Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MR Edisi 225

MR Edisi 225

Ratings: (0)|Views: 693 |Likes:
Published by akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Nov 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2012

pdf

text

original

 
Edisi 225 Tahun X, 20 - 30 Nopember 2010 Harga Rp. 3.500,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person :
0812 9936 977
SURATKABARUMUM
Press Release
Hal. 3
Hal. 5
Hal. 7
Pemerintah DidesakPerhatikan Salak Wine
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Mendiknas
Mohammad Nuhbermokitmenmenye-diakanbeasiswa bagi 5.000orang calon guruyang menempuh
(Hal 5)
 intas aera D 
L
22.000 Perangkat DesaIkut Jamsostek
Sri Sultan HB X
Johan Budi
Mendiknas TambahBeasiswa Bagi Calon Guru
Kasus Perceraian di NatunaMasih Tinggi
baca hal
11
baca hal
11
baca hal
11
Anggota
Komisi IIIDPR Gayus Lumbuunmelontarkan wacanapemberian insentif bagi aparat hukumyang berhasilmengembalikan
(Hal 2)
baca hal
11
baca hal
11
Hartono Tanoesoedibjo
Perlu Insentif Bagi Aparat Hukum
baca hal
11
BelumAdaMoratoriumTKIkeArab
 
baca hal
11
baca hal
11
Marzuki Alie
Jakarta,(MR)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan WaliKota Bekasi Mochtar Muhammad sebagai tersangka untuktiga kasus sekaligus. "Ada tiga kasus, semoga tidakberkembang. Tapi kalau berkembang tidak apa juga," katapimpinan KPK, Bibit Samad Rianto,diJakarta,Selasa(16/11).Kasus pertama, menurut Bibit,dalam rangka mendapatkan Adipura untuk Pemkot Bekasi201, Mochtar Mohammad,selaku Wali Kota memberiperintah pada kepala dinas,camat, hingga Satuan KerjaPerangkat Daerah (SKPD)agar berpatisipasi atauberkontribusi memberikandana untuk pemenanganpenghargaan tersebut. "Jaditernyata,Adipura ada harganya juga,"ujarBibit.Kasus kedua, lanjut-nya, terkait dugaanupaya penyuapanpengesahan APBDTahun 2010. WaliKota Bekasimeminta danapartisipasisebesar duapersen darianggaranp r o y e kk e p a d abeberapak e p a l adinas,
Jakarta,(MR)
Wakil Ketua DPR RI,Pramono Anung, meminta pimpinan Polri dan Kejak-saan menjadikan kasus bebasnya Gayus Tambunandari rumah tahanan di MakoBrimob Depok sebagai mo-mentum untuk mengungkap pemain yang lebih besar."Gayus ini dalam mafiahukum hanya pemain kecil atau pemain lapangan, tentu ada pemain yang lebih besar di belakangnya," kata kader PartaiDemokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu di GedungParlemen,Jakarta,Selasa,(16/11).MenurutPramono,pemainkecilsajasudahsepertiGayus, bagaimana dengan pemain besarnya yang memiliki kekuatanmelebihiGayus.Lembaga penegakan hukum, menurut Pramono,hendaknya bersinergi dalam menindaklanjuti kasus bebasnyaGayus Tambunan dari rumah tahanan di Mako Brimob, diDepok,JawaBarat.MantanSekretarisJenderalDewanPimpinan
Jakarta,(MR)
 Anggota Komisi IIIDPR RI Nasir Jamil menguta-rakan pendapatnya terkaitdengan pemilihan Jaksa Agung definitif. Dia meman-dang nama Bambang Widjo- janto dan Busyro Muqoddasmerupakan kandidat kuat. Haltersebut diutarakan oleh Nasir saat dihubungi wartawan diJakarta, Senin (15/11). "Tentu,saran saya pertama adalahPresiden Susilo BambangYudhoyono harus segera menentukan Jaksa Agung definitif,saya juga tidak tahu beliau sedang menunggu apa dan siapa.Mungkin menunggu Bambang Widjojanto atau BusyroMuqoddas,"jelasnya."Jadi bisa-bisa saja salah satu dari kedua nama itu akanmendudukin posisi Jaksa Agung jika salah satu yang lainnyasudah menjabat sebagai ketua KPK. Jadi jangan-jangan RI 1sedangmenunggukeduaorangtersebut,"ujar 
Jakarta,(MR)
Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) Patrialis Akbar menegaskanakanmemberisanksitegasbagioknumaparatnyayangterbuktimenerima sogok atau suap dari tahanan di rumah tahanan negara danlembaga pemasyarakatan di Tanah Air. "Tindakan kalau ketahuan yadiberikansanksitegas.Kalaunggakketahuanyajalan,mau
Natuna,(MR)
Untuk dapat menjelani dengan baik apa yang telahdiamanat dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004,tentang Pemerintah Daerah. Maka otonomi daerah dapatdidefinisikan hak, wewenang dan kewajiban daerahotonomi untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahandankepentinganmasyarakatsetempatsesuaidengan peraturan dan perundang-undangan yang berlakudalam rangka optimalisasi potensi yang ada demi pemerataandankesejahteraanmasyarakat.Mengingat apa yang tertuang didalam UU tersebut,
Jakarta,(MR)
Sidang lanjutan kasusdugaan penyuapan terhadapmantan Kepala Badan ReserseKriminal Mabes Polri Komi-saris Jenderal Polisi Susno
PemkabNatunaAdakanPelatihanManajemenPemerintahanDesa
Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si
tepatnya Senin ( 25/10 ) Pemkab Natuna baru saja mengadakankegiatan pelatihan manajemen pemerintahan desa. Acara yangdihadiri langsung oleh Sekda Natuna Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si itu, berlangsung dengan baik di Ruang Balai Pertemuan Rumah MakanSisi Basisir Ranai Kabupaten Natuna. Selain dihadiri oleh KabagPemerintahan Asmiyadi, rangkain acara yang dinilai dapatmemberikan suatu pembelajaran konsep pembangunan yangasfiratifitujugadihadariolehKades,danKetuaBPDse-Kabupaten Natuna.DalamsambutannyaSekdaNatunamenjelaskanbahwa,sebagaiupaya pemerataan kesejahteraan masyarakat dibutuhkan suatukonsep pembangunan yang terpadu dan berkesinambunganhendaknya memiliki relevansi dengan pilar-pila penbangunan daerah yang selalu mengedepankan konsef  pembangunan yang aspiratif, partisipatif serta tranparansidisegalabidangolehsemuapihakpelaksanapembangunan.Dikatakannya pula, sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintah desa yang secaralangsung berhadapan dengan masyarakat hendaknya selalu proaktifdalammengatasiberbagaipermasalahanyangterjadidiberbagaimasyarakatsebagaiupayapeningkatanpelayanandibidangpemerintahandengan
Pramono:Gayus Hanya Pemain Kecil,Pemain yang Lebih Besar Di Belakangnya
MakbulBantahBeriPerintahDisposisiKepadaSusno
Pramono Anung
Duadji kembali digelar diPengadilan Negeri JakartaSelatan,Selasa(16/11).Agenda sidang mende-ngarkan keterangan saksi.Diawal sidang, mantan Kapol-da Jawa Barat itu mengakusakit kepada majelis hakim."Kondisi badan saya belumterlalu baik. Demi persidangandan cepatnya kasus ini, sayaakanmencoba,"kataSusno.Ketua Majelis Hakim Ke-tua Charis Mardianto meng-ingatkanagarSusnotaksegan-segan menyampaikan kelu-hanya jika merasa tak sehat.Pasalnya, Susno mesti mende-ngarkan baik-baik keterangansaksi. "Ini menyangkut nasibsaudara. Kalau memangmerasa ada sesuatu sampaikansaja kepada majelis hakim,"kataCharis.Sidang Susno tengah men-dengarkan keterangan WaniSabu, Kepala Biro Hallo BCA.Ia menjelaskan, Haposan Hu-tagalung memang merupakannasabah banknya sejak 8 November 2007. Pada 14Desember 2008 HaposanHutagalung memang pernahmenarik uang sebanyak Rp500 juta. "Tapi karena waktu ituteller bernama Nurmala Sari punya limit, dia mengonfir-masi kepada supervisor. Baruuang tersebut bisa dicairkan," jelasWani.
