Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Struktur pengendalian Intern

Makalah Struktur pengendalian Intern

Ratings: (0)|Views: 4,286 |Likes:
Published by Sophia Ririn Kali

More info:

Published by: Sophia Ririn Kali on Nov 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/22/2013

pdf

text

original

 
 Audit 1(Kelompok 6) 
1
BAB IPENDAHULUAN
Struktur Pengendalian Intern (SPI) adalah suatu hal yang sangat memegang peranan pentingdalam auditing. Struktur Pengendalian Intern adalah kebijakan dan prosedur yang ditetapkan untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa tujuan tertentu satuan usaha akan dicapai.Standar pekerjaan lapangan kedua menyatakan bahwa pemahaman yang memadahi atasstruktur pengendalain intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menetukan sifat, saat,dan lingkup pengujian yang akan dilakukan.Oleh karena itu auditor harus melaksanakan prosedur audit yang antara lain meliputi prosedur untuk memperoleh pemahaman struktur pengendalian intern. Adapun struktur pengendalian interndigunakan auditor untuk :1.
 
Mengidentifikasi salah saji potensial,2.
 
Mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi risiko salah saji material,3.
 
Merancang pengujian substantif.Dalam merancang struktur pengendalian intern yang efektif, auditor memiliki tujuan untuk:1.
 
Menjaga kekayaan dan catatan organisasi2.
 
Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi.3.
 
Mendorong efisiensi.4.
 
Mendorong dipatuhnya kebijakan manajemen.Melihat pentingnya melakukan pemahaman terhadap struktur pengendalian bagi auiditor,maka melalui makalah ini kami akan membahas lebih dalam mengenai pemahaman terhadapstruktur pengendalian intern.
 
 Audit 1(Kelompok 6) 
2
 
BAB IISTRUKTUR PENGENDALIAN INTERN
A.
 
DEFINISI STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN
Struktur Pengendalian Intern (SPI) adalah suatu hal yang sangat memegang peranan pentingdalam auditing. Dalam Standar Profesional Akuntan Publik pada SA 319. Par 06 dikemukakan bahwa:
 Pengendalian Intern adalah suatu proses yang dijalankan oleh dewan komisaris,manajemen, dan personel lain entitas yang didesain untuk memberikan keyakinan memadaitentang pencapaian tiga golongan tujuan berikut ini: (a) keandalan pelaporan keuangan, (b)efektivitas dan efisiensi operasi dan (c) kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku.
Dengan demikian struktur pengendalian intern merupakan rangkaian proses yang dijalankanentitas, yang mana proses tersebut mencangkup berbagai kebijakan dan prosedur sistematis, bervariasi dan memiliki tujuan utama:
 
a.
 
Menjaga keandalan pelaporan keuangan entitas b.
 
Menjaga efektivitas dan efisiensi operasi yang dijalankanc.
 
Menjaga kepatuhan hukum dan peraturan yang berlaku.Dari berbagai macam kebijakan dan prosedur yang ditetapkan dan dijalankan oleh entitas ada beberapa yang benar ± benar relevan dengan audit atas laporan keuangan. Relevansi kebijakan dan prosedur terhadap audit atas laporan keuangan misalnya adalah kemampuan satuan usaha untuk mencatat, memproses, mengikhtisarkan dan melaporkan data keuangan sesuai dengan asersi yangtermuat dalam laporan keuangan. Yang tidak relevan seperti kebijakan dan prosedur mengenaiefektivitas proses pengambilan keputusan manajemen tertentu, misal tentang penentuan harga produk yang layak, penentuan besarnya aktivitas periklanan dan lain ± lain. Hal tersebut memang penting bagi entitas tetapi tidak berkaitan langsung dengan audit atas laporan keuangan, sehinggatidak perlu dipertimbangkan.Ikatan Akuntan Indonesia melalui seksi ini khususnya memberikan panduan tentang pengimplementasian standar pekerjaan lapangan kedua, yaitu:
 Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akandilakukan.
 
 Audit 1(Kelompok 6) 
3
 
F
okus yang diutamakan dalam standar pekerjaan lapangan kedua adalah pentingnya struktur  pengendalian intern dan komponen ± komponen yang ada dalam suatu entitas. Auditor  berkepentingan untuk memperoleh bukti yang cukup atas struktur pengendalian intern klien. Hal inidisebabkan karena struktur pengendalian intern merupakan salah satu tipe bukti audit.
B.
 
PENTINGNYA PENGENDALIAN INTERN
Pengendalian intern menjadi penting berkaitan dengan:
 
a.
 
L
ingkup dan ukuran entitas bisnis semakin kompleks. Hal ini mengakibatkan manajemen harusmengandalkan laporan dan analisis yang banyak jumlahnya agar peranan pengendalian dapat berjalan efektif. b.
 
Pemeriksaan dan penelaahan bawaan dalam sistem yang baik memberikan perlindungan terhadapkelemahan manusia dan mengurangi kemungkinan kekeliruan dan ketidakberesan yang terjadi.c.
 
Pengendalian intern yang baik akan mengurangi beban pelaksanaan audit sehingga dapatmengurangi biaya ataupun fee audit.Bagi perusahaan, struktur pengendalian intern dapat digunakan secara efektif untuk mencegah penggelapan maupun penyimpangan. Auditor berkepentingan untuk memperoleh pemahaman atasstruktur pengendalian intern, yang akan digunakan kemudian untuk melakukan penaksiran resiko pengendalian untuk asersi yang terdapat dalam saldo akun, golongan transaksi, dan komponen pengungkapan dalam laporan keuangan. Setelah memperoleh pemahaman dan menaksir resiko pengendalian, auditor dapat mencari pengurangan lebih lanjut tingkat resiko pengendalian taksiranuntuk asersi tertentu.
C
.
 
KANDUNGAN STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN
Struktur pengendalian intern entitas (satuan usaha) mempunyai kandungan yang terdiri darikebijakan dan prosedur yang diterapkan untuk memberikan keyakinan memadai bahwa tujuantertentu suatu entitas akan tercapai. Sasaran perusahaan dapat berupa sasaran finansial maupun nonfinansial. Sasaran finansial yang umum dapat berupa keakuratan dan ketepatan pelaporan keuangankepada pemegang saham atau BAPEPAM. Sasaran finansial yang khusus dapat berupa perbaikanaliran kas masuk, dan pendapatan per lembar saham. Sasaran non finansial antara lain meliputi pengendalian kualitas, pengembangan produk, penelitian pasar, dan sebagainya.Struktur pengendalian intern mempunyai kaitan erat dengan auditor. Auditor mempunyaikepentingan dengan kebijakan dan prosedur sasaran finansial. Kebijakan dan prosedur yang relevan

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Daniel Nababan liked this
Khalida A'ini liked this
Despic Crash added this note
ffffffffffffffffff
Dhiend Pedrosa liked this
Al Fatih liked this
icha_avr3040 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->