BAB IIISI
2.1. Definisi
Abses hati merupakan infeksi pada hati yang disebabkan oleh infeksi bakteri, parasit, jamur, maupun nekrosis steril yang bersumber dari sistem GIT; ditandaidengan proses supurasi dengan pembentukan pus, terdiri dari jaringan hati nekrotik,sel inflamasi, sel darah dalam parenkim hati. Organisme mencapai hati melalui satu jalur berikut: 1) infeksi asendens di saluran empedu (kolangitis asendens); 2) melalui pembuluh darah, baik porta atau arteri; 3) infeksi langsung ke hati dari sumber disekitar; 4)luka tembus.Abses hati timbul pada keadaan defisiensi imun (lanjut usia, imunosupresi,kemoterapi kanker disertai kegagalan sumsum tulang).Abses hati bakteri secara relatif jarang. ini telah dijelaskan sejak waktunyahippocrates (400 masehi), dengan review pertama yang diterbitkan oleh Brightmuncul pada 1936. Pada 1938, review Ochsner' klasik menggembar-gemborkandrainase bedah sebagai terapi definitif.
2.2. Prevalensi
Prevalensi abses piogenik sukar ditetapkan. Dahulu hanya dapat dikenalsetelah autopsi. Sekarang dengan peralatan yang lebih canggih seperti USG, CT scandan MRI lebih mudah untuk membuat diagnosisnya. Prevalensi autopsi berkisar antara 0,29-1,47%, sedangkan di rumah sakit didapatkan antara 0,008-0,016%.(1,3)Sedangkan pada negara maju seperti Amerika prevalensinya sangat berbeda