Walikota Bekasi
Terjerat TigaKasus Korupsi
Wali Kota Bekasi Mochtar Muhammad
Presiden TungguBambang Widjojantodan Busyro Muqoddas ?
Nasir Jamil
Menkum dan HAM:
Penerima Sogok Diganjar Sanksi Tegas
 
Patrialis Akbar 
Jakarta,(MR)
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi(BPHMigas)menyatakankesiapannyamenjalankan pembatasan bahan bakar minyak bersubsidi pada2011. Hal ini dikatakanAnggota Komite BPHMigasAdiSubagyosaatdihubungidiJakarta,Selasa(16/11).Pemerintah merencanakan pembatasan BBMsubsidi mulai diberlakukan 1 Januari 2011. MenurutAdi, pembatasan BBM mesti dilakukan tahun 2011.Sebab, lanjutnya, kuota BBM subsidi tahun 2011telahditetapkansebesar38,5jutakiloliter,sementarakonsumsi sampai November 2010 sudah mencapai38jutakiloliter."Artinya,melihatrealisasikonsumsitahunini,makatidakmungkintidakadapembatasantahun depan. Karenanya, di lapangan juga harussiap,"katanya.Adimengatakan,persiapanyangtelah
PembatasanBBMBersubsidiDiberlakukan1Januari2011
Menjelang Idul Adha, semua kambing, sapi dan kerbauterlihatmurungdansedih.Babiketawasambilberkatakepadabebek,"Bek,untungakuharam,jadikagakdipotong."Bebek senyum-senyum saja dan berbisik ke hewanlainnya,"DiabelumsadarkalausebentarlagiNatal..."
 Babi Tidak Ikut Disembelih
Menakertrans:
Jakarta,(MR)
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyatakan belum adarencanamoratoriumataumenghentikansementarapengirimantenagakerjaIndonesiakeArabSaudi pascakasus penyiksaan yang menimpa Sumiati. "Untuk rencana penghentian belum. Akan kita analisis dulu karena ada satu juta TKI kita di sana," kata Menteri Tenaga Kerja danTransmigrasi Muhaimin Iskandar seusai bertemu Duta Besar Arab Saudi AbdurrahmanMohammadAminAlHayatdikantorKemenakertransdiKalibata,Jakarta,Kamis.Meskipundemikian,pemerintahdisebutMenakertranstidakakantinggaldiammenanggapikasusyangmenimpaTKItersebutdanakanterusmelakukanlangkahhukum.Selain itu, Menakertrans juga akan meminta Badan Nasional Penempatan danPerlindungan TKI (BNP2TKI) memperketat pengawasan dalam pengiriman TKI ke luar negeriuntuk menghindari kejadian semacam itu di masa yang akan datang. "BNP2TKI akan dimintamengecekapakahTKIkitamemilikikesiapansebelumdiberangkatkan,"kataMuhaimin.
 
2
Berita Utama
Edisi 225 TEdisi 225 TEdisi 225 TEdisi 225 TEdisi 225 Tahun Xahun Xahun Xahun Xahun X20-30 Nopember 201020-30 Nopember 201020-30 Nopember 201020-30 Nopember 201020-30 Nopember 2010
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Alamat RedaksiTata Usaha / Iklan / Sirkulasi
:Jl. Paledang RT 19/20 No. 4Kel. Karawang Kulon - Karawang 41311Telp. (0267) 8454238 Jawa Barat
E-mail
: mediarakyat_new@yahoo.com
PO. BOX 88 Karawang 41300Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Kantor Perwakilan Utama :
Jl. Bina Harapan No. 38-C,Telp. (021) 79192764Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia 
Pemimpin Umum : 
Hisar MT Sagala,
Penasehat : 
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon.SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli,
Konsultasi Hukum : 
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : 
HisarMT Sagala,
Dewan Redaksi : 
Hisar MT Sagala,Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur : 
Irwan Hamid,
Litbang : 
Herman Sugianto,
Manager Iklan : 
Rudi Harris,
Manager Distribusi
Herdi,
Layout / Design : 
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer : 
Hamin,
Staf Redaksi : 
Jenri. S, Rusman, Rudi,Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat : 
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara : 
Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur : 
Sukron (Kepala), Wisnu,
Jakarta Barat : 
Mohammad(Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan : 
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang : 
K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi,
Bogor, Depok : 
Ali, Ruslan,
Bekasi Kota : 
S. Wahyudi,
Kab. Bekasi : 
A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani,
Purwakarta : 
Sapan Supriatna,
Biro Subang : 
Iman,
Bandung Kota : 
Dodi Sulaeman(Kepala), Tuty Suhartati,
Bandung Barat : 
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung : 
Maman,
Sumedang/ Majalengka : 
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini,Wawan Setiawan,Budi,Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Indramayu : 
Abdullah (Kepala), Mukromin, Suhada,
Cirebon : 
Masduri,
Kuningan : 
Dian,
Biro Garut : 
Undang Suryana (Kepala),Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi : 
Rustandi, Asep Zamzam, B. Supandi,
Biro Cianjur : 
Ruslan AG, H. Apipudin, Jaenudin, Mulyadi,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : 
Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R,
Ciamis : 
