Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PEMBAHASAN

PEMBAHASAN

Ratings: (0)|Views: 1,550|Likes:
Published by Randy Anandhita

More info:

Published by: Randy Anandhita on Nov 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/02/2013

pdf

text

original

 
[PENERAPAN SISTEM BRT SECARA TERPADU, EFISIEN, DAN EFEKTIF SEBAGAISOLUSI KEMACATAN LALU LINTAS]
 
SustainableTransportation
III - 1 |
Pembahasan
 
BAB IIIPEMBAHASAN3.1 Gambaran Transportasi di Indonesia dan Permasalahannya3.1.1 Gambaran Transportasi di Indonesia
Sistem transportasi di Indonesia dipengaruhi oleh sistem aktifitas dan sistem jaringan. Sistem aktifitas diantaranya adalah pertambahan penduduk yang disebabkanoleh arus urbanisasi dan aktifitas sosial penduduk. Sistem jaringan yang mempengaruhisistem transportasi adalah jalan, kendaraan, rek kereta, pelabuhan, teminal dan bandara.Adanya sistem aktifitas yang didukung dengan sistem jaringan sehingga menimbulkanpergerakan atau ternasportasi. Jenis transportasi di Indonesia adalah transportasi daratberupa oriebtasi pada jalan raya dan rel kereta api, transportasi udara, dan transportasilaut.Pengguna jasa angkutas kereta api saat ini semakin maningkat. Peningkatanpenumpang kereta api tidak diimbangi dengan peningkatan pengembangan jaringandanteknologi perkeretaapian yang sesuai dan sumber daya manusia yang memadai,sehingga mengakitkan terjadinya kecelakaan. Menurut Ditjen PerkeretaapianKementerian Perhubungan, setiap tahun terjadi kecelakaan kereta api 90 hingga 150kasus. Penyebab kecelakaan utama adalah faktor manusia (
human eror 
) yaitu sebanyak 35% dan faktor sarana sebanyak 25 % sisanya adalah karena faktor prasarana, alam daneksternal.(http://berita.liputan6.com/daerah/201010/299324/Jumlah.Kecelakaan.KA.Masih.Tinggi. diakses 18 Novemebr 2010
 
). Pemerintah saat ini masih dalam tahappengembangan kualitas pelayanan perkeretaapian dengan penerapan sistem kereta apidengan teknologi yang lebih baik. Skala pelayanan kereta api saat ini juga masih terbatasdi Pulau Jawa dan Sumatera padahal kereta api merupakan angkutan yang istimewadengan jalur khusus bebas hambatan.Pelayanan angkutan penyeberangan saat ini telah semakin diperluas. Peran kapallaut sebagai alat penyebrangan saat ini telah digantikan oleh adanya jembatanpenyebrangan. Jembatan penyebrangan telah melayani dan menghubungkan antar pulaudengn jarak yang relatif jauh. Semakin jauhnya jarak angkutan penyeberangan ini harusdiiimbangi dengan peningkatan kualitas khususnya keselamatan pengguna. Jembatan
 
[PENERAPAN SISTEM BRT SECARA TERPADU, EFISIEN, DAN EFEKTIF SEBAGAISOLUSI KEMACATAN LALU LINTAS]
 
