Research
Published by: fika_mon on Nov 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/30/2011

pdf

text

original

Potensi M unculnya K ekuatan G lobal “ I slam Poli ti k”| Resultan Bentur an Per adaban1
POTENSI MUNCULNYA KEKUATAN GLOBAL
“ISLAM POLITIK”
RESULTAN DARI BEN TURAN PERADABAN
Oleh : Fika Monika1
1. KONTESTASI ISLAM DAN BARAT : SEBUAH PENGANTAR
Hubungan Barat dengan Dunia I slam sejak dulu merupakan isu yang selalu menarik
untuk ditelaah mata dunia. Wajah I slam dan Barat dalam sejarah panjangnya banyak diwarnai
pasang surut antara kerjasama dan konflik. Hubungan I slam dan Barat memang mengandung
banyak dimensi. Akan tetapi sejak abad ke-19, dimensi yang menonjol dalam relasi antara I slam
dan Barat adalah konflik. Ketimbang memunculkan kemitraan, relasi Islam dan Barat lebih
menggambarkan dominasi-subordinasi.
Pasang surut hubungan I slam dan Barat adalah f enomena sejarah yang perlu diletakkan
dalam kerangka kajian kritis historis untuk mencari sebab-sebab pasang surut hubungan tersebut.
I nteraksi berabad-abad antara I slam dan Barat, telah menorehkan sejarah panjang antara dunia
I slam dan Barat yang beragama K risten. Sebagian besar disebabkan karena kedua peradaban ini
sama-sama mengklaim memiliki sebuah misi dan pesan universal, serta sama-sama mewarisi
peradaban yang terbukti sudah mendunia. Pada satu sisi, terjadinya konflik antara I slam dengan
Barat, merupakan produk dari perbedaan, terutama konsep Muslim yang memandang I slam
sebagaiW ay of L ife yang menyatukan agama dan politik. K onsep ini bertentangan dengan konsep
K risten tentang pemisahan kekuasaan Tuhan dan kekuasaan Raja (sekulerisme). Pada sisi lain,
konf lik itu juga merupakan produk dari persamaan. K eduanya merasa sebagai agama yang benar;
keduanya juga sama-sama merupakan agama missionaris; keduanya juga mempunyai konsep
‘Jihad’ dan ‘Crusade’ sebagai perang suci .2
Memasuki abad 20, saat dunia Barat lebih banyak merepresentasikan ideologi
Sekulerisme-Liberal dan bukan lagi agama K risten, maka terjadi bentuk kontestasi yang berbeda
antara I slam dan Barat. D unia Barat telah menemukan bentuk idealnya sebagai sebuah peradaban
sekuler, sebagai akibat dari proses panjang dan dialekt ik sejak masa yang mereka sebut sebagai
‘zaman kegelapan’ (the dark ages) di Eropa sampai dengan masuknya zamanr en ei ssa n ce (kelahiran
kembali).3
1Mahasiswa Pasca Sarjana Ket ahanan Nasional UI, Angkat an 27
2Adian Husaini, Wajah Peradaban Barat , Gema Insani Press 2005, halaman 137
3Ibid., halaman 28-30
Potensi M unculnya K ekuatan G lobal “ I slam Poli ti k”| Resultan Bentur an Per adaban2
Bentuk kontestasi baru antara I slam dengan Barat yang dimulai sejak abad 20 ini, menarik
perhatian, khususnya pada aspek I deologi. D unia Barat yang mengalami kemajuan luar biasa
karena kematangan dan kristalisasi I deologinya sementara dunia I slam yang justru mengalami
kemunduran multidimensi akibat mulai kehilangan identitas ideologinya. Pada kontes baru ini,
Barat seringkali dicurigai sebagai pihak yang telah memaksakan agenda-agenda “ pembaratan” di
dunia I slam dalam rangka mengukuhkan hegemoni globalnya. Di sisi lain dunia I slam terus
berusaha mencari jawaban mengapa kemunduran multidimensi melanda mereka, pencarian
jawaban itu dilakukan oleh para penguasa, ulama dan cendekiawan Muslim. Berbagai upaya telah
mereka lakukan, dari tingkat yang paling anarkis sampai pada tingkat yang paling politis. Pada
tingkatan tertinggi ini, para pemikir I slam mendapati jawaban bahwa kemunduran dunia I slam
terjadi karena dua hal, yaitu kemunduran taraf berfikir umat I slam dan absennya institusi politik
global yang melindungi mereka yaitu K hilaf ah I slamiyyah.4
Sementara pergolakan pemikiran terus terjadi di dunia I slam, Barat terus memegang
supremasi dan hegemoni dunia, meninggalkan Dunia Islam yang mengalami krisis hebat di
hampir semua bidang kehidupan. Permasalahan tersebut melahirkan ketegangan yang eksesif
antaraIslam dan Barat. Pengaruh Barat pada Islam paling tidak ditandai dengan proses
modernisasi dunia I slam yang sedikit banyak telah merubah wajah tradisional I slam menjadi lebih
