Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bar Tho Lin

Bar Tho Lin

Ratings: (0)|Views: 585 |Likes:
Published by Christ Mas

More info:

Published by: Christ Mas on Nov 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2012

pdf

text

original

 
Referat Bartholin
2010
Novi Yanti Sari, S.Ked (071.2005.0062)
1
K
epaniteraan
K
linik Ilmu
K
ebidanan dan
K
andunganRumah Sakit Daan Mogot Fakultas
K
edokteran Universitas Pelita HarapanPeriode 26 Juli 2010  2 Oktober 2010
 
BAB
IPEND
AHULUA
N
Kista Bartholin dan abses Bartholin merupakan masalah umum pada wanita usiareproduksi. Kelenjar Bartholin terletak bilateral di posterior introitus dan bermuara dalamvestibulum pada posisi arah jam 4 dan 8. Kelenjar ini biasanya berukuran sebesar kacangdan tidak teraba kecuali pada keadaan penyakit atau infeksi. Pada masa pubertas, kelenjarini mulai berfungsi, memberikan kelembaban bagi vestibulum.Di Amerika Serikat, incidensnya adalah sekitar 2% dari wanita usia reproduksi akanmengalami pembengkakan pada salah satu atau kedua kelenjar Bartholin. Penyakit yangmenyerang kelenjar Bartholin biasanya terjadi pada wanita antara usia 20 dan 30 tahun.Pembesaran kelenjar Bartholin pada pasien yang berusia lebih dari 40 tahun jarangditemukan, dan perlu dikonsultasikan pada gynecologist untuk dilakukan biopsi.Penyebab dari kelainan kelenjar Bartholin adalah tersumbatnya bagian distal dariduktus kelenjar yang menyebabkan retensi dari sekresi, sehingga terjadi pelebaran duktusdan pembentukan kista. Kista tersebut dapat menjadi terinfeksi, dan selanjutnyaberkembang menjadi abses. Abses Bartholin selain merupakan akibat dari kista terinfeksi,dapat pula disebabkan karena infeksi langsung pada kelenjar Bartholin.Kista bartholin bila berukuran kecil sering tidak menimbulkan gejala. Dan bilabertambah besar maka dapat menimbulkan dispareunia. Pasien dengan abses Bartholinumumnya mengeluhkan nyeri vulva yang akut dan bertambah secara cepat dan progresif.Dalam penanganan kista dan abses bartholin, ada beberapa pengobatan yang dapatdilakukan. Dapat berupa intervensi bedah, dan medikamentosa. Intervensi bedah yangdapat dilakukan antara lain berupa incisi dan drainase, pemasangan Word catheter,marsupialisasi, dan eksisi.
 
Referat Bartholin
2010
Novi Yanti Sari, S.Ked (071.2005.0062)
2
 
K
epaniteraan
K
linik Ilmu
K
ebidanan dan
K
andunganRumah Sakit Daan Mogot Fakultas
K
edokteran Universitas Pelita HarapanPeriode 26 Juli 2010  2 Oktober 2010
 
BAB
IITINJ
AUA
N P
US
T
AKA
 
A.
 
A
N
A
TOMI
Kelenjar Bartholin (greater vestibular glands) merupakan homolog dari kelenjarCowper (kelenjar bulbourethral pada laki-laki)
1
. Pada masa pubertas, kelenjar ini mulaiberfungsi, memberikan kelembaban bagi vestibulum.Kelenjar Bartholin berkembang dari tunas dalam epitel daerah posterior darivestibulum. Kelenjar ini terletak bilateral di dasar labia minora dan mengalirkan hasilsekresinya melalui duktus sepanjang 2  2.5 cm, yang bermuara ke dalam vestibulumpada arah jam 4 dan jam 8.
2,3
(Gambar 1). Kelenjar ini biasanya berukuran sebesarkacang dan ukurannya jarang melebihi 1 cm. Kelenjar ini tidak teraba kecuali padakeadaan penyakit atau infeksi.Gambar 1. Anatomi kelenjar Bartholin.
B.
 
EPIDEMIO
L
OGI
Kista Bartholin merupakan pertumbuhan kistik yang paling sering ditemukanpada vulva.
4,5
Sekitar dua persen wanita pernah terinfeksi kista Bartholin dan abses
 
Referat Bartholin
2010
Novi Yanti Sari, S.Ked (071.2005.0062)
3
 
K
epaniteraan
K
linik Ilmu
K
ebidanan dan
K
andunganRumah Sakit Daan Mogot Fakultas
K
edokteran Universitas Pelita HarapanPeriode 26 Juli 2010  2 Oktober 2010
 
selama hidupnya.
6
Abses hampir tiga kali lebih sering ditemukan daripada kista.Sebuah case control study membuktikan bahwa wanita berkulit hitam dan putih lebihmudah mengalami kista atau abses Bartholin dibandingkan dengan wanita rasHispanik; dan studi ini juga mengemukakan bahwa wanita dengan angka paritas yangtinggi berada pada risiko terendah.
2
 Involusi bertahap dari kelenjar Bartholin dapat terjadi pada saat seorang wanitamencapai usia 30 tahun.
8
Hal ini mungkin menjelaskan sering terjadinya Kista Bartholindan abses kelenjar selama usia reproduksi, khususnya antara 20 hingga 29 tahun.Karena massa vulva pada wanita pascamenopause dapat berupa kanker, biopsiexcisional mungkin diperlukan. Beberapa peneliti mengusulkan bahwa eksisipembedahan tidak diperlukan karena risiko kanker kelenjar Bartholin sangat rendah(0,114 kasus per 100.000 woman-years). Namun, jika diagnosis kanker tertunda,prognosis dapat menjadi buruk.
 
Gambar 2. Pembesaran unilateral pada Abses Bartholin
 C
.
 
ETIOP
A
TO
L
OGI
T
ersumbatnya bagian distal dari duktus Bartholin dapat menyebabkan retensidari sekresi, dengan akibat berupa pelebaran duktus dan pembentukan kista. Kista

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->