Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KONSEP DASAR ADMINISTRASI

KONSEP DASAR ADMINISTRASI

Ratings: (0)|Views: 179|Likes:
Published by arief

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: arief on Nov 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2013

pdf

text

original

 
KONSEP DASAR ADMINISTRASIDAN SUPERVISI PENDIDIKAN
PENGERTIAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Administrasi pendidikan adalah proses memanfaatkan sumber daya pendidikanmelalui kerjasama sejumlah orang dengan melaksanakan fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.Administrasi pendidikan adalah semua aspek kegiatan untuk mendayagunakan berbagai sumber (manusia, sarana dan prasarana, serta media pendidikan lainnya) secaraoptimal, relevan, efektif, dan efisien guna menunjang pencapaian tujuan pendidikan.
Soepardi (1988:25)
A. PENGERTIAN SUPERVISI PENDIDIKAN
Supervisi pendidikan adalah pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntunan kearah perbaikan situasi pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu mengajar dan belajar dan belajar pada khususnya.
B. PRINSIP-PRINSIP SUPERVISI PENDIDIKAN
Prinsip-prinsip supervisi pendidikan meliputi:1. Prinsip-prinsip fundamentalPancasila merupakan dasar atau prinsip fundamental bagi setiap supervisor  pendidikan Indonesia. Bahwa seorang supervisor haruslah seorang pancasilais sejati.2. Prinsip-prinsip praktisa. Negatif • Tidak otoriter • Tidak berasas kekuasaan• Tidak lepas dari tujuan pendidikan• Bukan mencari kesalahan• Tidak boleh terlalu cepat mengharapkan hasilb. Positif Konstruktif dan kreatif Sumber secara kolektif bukan supervisor sendiriPropessionalSanggup mengembangkan potensi guruMemperhatikan kesejahteraanguruProgresif Memperhitungkan kesanggupan supervisidSederhana dan informalObyektif dan sanggup mengevaluasi diri sendiri
C. TUJUAN SUPERVISI PENDIDIKAN
 
Supervisi yang baik akan menghasilkan pola kinerja yang baik, jika supervisedilakukan dengan cara dan metode yang benar pula, tentu ini menuntut pengetahuan yang benar pula bagi para supervisi dalam melaksanakan tugasnya.1. Tujuan Umum Supervisi pendidikan
Berdasarkan Tujuan Umum Pendidikan :Membina orang-orang yang disupervisi menjadi manusia “dewasa” yangsanggup berdiri sendiri.
Berdasarkan Tujuan Pendidikan NasionalYaitu membina orang-orang yang disupervisi menjadi manusia-manusia pembangunan yang dewasa dan pancasilais.
Berdasarkan Tujuan Supervisi sendiriAgar tercapai perbaikan situasi pendidikan dan pengajaran pada umumnyadan peningkatan mutu mengajar pada khususnya2. Tujuan Khusus Supervisi PendidikanMeliputi :A. Membantu guru-guru untuk lebih memahami tujuan yang sebenarnya dari pendidikan dan perencanaan sekolah dalam usaha mencapai tujuannya.B.Membantu guru-guru untuk dapat lebih menyadari dan memahamikebutuhan- kebutuhan dan kesulitan-kesulitan murid dan menolong merekauntuk mengatasinya.C.Memperbesar kesanggupan guru-guru untuk memperlengkapi danmempersiapkan murid-muridnya menjadi anggota masyrakat yang efektif.D.Membantu guru-guru mengadakan diagnose secara kritis aktivitas-aktivitasnya, serta kesulitan- kesulitan mengajar dan belajar murid-muridnya, dan menolong mereka merencanakan perbaikan.E.Membantu guru-guru untuk dapat menilai aktivitas-aktivasnya dalam rangkatujuan perkembangan anak didiknya.F.Memperbesar kesadaran guru-guru terhadap tata kerja yang demokratis danguru dapat mempelajari bersama catatan-catatan tentang kemajuan muridguna menilai keefektivan program yang disusun.G.Memperbesar ambisi guru-guru untuk meningkatkan mutu karyanya secaramaksimal dalam bidang profesi (keahlianya).H.Membantu guru-guru untuk dapat lebih memamfaatkan pengalaman- pengalamannya sendiri.I.Membantu untuk lebih mempopulerkan sekolah kepada masyarkat agar  bertambah simpati dan kesedian masyarakat untuk menyokong sekolah.J.Memperkenalkan guru-guru atau karyawan baru kepada situasi sekolah profesinya.K.Melindungi guru-guru dan karyawan terhadap tuntutan-tuntutan yang tak wajar dan kritik-kritik yang tak sehat dari masyarkat.L.Mengembangkan “profesionalisme esprit e corps” guru-guru.
D. FUNGSI SUPERVISI PENDIDIKAN
 
A. PenelitianProses dari penelitian ini meliputi beberapah tahapan1) Perumusan dari pokok masalah yang akan diteliti/diselidiki.2) Pengumpulan data.3) Pengolahan data4) Konklusi hasil penelitianB. PeniliaianMengevaluasi pada aspek-aspek positif dan aspek-aspek negative guna menemukandan mengeembangkan kemajuan yang telah dicapai.C. PerbaikanSupervisi mengetahui keadaan umum dan situasi dalam pendidikan guna mengadakan perbaikan, jika belum baik atau belum memuaskan agar segera diperbaiki.D. PeningkatanPeningkatan disini supervisor meningatkan apa-apa yang sudah baik danmengembangkan lagi agar lebih maju lagi. Serta mengintergrasikan antara pembinaandan supervisi terhadap pembinaan dari orang-orang yang disuvervisi.
E. TEHNIK-TEHNIK SUPERVISI PENDIDIKAN
Untuk mempermudah kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan supervisidiperlukan teknik-teknik supervisi. Para ahli berbeda-beda dalam merumuskan tahapanteknik-teknik supervisi akan tetapi pada dasarnya tetap sama. Secara garis besar teknik supervisi dibedakan menjadi dua bagian, yaitu:1. Teknik Perseorangan dan2. Teknik Kelompok.
1. Teknik perseorangan
Yang dimaksud teknik persorangan ialah supervisi yang dilakukan secara perseorangan, beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain:1.Mengadakan kunjungan kelas (
classroom visitation
), Kepala sekolah datang kekelas untuk mengobservasi bagaimana guru mengajar. Dengan kata lain, untuk melihat apa kekurangan atau kelemahan yang sekirannya perlu diperbaiki.2.Mengadakan kunjungan observasi (
observation visits
), Guru-guru ditugaskanuntuk mengamati seorang guru yang sedang mendemonstrasikan cara-caramengajar suatu mata pelajaran tertentu. Kunjungan observasi dapat dilakukan disekolah sendiri atau dengan mengadakan kunjungan ke sekolah lain.3.Membimbing guru tentang cara-cara mempelajari pribadi siswa atau mengatasi problema yang dialami siswa.4.Membimbing guru dalam hal yang berhubungan dengan pelaksanaan kurikulumsekolah, antara lain: menyusun program semester, membuat program satuan pelajaran, mengorganisasi kegiatan pengelolaan kelas, melaksanakan teknik-teknik evaluasi pembelajaran, menggunakan media dan sumber dalam proses belajar mengajar, dan mengorganisasi kegiatan siswa dalam bidangekstrakurikuler.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Agung Pribadi liked this
Lucyana Ayumi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->