Heri Herdiana (Kepala),
Banjar : 
AhmadSetia (Kepala),
Tangerang : 
Halim Untar (Kepala), Herman,
Lebak/ Pandeglang : 
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang : 
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus &Pringsewu: 
Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan : 
Alex Effendi, (Kepala),
Kota Palembang,
Adiyanto, (Kepala),
Kota Prabumulih / kab. Muara Enim 
Alex Effendi (Kepala), Indra Apriansyah, Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin,
Biro Batu Raja / OKU : 
Sahmi, (Kepala),
Biro Oku Selatan : 
Swardi, (Kepala)
,
Thomas Ivan,
Ogan Ilir : 
Marleni (Kepala), Astute,
Tulang Bawang : 
Sumarta (Kepala), Nani,
Kota Metro : 
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru : 
Paizal (Kepala),Nurdin,
Padang : 
Marqian,
Bengkulu : 
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko 
:
Hilman Daud,
Bengkulu Utara : 
Syaiful Bahkri S,
Jambi : 
Hendar,
Dumai : 
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjung Pinang : 
Winarto, Jerlin P, Rony Rudianto,
Biro Batam : 
Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare,
Biro Tanjung Balai Karimun : 
Jerlin P (Kepala),
Kab.Lingga : 
Heri Susanto, Nurjaly, Hendrano,
Biro Natuna : 
Herman Sugianto (Kepala), Didik Harjanto, M. Amin, Edi Zamri,
Kab. Anambas : 
S. Edwar. S, (Kepala),
Rokan Hilir : 
M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto : 
Hanapiah (Kepala), Kuswandi,
Batang : 
Rika Ida (Kepala), Hapid,
Kota Semarang: 
Irman Idrus (Kepala),Warsoma,
Cilacap : 
Murtaqin,
Pekalongan : 
Hetty(Kepala) Narwan,
Purbalingga : 
Hermanda,
Yogyakarta : 
Suratno,
Klaten : 
Sutrisno, Tarmo,
Jawa Timur
RH. Batubara(Kepala), Adesva HT, Lambok Ferdinando, Hertanto, V. Julius Tarigan,
Sidoarjo : 
Palguno, Tabi’in,
Biro Blitar: 
A. Parlin Siagian (Kepala), Yatik Endang, Luhut P. Siagian,
Kediri 
:Rokim, Zainal Abidin,
Pasuruan : 
Achmad Effendi,
Madura : 
Mubarok,
Kupang : 
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
Klaudius Edy Burga,
Kalimantan Barat : 
Ranto Leonardo,
Kalimantan Selatan / Tengah : 
Gatner Eka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin : 
Mulia,
Banjar Baru : 
Asrian Talatika,
Pulang Pisau : 
Yabi. K,
Samarinda : 
Kipan Suerta,Delimah,
Belu & TTu
Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH,
Flores Timur : 
Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema,
Sorong : 
Dea(Kepala), Gonjali,
Kota Medan : 
Frendi Tua (Kepala), Herwan, Siti,
Tebing Tinggi : 
Hasni (Kepala), Herdan,
Langkat : 
Ojak Sianturi
(
Kepala), Waskito,
Deli Serdang : 
T. Manalu(Kepala), Belfri,
Pematang Siantar : 
Heru (Kepala), Sintan,
Simalungun : 
Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun,
Tarutung : 
Juang N,
Dairi : 
Karlen (Kepala), Benni Sitorus,Dadang Kusmandi,
Padang Sidempuan
Chairun (Kepala), Hotman, Ali,
Bali : 
Nyoman, Putu Artha.
Jakarta,(MR)
Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh,mewajibkan setiap Perguruan Tinggi Negeri memberikankuota 20 persen untuk mahasiswa dari kalangan keluargamiskin.Ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Malang,Jawa Timur, Sabtu (13/11), M Nuh mengatakan, kewajibantersebut, akan diatur kembali dalam Peraturan Pemerintah(PP) yang akan dikeluarkan bersamaan dengan rekuitmenmahasiswa baru tahun 2011."Sudah kita buat peraturannya dan sudah ditandatanganiPresiden, namun akan kita keluarkan bersamaan rekrutmenmahasiswa baru tahun 2011 nanti, hal ini untuk mengangkatderajat masyarakat miskin di Indonesia," katanya.ÂIa menjelaskan, aturan ini bersifat wajib bagi setiap PTNsebab Mendiknas sudah berkoordinasi kepada setiap rektorPTN dan mayoritas menyetujuinya. Sebelumnya, pemerintah juga pernah mengharuskan PTN memberi kuota 20 persenmahasiswa miskin. Ini sesuai dengan PP Nomor 66/2010 yangkeluar pada 28 September silam. Namun hal itu ditolaksejumlah PTN dengan alasan akan membebani anggaranPTN."Bagi yang menolak tentunya akan ada sanksi atauhukuman, tapi yang penting kita jalankan dulu aturan tersebut,soal ancaman itu nanti saja," kata M Nuh. M Nuh menjelaskan,tidak ada alasan bagi PTN menolak mahasiswa dari keluargamiskin. Bahkan, pemerintah sudah menyiapkan mekanismeagar mahasiswa miskin bisa memperoleh beasiswa sekaligusbiaya hidup."Pemerintah mengambil kebijakan itu agar tak terjadiproses kemiskinan secara sistematis. Dia berharap PTN takmenolak membiayai mahasiswa miskin," katanya.Sementara itu ketika ditanya mengapa jumlah kuotahanya 20 persen, M Nuh menjelaskan, angka tersebut diambildari tingkat rata-rata kemiskinan di Indonesia yang mencapai13,3 persen. "Jika dirata-rata, angka kemiskinan pada tingkatSMA mencapai 13,3 persen, maka kita ambil kuota setiapPTN 20 persen," katanya.
