Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pembuatan sabun

pembuatan sabun

Ratings: (0)|Views: 1,882 |Likes:
Published by nicky_ginting

More info:

Published by: nicky_ginting on Nov 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

pdf

text

original

 
LABORATORIUM UNIT KIMIAUPT. LABORATORIUM DASAR 
 
UNIVERSITAS HALUOLEO
 
KENDARI2000
 
REAKSI PENYABUNAN
 
A.
 
Tujuan Percobaan
 Tujuan dari percobaan kali ini yaitu dapat mengetahui cara pembuatan sabun skalalaboratorium.
B.
 
Landasan Teori
 Lemak atau minyak nabati atau hewani adalah contoh dari gliserol dan lemak jenuhatau minyak dapat dihidrolisa oleh larutan alkali menjadi garam dari asam lemak yang sehari-hari kita kenal sebagai sabun. Reaksi hidrolisa ini disebut penyabunan (safonifikasi) (Anonim,2008).
Ester dapat dibuat dengan cara mereaksikan asam karboksilat dengan alcohol yang dapatdikatalisir oleh asam-asam mineral, misalnya asam sulfat atau asam klorida. Reaksi yang terjadimerupakan suatu keseimbangan. Apabila digunakan asam dan alcoholdalam jumlah yang sama, pada keadaan yang seimbang akan diperoleh 67% ester. Hasil ini ditingkatkan denganmenggunakan pereaksi berlebihan atau dengan mengeluarkan air dari campuran. Lemak atauminyak nabati adalah contoh gliserol dan lemak, yang sehari-hari disebut sebagai sabun. Reaksiyang berlangsung disebut sebagai reaksi penyabunan (Anonim, 2003:30).
Lemak netral tergolong senyawa-senyawa majemuk dan ikatannya menyerupai ester.Asamnya terdiri atas asam-asam monokarboksilat yang tidak bercabang, yaitu asam lemak sedangkan komponen alkoholnya gliserin merupakan suatu alkohol. Banyaknya asamkarboksilat yang diikatkan pada gliserin menghasilkan mono dan trigiserida. Asam-asam itudapat sama maupun berlainan. Lemak yang terdapat di alam umumnya tergolong trigliseridayang asamnya campuran,karena itu mengisolasi triglesirida murni merupakan pekerjaan yangsangat pelik.Melalui hidrolisis senyawa ester dapat diuraikan lagi menjadi komponen-komponen semula.yang paling mudah jika di campur dengan basa(NaOH atau KOH),makaterjadilah garam-garam alkali yang disebut sabun(kurnia Kuswijaya,1993:90).Pembuatan sabun merupakan salah satu proses kimia yang paling tua.Apabila gliseridaakan dihasilkan garam dari asam karboksilat dan gliserol.Sabun digunakan dalam kehidupansehari-hari dan merupakan campuran dari asam-asam lemak yang rantainya panjang.sabundapat dibuat dengan beberapa cara,sebagai contoh dalam pembuatan sabun ditambahkan zat
 
 pewarna dan juga pewangi.Sabun sering juga ditambahkan dengan alkohol agar sabun yangdibuat dapat tampak transparan.Jika busa yang digunakan adalah kalium hidroksida,makasabun yang digunakan disebut sebagai sabun lunak.Bila sabun natrium direaksikan denganasam mineral akan diperoleh campuran dari asam-asam karbiksilat bebas.Dengan cara destilasirefraksi asam-asam karboksilat,maka campuran tersebut dapat dipisahkan yang kemurniannya berkisar 90% (Matsjeh,1996 ; 43).
C
.
 
Alat dan Bahan
 
Alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah :1.
 
Alat :a.
 
Tabung reaksi b.
 
Gelas ukur c.
 
Rak tabungd.
 
Pipet tetese.
 
Labu semprotf.
 
Penangas air g.
 
Kain Penyaringh.
 
Pemanas2.
 
Bahan :a.
 
HCl Encer  b.
 
Minyak c.
 
Etanol 95%d.
 
Larutan NaOH 25%e.
 
Air panasf.
 
 NaCL Jenuhg.
 
Larutan CaCO
3
 
D.
 
Prosedur Kerja
 
Prosedur kerja yang dilakukan pada percobaan kali ini yaitu :Contoh Lemak/Minyak (10 g)
 
-
 
Ditimbang-
 
Ditambahkan 10 mL Etanol 95%-
 
Ditambahkan 10 mL larutan NaOH 25%-
 
Dipanaskan selama 30 menit sambil diaduk -
 
Didiamkan-
 
Ditambahkan larutan NaCl jenuh-
 
Didinginkan-
 
disaringSabun-
 
Ditimbang 1 gram sabun-
 
Dimasukkan kedalam tabung reaksi-
 
Dilarutkan dengan 10 mL air panas-
 
Diaduk sampai homogen-
 
Dibagi dua larutan sabun tersebut ke dalam tabung I dan tabung IITabung ITabung II-
 
Ditambahkan 5 mL HCl encer -
 
dipanaskan-
 
Ditambahkan 5 mL HCl encer -
 
dipanaskanTabung I Berwarna BeningTabung II Berwarna Keruh
E.
 
Hasil Pengamatan
 
Berat Minyak = 10 gramBerat Teori = 10,2816 gramBerat Sabun = 14,5 gramRemenden = Berat Sabun Secara Praktek x 100%Berat Sabun Secara Teori= 14,5 gram x 100%10,2816 gram= 141,02863 %Perlakuan Pengamatan1 g Sabun + 5 mL HCl encer dipanaskan1 g Sabun + 5 mL CaCO
3
dipanaskanBerwarna BeningBerwarna Keruh

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->