SustainableTransportation
III - 2 |
Pembahasan
 
Sura Madu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura merupakan contohperkembangan jaringan penyebrangan yang mampu menggantikan peran kapalpenyebrangan. Daya saing angkutan laut Indoneisa masih lemah dibandingkan angkutanlaut dari negara lain. Lemahnya daya saing pelayaran nasional disebabkan karena ukuranarmada yang relatif kecil, umur armada tergolong lebih tua dibanding armada asing, danlemahnya dukungan finansial untuk usaha pelayaran.Pelayanan udara pada saat krisis moneter menyebabkan biaya operasionalperusahaan penerbangan cukup tinggi karena biaya operasional perusahaan penerbangansangat dipengaruhi kurs dolar. Kenaikan kurs dolar mengakibatkan pengurangan jumlahpesawat yang beroperasi. Angkutan udara mulai naik kembali pada saat pasca krisiekonomi tapi persaingan tarif yang ketat menyebabkan perusahaan penerbanganmenurunkan kualitas pelayanan. Penurunan kualitas pelayanan ini menyebabkanpenurunan tingkat keamanan dan keselamatan penumpang.Pergerakan ekonomi, jaringan distribusi dan sistem logistik dan jasa di Indonesiamasih sangat tergantung pada sistem jalan raya. Sistem jalan raya juga sangat dibutuhkanuntuk pergerakan penumpang intra dan antar wilayah. Mobilitas ekonomi tergambar daritingkat prasarana transportasi seperti jalan. Kerusakan jalan akan menyebabkantimbulnya biaya ekonomi dan biaya sosial yang besar. Kondisi jaringan jalan nasionalpada saat ini dalam keadaan kritis akibat sistem pengelolaan yang kurang baik dan faktorpembiayaan. Pelayanan jalan masih tergolong kurang karena inefisisensi manajemen,kurangnya kualitas pengawasan dan pelaksanaan serta
overloading
.Sistem transportasi penduduk di Indonesia disebabkan oleh aktifitas penduduk yang bergerak secara
commuter 
, jenis pergerakan inilah yang mendominasi pergerakanpenduduk di kota-kota besar Indonesia.
Commuter 
merupakan pergerakan bolak-balik penduduk pada saat menuju pusat aktifitas dan kembali saat aktifitas telah selesai danharus kembali ke rumah. Pergerakan yang terus-menerus seperti ini myangmengakibatkan tingkat pergerakan semain tinggi. Penduduk yang berorientasi kegiatan dikota-kota besar lebih memilih pergerakan secara
commuting
karena mereka lebihmemilih bertempat tinggal di daerah pinggiran karena harga tanah yang lebih terjangkaudibanding di dekat pusat aktifitas. Pergerakan ini juga didukung dengan kemudahanuntuk memiliki kendaraan pribadi, sehingga semakin banyak penduduk yang ber-
 
[PENERAPAN SISTEM BRT SECARA TERPADU, EFISIEN, DAN EFEKTIF SEBAGAISOLUSI KEMACATAN LALU LINTAS]
 
SustainableTransportation
III - 3 |
Pembahasan
 
commuting
maka semakin tinggi pergerakan dan semakin banyak kuantitas kendaraan di jalan raya.Pergerakan semakin tidak terkendali akibat tidak terkenadalinya pertambahan danpersebaran penduduk. Pertumbuhan penduduk di kota-kota besar Indoensia diakibatkanoleh arus urnanisasi yang tidak dapat dikendalikan dan juga karena faktor fertilitaspenduduk atau kelahiran. Dengan adanya pertambahan jumlah penduduk yang tidak terkendali mengakibatkan permasalahan kompleks. Pemerintah semakin sulit untuk mengawasi dan mengendalikan kondisi tersebut. Lemahanya pengawasan pemerintahdan tindak tegas oleh pemerintah menjadikan penduduk bergerak bebas tanpa adabatasan. Kesadaran penduduk yang masih kurang mengenai dampak dari urbanisasi jugasemakin memperparah kondisi kehidupan di kota.Pertambahan penduduk yang tidak berorientasi pada peningkatan kualitas dankuantitas pelayanan transportasi memadai menimbulkan akan menimbulkan masalah.Penduduk lebih memilih memnggunakan kendaraan pribadi dibanding angkutan publik.Sikap penduduk seperti ini akibat minimnya tingkat keamanan dan kenyamananangkutan publik dan angkutan publik masih dinilai tidak efektif dan efisien. Hal inimengakibatkan semakin tingginya jumlah pemilik kendaraan pribadi yang berorientasipada prasarana jalan raya. Tingginya jumlah pemiliki kendaraan pribadi ini didukungoleh kemudahan untuk mendapatkan kendaraan pribadi dengan sistem kredit. Tidak adatindakan dari pemerintah untuk membatasi kepemilikan kendaraan pribadi.Trasnportasi jalan raya merupakan prasarana yang banyak dimanfaatkan olehpemiliki kendaraan pribadi. Apabila kapasitas jalan raya sudah tidak dapat menampungvolume kendaraan, maka akan terjadi permasalahan lalu lintas seperti kemacatan.Kemacatan lalu lintas di Kota Jakarta contohnya. Kemacatan di Jakarta mengakibatkansistem transportasi tidak teratur serta berdampak negatif pada kondisi sikologis pengguna jalan. Penduduk Jakarta memiliki tingkat stres dan ketegangan sangat tinggi dan salahsatu penyebabnya adalah kemacatan lalul lintas.Pemerintah saat ini telah menerapkan sistem transportasi terpadu pada jalur daratyang mampu mengintegrasi multi moda dan aksesbilitas tinggi salah satunya adalahTransJakarta. Penerapan TransJakarta juga memiliki hambtan yaitu tingkat kseadaran

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Amar Doank liked this
Erna Yantie liked this
adji234 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->