>>Ediatmo
PTN Wajib Beri KuotaMahasiswa Miskin
Pandeglang, (MR)
Sebanyak 17 pejabat eselon II dan III yang yang dicopotdari jabatannya akan menggugat surat keputusan (SK) mutasipejabat yang dikeluarkan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubike Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)."Para pejabat yang `dinonjobkan` itu berencana mengugatSK mutasi yang dikeluarkan Bupati Erwan Kurtubi ke TPUN,"kata kuasa hukum para pejabat tersebut Sukatma diPandeglang, Senin 15/11).Ia mengaku, sudah memiliki berkas mutasi yang dilakukanBupati Pandeglang itu, dan dalam waktu dekat akanmengajukan gugatan ke PTUN Serang Provinsi Banten.Poin penting dari para pejabat sebagai pemohon, kata dia,merasa keberatan atas mutasi yang dilakukan BupatiPandeglang karena telah merusak tatanan asas umumpemerintahan yang baik."Klien saya menilai mutasi atau demosi pejabat yangdilakukan Erwan tidak mengedepankan asas profesionalaisme.Bupati dinilai telah melabrak norma-norma pemerintahan,karena mutasi itu lebih mengedepankan sisi egoisme dankepentingan golongan," katanya.Para pejabat itu, kata dia, juga merasa diperlakukan tidakadil karena ada pejabat yang sudah akan pensiun padaDesember 2010, justru tidak terkena mutasi.Sementara 17 pejabat yang dicopot dari jabatannya dandijadikan sebagai staf biasa, masa pensiunnya masih lama.Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi pada 11 November 2010melakukan mutasi terhadap 173 pejabat eselon II, II dan IV dilingkungan pemerintahan Kabupaten tersebut.Semua yang dimutasi itu, terdapat 17 pejabat yang dicopotdari jabatannya dan dipidahkan menjadi staf biasa, dan merekayang menjadi saksi pada persidangan gugatan Pilkada diMahkamah Konstitus (MK).Di antara pejabat itu adalah Taufik Hidayat yang sebelumnyastaf ahli bupati bidang pembangunan, Enjat Sudrajat (staf ahlibidang ekonomi dan keuangan) Edi Sumardi (Sekretaris DinasKebudayaan dan Periwisata) dan Sua`edi (Sekretaris DinasPertambangan dan Energi). >>
Belfri/ Herianto
17 Pejabat Dicopot,Akan Gugat ke PTUN
Jakarta,(MR)
Anggota Komisi III DPRGayus Lumbuun melontarkanwacana pemberian insentif bagiaparat hukum yang berhasilmengembalikan uang negarahasil korupsi. Menurutnya, inibukan hal yang baru, mengi-ngat sebelumnya PLN selamaini melakukan hal tersebutkepada petugasnya. Diharap-kan, hal ini dapat menjadipenyemangat petugas agar parapetugas dapat mengambil uanghasil korupsi secara hukumdengan intensif.Gayus yang berasal dariFraksi PDIP mengakui hal inimemang bakal memunculkanpro dan kontra. Namun, iamenilai selama ini belum adaremunerasi bagi KPK, Keja-gung, dan Polri. "Semua kebija-
Perlu Insentif Bagi Aparat Hukum
kan begitu, tapi saya pikir inibisa memunculkan semangatpetugas untuk tidak main matadan aparat bisa didorong sema-ngatnya untuk tidak main matadengan para koruptor," kataGayus,, Minggu (14/11).Secara terpisah, KetuaDewan Pengurus TransparencyInternational (TI) IndonesiaTodung Mulya Lubis mene-gaskan perlunya keberanianpolitik dari pemerintah untuk melakukan terobosan-terobo-san. "Pemerintah harus me-minta kepada hakim-hakim,melalu MA, untuk bersikaptidak kompromistis terhadapkoruptor dan menjatuhkanhukuman seberat-beratnya bagikoruptor dan memiskinkanmereka," tukas Todung.Pemerintah tidak perlutakut dituding melakukanintervensi. Sebaliknya, politik hukum pemerintah harus bisamemperlihatkan kepada ketuaMA dan publik atas retorikamereka. Soal apakah hakimakan melakukannya, itu urusankedua. Tetapi bagaimanamungkin mengharapkan kebe-ranian dari penegak hukumkalau tidak ada keberanianpolitik dari pemerintah?Todung mengingatkan,pemiskinan koruptor dapatmenciptakan ketakutan tersen-diri. Kalau tidak, koruptor yangdihukum di penjara masih bisamenikmati kekayaannya begitukeluar. Itu tidak membuat ba-nyak orang jera, karena jumlahkorupsi besar sekali sementarahukumannya sangat ringan.
>>Mohammad
Gayus Lumbuun
Denpasar,(MR)
Rouhullah Serish Abadi bin Samad (26), warga Negara Irandijatuhi vonis seumur hidup oleh majelis hakim PengadilanNegeri Denpasar, Senin karena terbukti mengimpor sabu-sabu1,047 kg bruto atau 970 gram netto. " Terdakwa terbuktimelakukan tindak pidana mengimpor narkotika golongan 1bukan tananam, sebagaimana diatur dalam ketentuaan pasal113 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujarKetua Majelis Hakim Amzer Simanjuntak saat membacakanamar putusannya.Ia menyatakan, setelah mempertimbangkan hal-halmeringankan dan memberatkan, terdakwa diganjar hukumanpenjara seumur hidup. " Hal-hal yang memberatkan, ulahterdakwa dengan mengimpor barang haram jenis sabu-sabuseberat 970 gram netto sangat merusak martabat bangsa dannegara Indonesia," ujar Amzer.Perbuatan terdakwa juga bisa merusak moral anak-anakmuda Indonesia. "Karena itu vonis seumur hidup merupakanhukuman yang pantas diberikan untuk terdakwan," tegasAmzer. Atas putusan atau vonis tersebut, penasehat hukumterdakwa yakni HM Husein SH lansung menyatakan banding.Pasalnya, vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih beratdibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) IMade Tangkas SH, yang nenuntutnya dengan pidana penjara17 tahun dipotong masa penahanan dan denda Rp2 miliarsubsider dua tahun kurungan.Seperti diketahui dalam amar putusan tersebut diuraikanterdakwa ditangkap petugas Bea Cukai Bandar Udara NgurahRai Denpasar, di terminal kedatangan internasional BandaraNgurah Rai, usai turun dari Qatar Airways, pada tanggal 13Mei 2010 sekitar pukul 20.15 Wita.Saat itu, petugas curiga karena terdakwa terlihat gelisahdan ketakutan. Petugas semakin curiga setelah melihat jadwalpenerbangan dalam tiket elektronik yang dibawa terdakwa,tercatat hanya transit di Bandara Ngurah Rai Denpasar.Selanjutnya terdakwa diduga melanjutkan penerbangan kerute yang sama, hari itu juga. Padahal saat itu tujuan terdakwaterbang dari Damascus-Doha-Denpasar. Petugas melakukanpemeriksaan terhadap koper tua yang dibawa Rouhullahakhirnya ditemukan barang dipastikan sabu-sabu seberat 1,047kg atau 970 gram netto yang ditata rapi di dinding rongga koper.
