Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
11 Indikator Yang Digunakan Dalam Tolak Ukur Keberhasilan Belajar Siswa Di Sekolah

11 Indikator Yang Digunakan Dalam Tolak Ukur Keberhasilan Belajar Siswa Di Sekolah

Ratings: (0)|Views: 803 |Likes:
Published by VIREKA PM, SE
11 Indikator Yang Digunakan Dalam Tolak Ukur Keberhasilan Belajar Siswa Di Sekolah
11 Indikator Yang Digunakan Dalam Tolak Ukur Keberhasilan Belajar Siswa Di Sekolah

More info:

Published by: VIREKA PM, SE on Nov 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2013

pdf

text

original

 
 
-------------------------------Staff Pengajar Pada SMK Darma Bhakti Pertiwi, Jl. Gamprit No.10, Jatiwaringin, Pd. Gede, Bekasi.
111 INDIKATOR YANG DIGUNAKAN DALAM TOLAK UKURKEBERHASILAN BELAJAR SISWA DI SEKOLAHOleh : Vireka PM, SEAda sebelas indikator/tolok ukur bahwa pembelajaran dapat dikategorikan sudah
Pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan)
 
disebuah sekolah (kelas), yaitu :
1. Metode Pembelajaran :
 
 
Kegiatan belajar siswa menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi(wawancara, pengamatan, bermain peran, penelitian, berlangsung di luar dan didalam kelas) sesuai dengan mata pelajaran. Idealnya lebih dari 3 jenis.
 
Kegiatan belajar siswa menggunakan metode pembelajaran yang sesuai denganspesifikasi bahan ajar.
 
Penggunaan metode dalam kegiatan belajar siswa sesuai dengan RPP.
2. Pengelolaan Kelas :
 
 
Kegiatan belajar siswa variatif (individual, berpasangan , kelompok, klasikal).Idealnya lebih dari 3 jenis.
 
Kelompok belajar siswa beragam (gender, sosial-ekonomi, intelegensi). Idealnyalebih dari 3 variabel.
 
Keanggotaan kelompok belajar berubah-ubah sesuai kebutuhan belajar (sesuaiKD, materi, metode, dan alat bantu belajar).
 
Kegiatan pembelajaran menggunakan tata tempat duduk (meja/kursi) yangmemudahkan siswa berinteraksi dengan guru maupun dengan siswa lainnya.Idealnya lebih dari 3 variasi tata tempat duduk.
 
Tata tertib kelas dibuat (dan disepakati) bersama antara siswa dan guru. Idealnyamurni inisiatif siswa (khusus kelas tinggi).
3. Ketrampilan Bertanya :
 
 
Pertanyaan yang diajukan guru dapat memancing/mendukung siswa dalammembangun konsep/gagasannya secara mandiri.
 
Guru mengajukan pertanyaan selalu memberikan jeda (waktu tunggu) yangmemberikan keleluasaan seluruh siswa untuk berfikir, lalu menunjuk siswa yangharus menjawab tanpa pilih kasih secara acak.
 
Guru juga mendorong siswa untuk bertanya, berpendapat dan/ataumempertanyakan gagasan guru/siswa lain.
 
Siswa menjawab pertanyaan guru dengan lebih dulu mengacungkan tangan tanpasuasana gaduh.
 
Siswa berani bertanya, berpendapat dan/atau mempertanyakan pendapat baik secara lisan/tulisan.
 
 
-------------------------------Staff Pengajar Pada SMK Darma Bhakti Pertiwi, Jl. Gamprit No.10, Jatiwaringin, Pd. Gede, Bekasi.
2
4. Pelayanan Individual :
 
 
Terdapat program kegiatan belajar mandiri siswa yang terencana dandilaksanakan dengan baik.
 
Siswa dapat menyelesaikan tugas /permasalahannya dengan membaca, bertanyaatau melakukan pengamatan dan percobaan.
 
Guru melakukan identifikasi, merancang, melaksanakan, mengevaluasi danmenindaklanjuti Program Pembelajaran Individual (PPI) sebagai respon adanyakebutuhan khusus (hiperaktif, autis, lamban, dsb).
 
Kegiatan pembelajaran melayani perbedaan individual ( tipe belajar, siswa: audio,visual, motorik, audio-visual, audio-visual-motorik) menggunakan multimedia.
 
Siswa melakukan kegiatan membaca dan menulis atas keinginan sendiri dandidokumentasikan.
5. Sumber Belajar dan Alat Bantu Pembelajaran
 
 
Guru menggunakan berbagai sumber belajar (sudut baca, perpustakaan,lingkungan sekitar) yang sesuai dengan kompetensi yang dikembangkan.
 
Guru membuat alat bantu pembelajaran sesuai dengan kompetensi yangdikembangkan sendiri dan /atau bersama siswa/orangtua siswa.
 
Guru trampil/menguasai alat bantu pembelajaranyang tersedia dan sesuai denganmateri yang diajarkan.
 
Lembar kerja mendorong siswa dalam menemukan konsep/gagasan/rumus/cara(tidak hanya mengerjakan perintah) dan dapat menerapkannya dalam kontekskehidupan nyata sehari-hari.
6. Umpan Balik dan Evaluasi
 
 
Guru memberikan umpan balik yang menantang (mendorong siswa untuk berpikirlebih lanjut) sesuai dengan kebutuhan siswa.
 
Guru memberikan umpan balik (lisan/tulisan) secara individual.
 
Guru menggunakan berbagai jenis penilaian (tes dan non tes) danmemanfaatkannya untuk kegiatan tindak lanjut.
 
Setiap proses dan hasil pembelajaran disertai dengan reward /penghargaan danpengakuan secara verbal dan/atau non verbal.
7. Komunikasi dan Interaksi
 
 
Bantuan guru kepada siswa dalam pembelajaran bersifat mendorong untuk berfikir (misalnya dengan mengajukan pertanyaan kembali).
 
Setiap pembelajaran terbebas dari ancaman dan intimidasi (yang ditandai : tidak ada rasa takut, labelling, bulliying, anak menikmati, guru ramah).
 
Setiap proses pembelajaran bebas dari perlakuan kekerasan (emosional, fisik,pelecehan seksual).
 
Perilaku warga kelas (siswa dan guru) sesuai dengan tata tertib yang dibuatbersama dan etika yang berlaku.

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Muhammad Yunuz liked this
Nhataq Alle liked this
Asna Qie Mega liked this
Julia Dhe Rina liked this
Zay Past Age liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->