adaptatif terhadap modernitas. Akan tetapi dampak lain yang ditimbulkan dari pengaruh global
Barat adalah semakin terpinggirkannya peran ekonomi, politik, sosial dan budaya I slam dalam
panggung sejarah peradaban dunia.
Lahirnya peran global Amerika Serikat setelah Perang Dunia II secara signifikan
mengubah posisi dunia Barat yang selama ini diwakili oleh Eropa beralih ke Amerika Serikat.
Peran global Amerika Serikat telah banyak mempengaruhi perubahan politik di Dunia K etiga
yang notabene adalah negeri-negeri Muslim. Walaupun para pemimpin Amerika Serikat pada
paruh pertama abad ke 20 mendukung konsep penentuan nasib sendiri (self determination) dalam
bingkai negara-bangsa dan menentang kelangsungan kolonialisme, pada paruh kedua abad
tersebut mereka justru mencurigai ideologi dan gerakan-gerakan populis Dunia K etiga5. I deologi
I slam pun mulai dicurigai, terorisme mulai menjadi semacamst er eot ype bagi I slam.
Terorisme muncul sebagai salah satu isu terpenting di Amerika Serikat terutama sejak
masa revolusi Islam Iran, dimana pengalaman dengan Iran adalah pengalaman pertama
Washington dengan Islam Politik. Menteri Luar Negeri AS kala itu, Warren Christoper
4Hizbut Tahrir, Mafahim Hizbut Tahrir, 2001
5Fawaz A. Gerges, Amerika dan Islam Polit ik : Bent uran Peradaban at au Bent uran Kepent ingan?
Alvabet 2002, halaman 50
Potensi M unculnya K ekuatan G lobal “ I slam Poli ti k”| Resultan Bentur an Per adaban3
mengatakan, “Iran adalah negara sponsor terorisme nomor satu di dunia,” dan Iran
merepresent asi kan “ sal ah sat u ancaman t erbesar bagi kedamaian dan st abi l i t as kawasan i ni .”6
K ontestasi baru antara I slam dengan Barat memuncak pada saat 11 September 2001,
yaitu insiden hancurnya dua simbol kedigdayaan AS – Pentagon dan World Trade Centre – oleh
serangan teroris. Pemerintahan AS pada saat itu langsung mendeklarasikan ‘perang melawan
teror’ (war on terrorism) pada dunia. Program ini pun menjadi warna kuat dalam kebijakan politik
luar negeri Amerika Serikat yang kala itu dipimpin George W. Bush.
2. BATASAN MASALAH
Tulisan ini hendak mengkaji bagaimana konflik dan benturan terjadi antara I slam dan
Barat, lalu apakah benturan peradaban ataukah benturan kepentingan yang sesungguhnya terjadi
antara I slam dan Barat? Serta sejauhmana potensi bangkitnya kekuatan politik I slam skala global?
Di bawah ini merupakan poin-poin batasan kajian dari tulisan ini :
1. K onteks benturan peradaban” dalam tulisan ini secara spesifik dibatasi hanya membahas
hubungan I slam dan Barat, bukan hubungan I slam dengan peradaban lain atau hubungan
Barat dengan peradaban lain.
2. K onteks waktu dalam pembahasan paper ini dimulai sejak abad 20 sampai memasuki abad
21. Pada abad 20 khususnya pasca Perang D unia I I dimana dunia Barat lebih banyak diwakili
oleh Amerika Serikat ketimbang Eropa dan dunia I slam banyak diwakili oleh Timur Tengah
dan kelompok non-negara (I slam Politik).
3. Tinjauan kontestasi aktor-aktor pemain dalam hubungan Islam dan Barat yang bersifat
multidimensi, yaitu dimensi I deologis-politis (peradaban) dan dimensi kepentingan (ekonomi)
a. K ontestasi pada dimensi ideologis ; Amerika Serikat sebagai aktor negara mewakili
Barat dan dunia I slam yang lebih banyak diwakili aktor non-negara, yang kemudian
disebut Islamist (Islam politik)
b. Kontestasi pada dimensi kepentingan ; lebih banyak aktor negara muslim yang
bermain
4. Faktor-faktor krusial yang membuat I slam dan Barat tidak pernah bertemu
5. Mengkaji sejauhmana potensi kebangkitan dunia Islam, dengan wujud kekuatan politik
global, dikaitkan dengan analisa futuristik NIC tahun 2004, yang berjudul Mapping the
Global Future 2020
6Pidat o Warren Christ oper dikut ip dari buku Fawaz A. Gerges, Amerika dan Islam Polit ik, Alvabet
2002, halaman 54-55 yang berasal dari dokumen “St at ement by Secret ary of St at e Warren Christ oper
Regarding U.S. Sanct ions Against Iran,” State Department Briefing, dalam Federal News Service,1
Mei 1995, h. 1.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->