>> Nyoman
WNA Penyelundup SabuDivonis Seumur Hidup
Jakarta,(MR)
Perbankan syariah masihmembutuhkan sumber dayamanusia atau tenaga kerja yangcukup besar pada tahun men-datang sebanyak 27.328 orangdengan asumsi pertumbuhanperbankan syariah moderat
Perbankan Syariah Butuhkan27.328 Tenaga Kerja
atau berada di level 43%."Dengan skenario moderat,maka proyeksi kebutuhanpegawai pada tahun 2011adalah menjadi 27.328 orang,"ungkap Direktur Utama PTBank Negara Indonesia (BNI)Syariah Rizqullah dalam acaraInfobank Outlook 2011 diJakarta, Selasa (16/11).Dengan skenario ini per-bankan syariah akan memilikitotal aset pada akhir tahun 2010menjadi Rp 95 triliun dan tahun2011 menjadi Rp 135 triliun.Sampai dengan September2010, aset perbankan syariahtelah mencapai Rp 83,454triliun.Rizqullah mengatakandengan proyeksi ini perbankansyariah ditantang untuk mengembangkan industrinyadengan menambah jumlahtenaga kerja yang mendu-kungnya. Maka perbankansyariah harus bekerja samadengan penyedia tenaga kerja,yaitu perguruan tinggi, untuk mendapatkan sumber dayamanusia yang sesuai kebutuhanperbankan syariah."Pada dasarnya, bentuk kerja samanya (perbankansyariah dan perguruan tinggi)harus link and match. Jadi yangdibidik sesuai kompetensi yangdibutuhkan. Kita bisa sediakantempat untuk magang, pelati-han sehingga betul-betul waktumasuk bisa langsung bekerja,"tutur Rizqullah.BNI Syariah sendiri mem-butuhkan sekitar 500 orangtenaga kerja dengan rencanapenambahan 10 kantor cabangdan 25 kantor cabang pemban-tu, serta penambahan di kantorpusat. "Kalau satu cabang itubutuh 20 orang, cabang pem-bantu butuh 5 orang. Dari situkita sudah butuh hampir 400orang, kemudian tambahantenaga di kantor pusat untuk mendukung semuanya itukurang lebih 500an," jelasnya.Walaupun membutuhkantenaga kerja yang banyak, per-bankan syariah tidak mungkinmelakukan hunting atau bajak-membajak di antara mereka.Rizqullah mengatakan bahwasetiap perbankan syariah tidak ingin bajak-membajak tenagakerja karena ingin tetap tumbuhbersama.
>> Nokipa/EdiatmoKarawang,(MR)
Acara pleno penghitungansuara yang disampaikan 30Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK) se kabupaten Karawangdi Kantor KPUD Karawang,Kamis (18/11). Pasangan AdeSwara dan dr.Cellica Nur-achdiana, akhirnya dinyatakansebagai calon Bupati Karawangsebagai peraih suara terbanyak pada Pilkada kabupatenKarawang tahun 2010.Pada acara penghitungansuara di KPUD itu, selaindisaksikan empat perwakilandari empat pesangan calonsedangkan satu saksi daripasangan Endang Warsa danAgustia Mulyana, tidak hadir,acara tersebut juga disaksikanPanwaskab, Muspida Kara-wang, relewan pemantau pemi-lukada serta PPK dari tiap keca-matan se Kabupaten Kara-wang.Ade Swara dan dr. Cellica(ASLI), meraih dukungan
Pleno Pemilukada Karawang
Pasangan ASLI Raih Suara Terbanyak 
372.822 suara (38,76 %),kedua Pasangan Sony Hersona-Dadang S. (SDM) meraih288.732 suara 30,60%), ketigaHj. Eli Amalia Priatna danEndang Abdullah (ELANG),153.962 suara (16%), KardaWiranata dan Deden Darman-sah (KADE) meraih 122.062suara (12 %), Endang Warsadan Agustia Mulyana(WARAS) meraih 23.283 or-ang (2,42 %).Minggu berikutnya sesuaitahapan, KPUD akan mene-tapkan pasangan yang dinya-takan sebagai peraih suaraterbanyak pada Pilkada diKarawang.Posko Pilkada mencatat jumlah pemilih yang menggu-nakan haknya 980.130 orang.Angka partisipasi 63,1 persendari total pemilih yang terdaftar1.551.925 orang. Merekamenggunakan haknya dalampemungutan suara yang digelardi 2.996 tempat pemungutansuara yang tersebar di 309 desa/ kelurahan di 30 kecamatan.Sebelumnya ditempat terpi-sah, Dadang S. Muchtar, yangkini masih menjabat sebagaiBupati Karawang. menyatakan,perolehan suara pasangan SoniHersona-Dadang S. Muchtar(SDM), yang diusung PartaiGolongan Karya dan PartaiAmanat Nasional itu mencapaitarget. Perkiraan tim suksesSDM, perolehan suaranyasekitar 31-32%. " Namun, adahal lain yang menyebabkankami kalah, tetapi kami terimaitu," kata Dadang.Dia memperkirakan kekala-hannya itu karena pasanganlain tidak mampu menjaga sua-ranya. Tadinya, dia mengana-lisis pasangan Eli Amalia-Endang Abdullah (Elang) akanmemperoleh suara sekitar 19persen. Kenyataannya, dariperhitungan berbagai elemen,Elang hanya memperoleh 15persen suara. ujarnya.
>> Jenri
 
Jakarta,(MR)
Lambertus Palang Ama, dituntut lima tahun penjara karenadianggap bersalah melakukan tindak pidana korupsi. "Menghukum terdakwa Lambertus Palang Ama dengan pidanapenjara lima tahun dikurangi selama terdakwa berada dalamtahanan," kata Penuntut Umum, Adhi Prabowo, di PengadilanNegeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (16/11).Lambertus merupakan pengacara Andi Kosasih -terdakwakasus Gayus-, yang dituduh berperan dalam mengaturkepemilikan harta kekayaan Gayus.Penuntut umum menyatakan terdakwa terbukti melakukantindak pidana korupsi dengan melakukan atau turut sertamelakukan dengan sengaja mencegah, merintangi ataumenggagalkan secara langsung atau tidak langsungpenyidikan.Lambertus dikenai dengan Pasal 21 Undang-Undang (UU)Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak PidanaKorupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Lambertus juga dikenai dendasebesar Rp150 juta atau subsidair enam bulan kurungan.Seusai persidangan, kuasa hukum Lambertus, Petrus B,tidak bisa menerima tuntutan terhadap kliennya itu. "Surattuntutan dari penuntut umum, jauh dari fakta yang ada,"katanya.Ia mengatakan kliennya sama sekali tidak bersalahdan sama sekali tidak mengetahui pembukaan blokir uangGayus yang ada di rekening BCA. " Pembukaan blokir itusendiri, sudah terjadi sebelum kasus Gayus mengemuka,"katanya.
