Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
38Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Case CHF fc III/IV ec Mitral Regurgitation + Mitral Stenosis

Case CHF fc III/IV ec Mitral Regurgitation + Mitral Stenosis

Ratings: (0)|Views: 2,064 |Likes:
Published by Sudibio 文德

More info:

Published by: Sudibio 文德 on Nov 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

08/08/2013

 
BAB 1PENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Penyakit jantung dan pembuluh darah, dengan perkataan lain penyakitkardiovaskular, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mengalami peningkatan yang jelas. Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) yang dilakukan DepartemenKesehatan tahun 1986 menunjukkan bahwa penyakit jantung menduduki urutan ke-3sebagai penyebab kematian. Seiring dengan kenyataan tersebut, minat untuk memperdalam pengetahuan tentang jantung dan penyakitnya sudah berlangsung sejak kurang lebih dari 100 tahun yang lalu. Dalam 50 tahun terakhir mulai dikembangkanilmu pengetahuan mengenai kegawat daruratan jantung.Penyakit jantung dan pembuluh darah yang banyak di Indonesia adalah penyakit jantung koroner, penyakit jantung reumatik, penyakit jantung hipertensi dan penyakit jantung bawaaan juga semakin banyak ditemukan. Pengobatan dan tindakanuntuk penyakit jantung memerlukan biaya yang mahal, oleh karena itu seorang dokter umum perlu mengenal sejak dini berbagai penyakit jantung tersebut agar dapatmenangulanginya dengan cepat. Untuk itu perlu dipahami perjalanan penyakit, presentasi klinis, pemeriksaan fisik yang dilengkapi dengan pembacaan foto rontgen,elektrokardiogram dan laboratorium. Disamping itu perlu juga berbagai pemeriksaanlainnya yang lebih rinci seperti ekokardiografi dan kateterisasi jantung.Gagal jantung merupakan tahap akhir dan merupakan manifestasi klinisterberat dari segala bentuk kelainan jantung, termasuk aterosklerosis, infark miokardium, penyakit katup jantung, hipertensi, penyakit jantung congenital, dankardiomiopati.Lebih dari 500.000 kasus baru gagal jantung terjadi setiap tahunnya diAmerika Serikat. Di Eropa kejadian gagal jantung berkisar 0,4% – 2% meningkat pada usia yang lebih lanjut.Prognosis gagal jantung akan memburuk apabila penyakit dasarnya tidak dapat diperbaiki. Seperdua dari pasien gagal jantung akan meinggal dalam 4 tahun1
 
sejak diagnosis ditegakkan, dan lebih dari 50% penderita gagal jantung berat akanmeinggal dalam tahun pertama.Telah diketahui banyak penyebab gagal jantung, salah satunya adalah karenakelainan katup. Jantung memiliki empat ruangan, 2 ruang atrium dan 2 ruangventrikel. Setiap ventrikel memiliki katup masuk searah dan satu katup keluar searah.Katup trikuspidalis membuka dari atrium kanan ke dalam ventrikel kanan dan katup pulmonalis membuka dari ventrikel kanan ke arteri pulmonalis. Katup mitralmembuka dari atrium kiri ke ventrikel kiri dan katup aorta membuka dari ventrikelkiri ke dalam aorta.Pada keadaan-keadaan tertentu, katup-katup ini dapat mengalami kelainanfungsi, baik karena kebocoran (regurgitasi katup) atau karena kegagalan membukasecara adekuat (stenosis katup). Keduanya dapat mempengaruhi kemampuan jantunguntuk memompa darah.
1.2 Tujuan dan Manfaat
Adapun laporan kasus ini dibuat untuk memenuhi syarat kelulusankepaniteraan klinik senior Departemen Kardiologi Fakultas Kedokteran USU. Selainitu juga laporan kasus ini semoga akan bermanfaat bagi para pembaca memahamitentang gagal jantung kongestif yang diakibatkan oleh penyakit jantung katup.2
 
BAB 2TINJAUAN PUSTAKA2.1 GAGAL JANTUNG
Gagal jantung adalah keadaan dimana darah yang dipompakan dari jantungtidak mencukupi kebutuhan tubuh. Secara singkat, gagal jantung merupakangangguan kemampuan jantung untuk memompakan darah dari vena menuju arteri.Gagal jantung juga dapat dikatakan sebagai gangguan proses biokimia dan biofisika jantung yang mengakibatkan rusaknya kontraktibilitas dan relaksasi miokard. Hal inimengakibatkan percepatan kematian sel otot jantung sehingga meyebabkan kecacatandan kematian dini.Dari keseluruhan pengertian di atas, gagal jantung juga dapat didefinisikansebagai sindroma klinis penyakit jantung berupa pengurangan curah jantung, peningkatan tekanan vena dan disertai oleh ketidaknormalan molekuler yangmeyebabkan perburukan progresif dan kegagalan kerja jantung dan kematian dini selmiokard.
2.1.1. Epidemiologi
Gagal jantung adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama. Gagal jantung menjadi penyakit yang terus meningkat kejadiannya terutama pada lansia.Studi Framingham memberikan gambaran yang cukup jelas tentang gagal jantung.Pada studi ini disebutkan bahwa kejadian gagal jantung per tahun pada orang berusia>45 tahun adalah 7,2 kasus setiap 1000 orang laki-laki dan 4,7 kasus setiap 1000orang perempuan, dimana prevalensi gagal jantung adalah 24 setiap 1000 orang laki-laki dan 25 setiap orang perempuan.Gagal jantung ditandai dengan mortalitas yang tinggi dengan frekuensi rawatinap di rumah sakit yang sering dan penurunan kualitas hidup. Meskipun penatalaksanaan gagal jantung telah mengalami kemajuan, hasil penelitianmenunjukkan sebagian besar kasus kematian terjadi pada bulan pertama rawat inap.3

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Don Morrison liked this
Fildzah Atirah liked this
Aulia Candra liked this
Rudianto Tari liked this
Adisti Kasworyan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->