Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Uji Coba Budidaya Alga Merah

Uji Coba Budidaya Alga Merah

Ratings: (0)|Views: 534 |Likes:
Published by Akmal Alimuddin

More info:

Published by: Akmal Alimuddin on Nov 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2012

pdf

text

original

 
1
UJI COBA BUDIDAYA ALGA MERAHDI PERAIRAN PUNAGA DAN LAIKANG KABUPATEN TAKALAR
Oleh :Akmal(Perekayasa Muda)Ilham Bachtiar(Calon Perekayasa)Muh. Suaib(Calon Perekayasa)Irwan Nur(Calon Pengawas Budidaya Trampil)
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANDIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYABALAI BUDIDAYA AIR PAYAUTAKALAR2009
 
2
UJI COBA BUDIDAYA ALGA MERAHDI PERAIRAN PUNAGA DAN LAIKANG KABUPATEN TAKALARAkmal, Ilham Bachtiar, Muh. Suaib, dan Irwan Nur
Balai Budidaya Air Payau Takalar
ABSTRAKS
Pemanfaatan alga merah ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas. Rumputlaut dari jenis Rhodophyta memiliki kandungan serat yang tinggi pada thallusnya, selain agar dan mineral.Keberadaan rumput laut ini sebagai sumber alternatif bahan baku kertas dan energi merupakan hal yangbaru didukung dan dikembangkan. Jenis alga merah yang meliputi jenis
Plitophora
sp,
Pterocladiacapilaceae
, dan
Porphyroglossum zolingerii
, merupakan rumput laut komoditas baru dalam prosesbudidaya. Kegiatan ini ditujukan untuk mengetahui model budidaya, pertumbuhan dan perkembangan,serta daya adaptasi terhadap lingkungan di perairan Takalar
.
Kegunaan kegiatan ini diharapkan menjadibahan informasi bahwa nantinya alga merah jenis
Ptilophora
sp.
Pterocladia capilaceae danPorphyroglossum zolingerii
. dapat tumbuh dan berkembang, serta beradaptasi dengan baik di perairanTakalar. Hasil pengamatan algae merah
Ptilophora
sp dengan menggunakan model kurungan tersebutmasih dalam kondisi baik, segar, dan secara visual sudah mulai muncul tunas baru. Untuk meminimalisirpenimbunan suspensi lumpur maka langkah yang perlu dilakukan, yaitu mengurangi kepadatan algamerah dalam kurungan sehingga sirkulasi arus jadi lancar dan konsumsi nutrient tercukupi gunamemudahkan pengamatan pertumbuhan, maka harus memisahkan tanaman alga merah yang tinggal untuk dipindahkan ke wadah kurungan yang lebih kecil. Rumput laut
Ptilophora
sp dan
Pterocladia capilaceae
dapat beradaptasi dengan baik dengan kelulusan hidup pada lingkungan perairan Punaga dan LaikangTakalar. Ciri morfologi yang terlihat warna rumput laut yang merah, segar dan tidak terdapat tanamanlain yang menempel pada rumput laut. Selain itu, secara individual terlihat mengalami bertumbuhan beratdan
 
layak tumbuh serta beradaptasi dengan baik dengan lingkungan di perairan Punaga dan Laikang,Kabupaten Takalar.
Kata kunci :
Plitophora
sp,
Pterocladia capilaceae
,
Porphyroglossum zolingerii, Pertumbuhan.
 
 
3
I.
 
PENDAHULUAN
1.1.
 
Latar BelakangRumput laut adalah jenis algae (ganggang) laut yang beberapa diantaranya sudah dikenalmempunyai nilai ekonomis penting sebagai penghasil bahan untuk industri seperti agar-agar,karaginan. Produk hasil ekstraksi tersebut banyak digunakan sebagai bahan makanan di rumahtangga, juga sebagai bahan tambahan atau bahan bantu dalam industri makanan, farmasi,kosmetik, tekstil, kertas, cat dan lain-lain (Anonim, 1990).Rumput laut merupakan salah satu komoditas strategis dalam program revitalisasiPerikanan disamping udang dan tuna. Beragam rumput laut ternyata memiliki multifungsi. Satulagi produk industri penting yang bahan bakunya berasal dari komoditas laut, yaitu kertas. Kertasberkualitas tinggi dilihat dari kehalusan, kekuatan dan keamanan dapat diproduksi dengan pulpyang berbahan baku rumput laut yaitu makro algae dari klas algae merah (Rhodophyta).Rumput laut tergolong tanaman berderajat rendah, umumnya tumbuh melekat padasubstrat tertentu, tidak mempunyai akar, batang maupun daun sejati. Tetapi hanya menyerupaibatang yang disebut Thallus. Rumput laut tumbuh di alam dengan melekatkan dirinya padakarang, lumpur, pasir, batu dan benda keras lainnya. Pertumbuhan dan penyebaran rumput lautseperti halnya biota perairan lainnya, sangat dipengaruhi oleh toleransi fisiologi dari biotatersebut untuk beradaptasi terhadap faktor-faktor lingkungan. Seperti substrat, salinitas,temperatur, intensitas cahaya, tekanan dan nutrisi.Salah satu industry penting yang bahan bakunya berasal dari komoditas rumput lautadalah kertas. Dengan temuan terbaru ini rumput laut dari kelas alga merah (
 Rhodophyta
) dapatdiolah menjadi bahan baku kertas berkualitas tinggi dilihat dari kehalusan, kekuatan dankeamanannya. Pemanfaatan alga merah ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas. Rumput laut dari jenis-jenis ini memiliki kandungan serat yang tinggi padathallusnya, selain agar dan mineral. Adapun jenis dari klas algae merah yang memilikimultifungsi dan mulai dikembangkan, yaitu
Ptilophora
sp.
Pterocladia capilaceae danPorphyroglossum zolingerii
. Keberadaan rumput laut ini sebagai sumber alternatif bahan bakukertas dan energi merupakan hal yang baru didukung dan dikembangkan. Jenis alga merah yangmeliputi jenis
Plitophora
sp,
Pterocladia capilaceae
, dan
Porphyroglossum zolingerii
,merupakan rumput laut komoditas baru dalam proses budidaya.Budidaya alga merah dalam waktu 70 hari sudah bisa dipanen dengan hasil 4 kalibiomass bibit. Berdasarkan estimasi produksi setiap hektar areal yang layak dapat menghasilkanalga merah sekitar 20 ton setiap siklusnya (±70 hari). Kriteria mutu hasil panen alga merah tidak seketat strandardisasi pada
Kappaphycus alvarezii
sebagai penghasil karaginan, karena yield algamerah ini dalam bentuk 
hole materials
yang langsung diolah begitu dipanen, dan juga tidak adakatagori grade yang beragam, hal ini tidak seperti pada
Kappaphycus alvarezii
yangmemfokuskan pada lama penjemuran untuk mendapatkan standard kadar air tertentu dankandungan karaginan. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan bahwa di perairan SelatanTakalar yaitu perairan desa Punaga, parameter kualitas air dan lingkungannya layak untuk usahapengembangan bibit alga merah.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Une Hadyan Putri liked this
cintacici liked this
teukureza liked this
Dony Corpse liked this
Ikhsan Habibi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->