>> Yusandi/ Sahrial N
3
Berita Utama
Edisi 225 TEdisi 225 TEdisi 225 TEdisi 225 TEdisi 225 Tahun Xahun Xahun Xahun Xahun X20-30 Nopember 201020-30 Nopember 201020-30 Nopember 201020-30 Nopember 201020-30 Nopember 2010
Kota Tasikmalaya,(MR)
Antusias masyarakat akan informasi pembukaan CPNSDterjawab sudah, untuk tahun 2010 ini Kota Tasikmalayamendapatkan alokasi 173 orang formasi untuk direkrut menjadiCalon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) ungkap KepalaBagian Humas Setda Kota Tasikmalaya Drs. Asep MP M.Si diruang kerjanya, pekan lalu.Dijelaskan Asep bahwa berdasarkan surat MenteriPendayagunaan Aparatur Negara untuk tahun 2010 ini disetujuiquota sebanyak 173 orang yang masing-masing 78 formasiguru, tenaga kesehatan 52 formasi, dan tenaga teknis 43 orang“ Nah untuk rincian formasinya kami belum mendapatpersetujuan dari menpan ” katanya.Kabag Humas menyampaikan untuk penetapan pembukaanlamaran dan test dimohon kesabaran masyarakat karena akandibuka dan berdasarkan hasil kesepakatan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat “ Pembukaan lamaran dan tes dilaksanakanserempak, sementara detail formasi dan kelulusan akan diekspos di surat kabar ” katanya. ditambahkannya, bahwapendaftaran dan pengiriman kartu peserta dilaksanakan viaPOS “ Biaya pos ditanggung masing-masing pelamar yaituRp.17.500 dan dikirim ke PO.BOX 3278 ” tambahnya.
>> IinKartiwan
Penerimaan CPNSKota Tasikmalaya 2010
Surabaya,(MR)
Proyek pembangunan ge-dung UPTD Mamin jalan kytatrosobo wilaya lingkugan in-dustri kecil mangkrak tertundaakibat kehabisan dana, didugaproyek tersebut asal jadi karenadalam pelaksanaanya tidak adapengawasan dari dinas terkait.Masalah Proyek pemba-ngunan Mamin terjadi karenaproses pembangunanya tidak tepat, alias asal jadi. masih adabagian bangunan yang belumselesai, padahal hanya tinggalbeberapa aitem saja yangbelum di kerjakan. seperti teras,belakang yang belum di plester,ini kan hal yang tidak perluterjadi, kekurangan yang tidak memakan biaya. Tapi teras itusengaja tidak di kerjakan, jugapilar depan dekat teras belumselesai dan masih banyak lagikekurangan-kekurangan yangsepele, yang belum di kerjakanoleh pelaksana proyek ini, agarpemerintah mengeluarkananggaran lagi ?.Kepala Unit PelaksanaTeknis Makanan dan Minuman(UPTD Mamin) yang meng-
Dana APBN 1,2 Miliar HabisProyek Gedung Mamin Mangkrak
gantikan Ani, saudara Misranmengatakan “ Saya barumenjabat di UPTD mamin jadisaya tidak tau apa-apa’’. Tanyasaja langsung ke Ani selakukepala UPTD lama, dan seka-ligus sebagai KPA (KuasaPengguna Anggaran).jelasnya.Dari struktur penanggung jawab proyek tersebut, ppk ditunjuk untuk bertangung jawabdengan proyek tersebut secarateknis dan keuangan pada saatbangunan itu di mulai yangselaku ppk, Budiarto dikuasaipenuh, dan menurut keteraganAni selaku kepala UPTD padatahun lalu, Anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintahmelalui APBN sebayak 1,2milyar tidak cukup untuk melakukan pembagunan ge-dung mamin tersebut, ada punkekurangan dana Pembangu-nan gedung mamin itu hanyasedikit saja yang kelihatan dariluar belum jadi, kata Ani.Terkait pembangunan ge-dung mamin yang tidak difungsikan kelihatan daritampak luar, peran LSM seba-gai control social sesuai uu RINo 14 Tahun 2008 tentangketerbukaan Informasi Publik 
Kupang,(MR)
Pencurian ikan yang terjadi perairan Indonesia setiaptahunnya diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp21triliun setiap tahun. Pemerintah sendiri dinilai tidak memilikilangkah-langkah pengamanan laut yang maksimal.Dosen Universitas Hasanuddin Makassar Aulia Rahmanmengatakan itu sebelum berbicara pada Focus Group Discus-sion (FGD) Restorasi Budaya Maritim yang digelar OrganisasiKemasyarakatan Nasional Demokrat (Nasdem) di UniversitasNusa Cendana Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (16/11).Menurut Aulia pemerintah seharusnya memiliki kapalpemburu yang handal untuk bisa menangkap kapal asing yangmencuri ikan. "Sekarang semua instansi membeli kapal tetapiukurannya kecil. Kapal seperti itu tidak mampu memburu kapalasing," katanya.Instansi yang membeli kapal yakni KementerianPerhubungan, Bea Cukai, dan Kementerian Kelautan danPerikanan. Untuk mencegah masuknya kapal asing ke perairanIndonesia, jelas Aulia, kapal yang dimiliki pemerintah harusberukuran besar. Pasalnya, perairan Indonesia yangberbatasan dengan negara tetangga sangat luas dan perludiawasi banyak kapal.
