Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah

Makalah

Ratings: (0)|Views: 879|Likes:
Published by opankdoank

More info:

Published by: opankdoank on Nov 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/13/2011

pdf

text

original

 
Hak Anak | 1
BAB IIHAK ASASI MANUSIA : HAK ANAK
1.1Pengertian HAM
Hak Asasi Manusia adalah seprearangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaanmanusiasebagai mahluk Tugas Yang Mha Esa dan merupakan anugrah-Nya yang wajib dihormati,dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara hukun, Pemerintahan, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
UUD pasal 1 ayat 1
P
ada hakikatnya Hak Asasi Manusia terdiri atas dua hak dasar yang paling fundamental, ialahhak persamaan dan hak kebebasan. Dari kedua hak dasar inilah lahir hak-hak asasi lainnya atautanpa kedua hak dasar ini, hak asasi manusia lainnya sulit akan ditegakkan.Mengingat begitu pentingnya proses internalisasi pemahaman Hak Asasi Manusia bagi setiaporang yang hidup bersama dengan orang lainnya, maka suatu pendekatan historis mulai daridikenalnya Hak Asasi Manusia sampai dengan perkembangan saat ini perlu diketahui oleh setiaporang untuk lebih menegaskan keberadaan hak asasi dirinya dengan hak asasi orang lain. 
 
Hak Anak | 2
1.2 Perkembangan HAM
y
 
Perkembangan pemikiran HAM dunia bermula dari:
1.
 
Magna Charta
P
ada umumnya para pakar di Eropa berpendapat bahwa lahirnya HAM di kawasanEropa dimulai dengan lahirnya magnaCharta yang antara lain memuat pandanganbahwa raja yang tadinya memiliki kekuasaan absolute (raja yang menciptakan hukum,tetapi ia sendiri tidak terikat dengan hukum yang dibuatnya), menjadi dibatasikekuasaannya dan mulai dapat diminta pertanggung jawabannya dimukahukum(Mansyur Effendi,1994).2.
 
The American declaration
P
erkembangan HAM selanjutnya ditandai dengan munculnya The AmericanDeclaration of Independence yang lahir dari paham Rousseau dan Montesquuieu.Mulailah dipertegas bahwa manusia adalah merdeka sejak di dalam perut ibunya,sehingga tidaklah logis bila sesudah lahir ia harus dibelenggu.3.
 
The French declarationSelanjutnya, pada tahun 1789 lahirlah The French Declaration (Deklarasi
P
erancis),dimana ketentuan tentang hak lebih dirinci lagi sebagaimana dimuat dalam The Rule of Law yang antara lain berbunyi tidak boleh ada penangkapan tanpa alasan yang sah.Dalam kaitan itu berlaku prinsip presumption of innocent, artinya orang-orang yangditangkap, kemudian ditahan dan dituduh, berhak dinyatakantidak bersalah, sampai adakeputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang menyatakan ia bersalah.4.
 
The four freedomAda empat hak kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat, hak kebebasanmemeluk agama dan beribadah sesuai dengan ajaran agama yangdiperlukannya, hakkebebasan dari kemiskinan dalam
P
engertian setiap bangsa berusaha mencapai tingkatkehidupan yang damai dan sejahtera bagi penduduknya, hak kebebasan dari ketakutan,yang meliputi usaha, pengurangan persenjataan, sehingga tidak satupun bangsa beradadalam posisi berkeinginan untuk melakukan serangan terhadap Negara lain ( MansyurEffendi,1994).
 
Hak Anak | 3
y
 
Perkembangan pemikiran HAM di Indonesia:
o
 
P
emikiran HAM periode sebelum kemerdekaan yang paling menonjol pada Indische
P
artij adalah hak untuk mendapatkan kemerdekaan serta mendapatkan perlakukanyang sama hak kemerdekaan.
o
 
Sejak kemerdekaan tahun 1945 sampai sekarang di Indonesia telah berlaku 3 UUDdalam 4 periode, yaitu:1.
 
P
eriode 18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949, berlaku UUD 19452.
 
P
eriode 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950, berlaku konstitusiRepublik Indonesia Serikat3.
 
P
eriode 17 Agustus sampai 5 Juli 1959, berlaku UUD 19504.
 
P
eriode 5 Juli 1959 sampai sekarang, berlaku Kembali UUD 1945
1.3 Hukum yang mengatur tentang HAM
Upaya untuk menjabarkan ketentuan hak asasi manusia telah dilakukan melalui amandementerhadap UUD 1945 dan diundangkannya UU No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, sertameratifikasi beberapa konvensi internasional tentang Hak Asasi Manusia.1.
 
Amandemen kedua atas UUD 1945 berkenaan hak asasi manusia dilakukan denganmenambahkan Bab X A yang terdiri atas 10 pasal, yaitu pasal 28 A sampai dengan 28 J(perubahan pasal 28).2.
 
Dalam UU No. 39 Tahun 1999 tampak jaminan hak-hak asasi manusia lebih terperinci.Tterdiri atas 11 bab dan 106 pasal.3.
 
UU No. 7 Tahun 1984 tentang Ratifikasi Konvensi
P
BB tentang
P
enghapusan Segala BantukDiskriminasi terhadap
P
erempuan.4.
 
Tap. M
P
R No. XVII/M
P
R/1998 tentang Hak Asasi Manusia.5.
 
Keppres No. 36 Tahun 1990 tentang
P
engesahan
onvention on The Right of The
hild.
 6.
 
UU No. 8 Tahun 1998 tentang
P
engesahan Konvensi Menentang
P
enyiksaan dan
P
erlakuanatau
P
enghukuman Lain yang kejam, Tidak Manusiawi, atau Merendahkan MartabatManusia.7.
 
UU. No. 20 Tahun 1999 tentang Ratifikasi Konvensi ILO 138 mengenai Batas Usia Kerja.8.
 
UU No. 1 Tahun 2000 tentang Ratifikasi ILO 182 mengenai
P
elarangan dan Tindakan Segerauntuk
P
enghpusan Bentuk-Bentuk
P
ekerjaan Terburuk untuk Anak.9.
 
UU No. 23 Tahun 2004 tentang
P
enghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->