>> Moses Mone
Pencurian IkanRugikan NegaraRp 21 Triliun per Tahun
Bengkulu,(MR)
Kabupaten Bengkulu Te-ngah, Provinsi Bengkulu mene-rima bantuan untuk desatertinggal dari pemerintah pusatsebesar Rp2,5 miliar dalamtahun 2010. Dana tersebutdiarahkan untuk mengem-bangkan usaha ekonomi pro-duktif dan menunjang angku-tan desa. Hal itu dikatakanpejabat Bupati Bengkulu Te-ngah H Bambang Suseno,Senin (15/11).Ia mengatakan, kucurandana dari pemerintah pusat ituantara lain untuk mendukungpengembangan usaha usahaternak dan modal untuk kegi-atan simpan pinjam. Selain itu juga diarahkan untuk menye-diakan angkutan transportasi kedesa tertinggal di wilayah ini.Kabupaten Bengkulu Te-
Bengkulu TengahDapat Bantuan Desa Tertinggal
ngah, hasil pemekaran darikabupaten induknya BengkuluUtara, memiliki 108 desatertinggal dari 134 desa yangada di wilayah ini. Bahkan dari jumlah desa tertinggal itu 58desa masuk katagori sangattertinggal, sebagian besarberlokasi pada lereng per-bukitan, sehingga sarana danprasaran di daerah itu sangatminim, termasuk sumber dayamanusianya.Fasilitas jalan menuju kedesa-desa tersebut masihmerupakan jalan tanah dengantanjakan dan tikungan tajam,sehingga menyulitkan trans-portasi pada saat musim hujan.Guna mengatasi ketertinggalratusan desa di daerah ini,Pemkab Bengkulu Tengahberupaya mencari dan mengan-dalkan dana dari pemerintahpusat, antara lain melaluiusulan serta dana alokasikhusus (DAK) dan danaalokasi umum (DAU).Hal itu dilakukan, jikahanya mengandalakan danabantuan desa tertinggal sebesarRp2,5 miliar tersebut, sangatsulit menembus isolasinya,akibat dana tersebut sangatkecil. Dari jumlah desatertinggal itu saat ini terdapatsekitar 54.000 jiwa atau 52persen warga masuk katagorimiskin dari jumlah penduduk seluruhnya 105.600 jiwa.Sebab itu untuk menekansekecil mngkin jumlah angkakemiskinan itu membutuhkandana rata-rata Rp200 miliarpertahun, mengingat saranadan prasarana di daerah inisangat minim dan terbelakang,ujar Bambang.
>> Aman S
(KIP) dan uu no 28 Tahun 1999tentang penyelenggaraanNegara Republik Indonesiayang bersih dan bebas KKN,dan PP RI NO 71 Tahun 2000Tentang tata cara dan pelaksa-nanan peran serta masyarakatdan pemberian penghargaandalam pencegahan dan pem-berantas KKN dengan adanyadugaan menyalagunakan ang-garan Negara. Selanjutnya Rhbatubara dari LSM Gerhanamengatakan Peran LSM me-mantau kinerja pemerinta-haan,dan berhak melaporkanapa bila ada kedapatan meya-lahgunakan anggaran Negara.RH batubara mencobamenghubungi Ani selaku kepa-lah UPTD mamin, setelah anidi komfirmasi oleh lsm kata ka-ta ani proyek tersebut memangkekurangan angaran pada saatitu,dan seharusnya proyek tersebut sudah di fungsikan me-nurut kami proyek ini menggu-nakan teknis dilapangan yangbenar benar, hingga akhirnyappk dan kepalah UPTD jadikebingugan mengatasi pekerja-an ini karena mungkin sebagiananggaran diduga masuk kan-tong pribadi, apa jadinya ge-dung dengan cat yang cerah dibiarkan nangrak saja dikelili-nggi rumput liar, dan menurutAni, proyek tersebut tidak akanmangrak dan akan selesai tahunini, “ Kami sudah ajukan ang-garan tetapi tidak tau berapaanggaranya dan pasti diselesai-kan meski-pun Ani sudah tidak menjabat sebagai kepalahUPTD, karena merasa tangung jawab, kata Ani. Kepada Lsmgerhana dan wartawan, akanselalu memantau. >>
Tim
Denpasar,(MR)
Nindi Oristya Wanda (20)mahasiswi Unud yang menjadikorban penusukan oknum BintaraTNI, kini di paru-parunya masihdipasangi alat oleh dokter RSUPSanglah yang merawatnya. "Kon-disi pasien secara umum sudahmembaik, namun masih kamipasang alat berupa selang untuk membersihkan luka tusuk di paru-parunya," kata Kepala InstalasiRawat Darurat (IRD) Rumah SakitUmum Pusat (RSUP) Sanglah dr.Kresna Wibawa, di Denpasar, Bali,Kamis.Dijelaskan, alat tersebut ber-fungsi untuk membersihkan sisa-sisa darah yang mungkin masih ter-dapat di sekitar paru-paru pasien.Selain itu, juga untuk meng-hindari terjadinya gumpalan darahakibat luka tusukan yang dialami
Paru-paru Mahasiswi KorbanTusukan Oknum TNI, Masih Dibersihkan
pasien. Alat yang dipasang itumasih belum bisa dipastikan kapanbisa dilepas, ujarnya, tapi apabilakondisi pasien sudah 100 persenpulih kemungkinan alat tersebutbisa tidak digunakan lagi."Dari hasil diagnosis kami,pasien mengalami luka tusuk yangcukup parah, itu melukai paru-parudan menembus diafragmanya sertahampir mengenai jantungnya,"katanya.Pasien bisa dikatakan bernasibbaik, ucapnya, sebab tusukan yangdilakukan pelaku yang merupakanoknum TNI itu tidak sampaimengenai jantungnya. Jika lukatusuk itu sampai mengenai jantungnya, maka tentu ceritanyaakan lain."Dari hasil pantauan kami,kesehatan pasien tersebut terusmengalami perkembangan yangbaik. Sampai saat ini tidak adakomplikasi penyakit yang bisamemperparah kondisinya," ujar-nya. Setelah meningkatkan keseha-tan fisiknya, katanya, diharapkan juga pihak keluarga nantinya bisamembantu kesehatan mentalnya.Dari pantauan di sekitar kamartempat mahasiswi asal Palembangitu dirawat, tampak kedua orangtuanya yang setiap saat selalu me-nunggu untuk mengetahui perkem-bangan kesehatan anggota keluar-ganya itu.Penusukan yang dialamimahasiswi Unud itu terjadi Sabtu(23/10) malam, di rumah kosnyadi Jalan Tukad Pakerisan GangLestari IV No 21 Denpasar. Pelakupenusukan tersebut diduga adalahoknum anggota TNI yang tinggalbersebelahan dengan kamar yangditempati korban.
>> Nyoman
Jakarta,(MR)
Dirut PT JamsostekHotbonar Sinaga memberiapresiasi pada kebijakan BupatiPurwakarta Dedi Mulyadi yangmengikutsertakan 22.000perangkat desa dan pekerjasosial di wilayahnya dalam pro-gram jamsostek. "Kebijakan inipantas ditiru dan diikutipimpinan daerah kabupatendan kota lainnya agar semakinbanyak masyarakat yangterlindungi dari risiko kerja,"kata Hotbonar dalam siaranpersnya yang diterima di Jakarta, Selasa.Dia menilai langkah Bupati Purwakarta itu bisa diterapkandi kabupaten atau kota lain, tetapi harus mendapat dukungandari DPRD setempat.Sebelumnya Hotbonar bersama Direktur Operasi danPelayanan Ahmad Anshori dan Kakanwil IV Jamsostek E IllyasLubis menyerahkan kartu tanda peserta kepada perwakilan22.000 perangkat desa dan pekerja sosial KabupatenPurwakarta tersebut.Kepala Kantor PT Jamsostek Cabang Purwakarta DadangKusnadi mengungkapkan iuran kepesertaan perangkat desadan pekerja sosial tersebut dibantu melalui dana bantuan desa.Mereka yang disertakan dalam program di antaranyakepala desa, kepala dusun, ketua RW/RT, paraji (dukunberanak), imam masjid, guru ngaji, ketua karang taruna danperangkat lainnya.Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengungkapkan pihaknyamelakukan efisiensi keuangan khususnya dalam penggunaanlistrik dan air, sehingga setiap tahunnya bisa disisihkan danaRp10 miliar hingga Rp12 miliar."Dana itulah yang dipakai untuk melindungi perangkat desadan pekerja sosial melalui program jamsostek," kata Dedi. Dia juga menyatakan tekadnya untuk memberi perlindungan danmeningkatkan kesejahteraan warga dan masyarakat di wilayahkerjanya.Dedi berharap ke depan tidak hanya dua program, yakni jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja saja yangdiberikan, tetapi ditambah dengan program jaminan hari tuadan jaminan kecelakaan kerja.
>> Sarif/ Yanto SMedan,(MR)
Kepala Seksi Informasi Pasar Kerja Dinas Tenaga KerjaKota Medan, Sumatra Utara, Eddie Sembiring Choliamengatakan, jejanng pendidikan para pencari kerja yangmengurus kartu kuning masih didominasi tingkat sekolahmenengah atas. "Kalau dibandingkan tigkat pendidikan yanglain, jenjang SMA masih mendominasi," katanya, di Medan,Senin (15/11).Ia menjelaskan, berdasarkan data kepengurusan kartukuning jumlah pencari kerja tingkat pendidikan sekolahmenengah atas (SMA) melalui Dinas Sosial Medan mencapai3.258 pencari kerja. Jumlah pencari kerja dengan jenjang di-ploma, sejak Januari hingga Oktober 2010, mencapai 2.018orang, tambahnya. "Kalau jenjang pendidikan sekolahmenengah pertama sekarang sudah sangat jarang," ucapnya.Ia menambahkan, pendaftar kartu kuninng di Dinas TenagaKerja Kota Medan sejak Januari sampai Oktober 2010mencapai 10.089 pencari kerja. Bila dilihat pergerakannyaberdasarkan data ketenagakerjaan, maka kepengurusan kartukuning kemungkinan mengalami peningkatan, biladibandingkan dengan tahun 2009 tercatat 17.157 pencari kerja,katanya.Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Leppymengatakan, untuk pengurusan kartu kuning bagi para pencarikerja jenjang sarjana, biasanya memuncak pada Agustus danOktober. "Ada asumsi dari para pencari kerja itu, bahwa padadua bulan itu banyak lowongan pegawai negeri sipil yangtersedia," katanya.
>> Herwan
22.000 Perangkat Desadi Purwakarta Ikut Jamsostek 
Jakarta,(MR)
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkanvonis tiga tahun penjara kepada Sekretaris Daerah (Sekda)Kota Bekasi Tjandra Utama Effendi.Tjandra dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karenadianggap terbukti menyuap anggota Badan PemeriksaKeuangan (BPK) Jawa Barat. "Terdakwa telah terbukti secarasah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi," ujarketua majelis hakim, Tjokorda Rai Suamba, Senin (15/11).Tidak hanya hukuman penjara saja, Tjandra juga diwajibkanmembayar uang denda Rp100 juta subsidair tiga bulan penjara.Hukuman yang dijatuhkan lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum, yaitu 3,5 tahun.Hakim menilai Tjandra terbukti melakukan suap kepada duapegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat, yakniEnang Hernawan dan Suharto sebesar Rp400 juta untukmendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) padaLaporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap LKPD Kota Bekasitahun 2009.Atas perbuatannya ini, Tjandra dianggap melanggar pasal5 ayat 1 huruf a UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubahdengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.
>> Tedy Sutisna
Pencari Kerja di MedanDidominasi Lulusan SMA
Sekda BekasiDivonis Tiga Tahun Penjara
Bali, (MR)
Seorang siswa SD mene-mukan untaian 56 peluru aktif kaliber 9.0 milimeter produksiPT Pindad di saluran irigasidepan SMPN 4 Seririt di BanjarPamesan, Desa Lokapaksa,Kabupaten Buleleng, Bali,Senin.Kapolres Buleleng AKBPMuhamad Yudi Hartantomenyatakan, puluhan peluruaktif di dalam sebuah kalengplastik yang ditemukan disaluran irigasi itu bukanamunisi standar yang biasadigunakan oleh Polri. "Pelurukaliber 9.0 milimeter itu biasa-nya digunakan untuk senjatalaras panjang. Kami juga sudahmelakukan kordinasi dengan
Siswa SD Temukan Untaian 56 Peluru Aktif
pihak TNI serta akan membawapeluru itu ke laboratoriumforensik Polri di Denpasaruntuk memastikan jenisnya,"ujarnya.Yudi mengatakan, orangyang pertama kali menemukanuntaian peluru seperti ranai ituseorang siswa kelas 1 SDbernama Kadek Junilia (7). Diakemudian memberitahukankepada orang tuanya, KetutSudiasa (40), warga DusunTengah, Desa Lokapaksa,Kecamatan Seririt.Sudiasa yang keseharian-nya berprofesi sebagai sopirangkutan umum, kemudianmembawa peluru tersebutuntuk dilaporkan dan diserah-kan ke Mapolsek Seririt.Ditanya mengenai keterkai-tan penemuan peluru itudengan informasi peredaransenjata rakitan di kawasan utaraBali itu, Yudi menyatakan haltersebut tidak memiliki"benang merah" atau tak adahubungannya. "Yang pasti, dibagian bawah proyektil itutertulis ukuran kaliber 9.0 MMdan secara kasat mata ter-identifikasi merupakan produk-si PT Pindad," ujar KapolresYudi menegaskan.Dikatakan, ada dugaan bah-wa peluru tersebut kemungki-nan besar digunakan oleh parapemburu karena merupakanamunisi dari senjata laraspanjang. "Masih kita selidikidan anggota juga sudah kamiperintahkan untuk melacak serta menyerap informasi darimasyarakat. Kita lacak siapayang memiliki senjata laraspanjang," papar Yudi.
>>Nyoman
Seorang PengacaraDituntut Lima Tahun Penjara

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->