Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BiGEs Bilingual Proposal

BiGEs Bilingual Proposal

Ratings: (0)|Views: 80|Likes:
Published by Derael On Time

More info:

Published by: Derael On Time on Nov 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2012

pdf

text

original

 
1.
Latar Belakang Kegiatan
(Event Background)
Siapapun tahu bahwa kita sekarang hidup di era globalisasi yang sangat kentaldengan perkembangan Informasi dan Teknologi. Dan tidak dapat dipungkiri bahwaBahasa Inggris adalah elemen yang tidak terpisahkan dari ini semua.
 Everyone knows that we are leaving in the era of globalization nowadays. It is indicated by the swift development of Information and Technology. And we cannot deny that English is theinseparable element of these all.
Sebagai tindakan penyelarasan terhadap perkembangan Informasi dan Teknologitersebut, banyak sekolah di Indonesia, khususnya Sekolah Menengah Atas, melakukanusaha ekstra seperti membentuk Klub Bahasa Inggris Sekolah, Klub Debat BahasaInggris Sekolah bahkan kursus tambahan Komputer dan Internet. Tidak hanya itu, bahkan beberapa sekolah berlomba-lomba untuk menjadi Sekolah Berstandar Internasional.
Many schools in Indonesia, especially Senior/ Vocational High School, are having extraefforts to stand on this condition. Those efforts are such as forming a School English Club,Students Debating Club, giving computer and internet course to the students. But it doesn’t stopthere, some schools are also doing improvement in every single element of the school as anattempt to be considered as an International Standardized School.
Di sisi lain, Perguruan Tinggi, seperti UNIMED (Universitas Negeri Medan) jugamenyiapkan calon-calon guru yang memiliki kapasitas dan kredibilitas yang mampumendidik anak-anak sekolah sesuai dengan tuntutan era ini. Sebelum pelulusan,mahasiswa/i calon guru harus melaksanakan PPLT di sekolah di berbagai daerah. Selamamengikuti PPLT inilah, panitia yang notabene adalah mahasiswa/i UNIMED calon guruBahasa Inggris yang berada di Kota Binjai menemukan bahwa adanya potensikemampuan Bahasa Inggris siswa/i yang harus dikembangkan. Hal ini dikarenakan olehmasih banyak dari mereka yang pesimis/ tidak percaya diri dengan kemampuan sendiridan beberapa yang sama sekali tidak suka atau kurang suka dengan Bahasa Inggris.
On the other hand, Tertiary Educational Institutions, e.g. UNIMED (State University of Medan), are also preparing the teacher candidates to make them having a capacity and credibility on educating the students based on the era need. Before the graduation, those teacher 
 
candidates have to do a teaching training at some schools in some regencies and cities. Whiledoing this teaching training, committee who are the English Teacher Candidates from UNIMEDin Binjai, find that there is an English Potency owned by the students which need to bedeveloped. Moreover, most of they are still pessimistic/ less self confidence with their own ability. Even some of them dislike even hate English.
2.
Dasar Berpikir Pelaksanaan Kegiatan
(Basic Thought of Event)
Dengan mengangkat dasar pemikiran dari Bigman Sirait yang ditulisnya di sebuahartikel berjudul “Kompetisi untuk Solusi” di majalah Inspirasi yang berbunyi: “Dengan berkompetisi, kita terus punya semangat yang tinggi”, panitia optimis bahwa inilah yangsiswa/i ini butuhkan untuk memperoleh motivasi dan illuminasi, yaitu kegiatan berupakompetisi. Hal ini sangat natural dan memiliki dasar logika yang sederhana, yaknidisetiap kompetisi setiap orang ingin menampilkan yang terbaik. Disini pula masing-masing dapat saling membandingkan yang diikuti oleh sebuah refleksi dan berakhir dengan sebuah tindakan perbaikan dan aktualisasi diri, yang mana dalam hal ini adalahkemampuan Bahasa Inggris mereka.
 By bringing up the basic thought of Bigman Sirait that he wrote in an article entitled “Competition for Solution”. It says: ”By competing, we will always have courage.” Committee isoptimistic that this is what these students need to gain a motivation and illumination for themselves, which is so simple, that: in every competition, every participant wants to perform thebest. And everyone will compare one another, then it will let them to have a reflection which ishopefully will be ended by a sustainable improving action and self actualization on their Englishability.
3.
Nama Kegiatan
(Event Name)
BiGEs
yang merupakan singkatan dari “
 Binjai Grand English Championship
adalah nama dari kegiatan ini. Kata
“Grand”
diadaptasi oleh panitia karena kegiatan inidirancang sedemikian rupa dengan banyak kategori pertandingan yang mampu
 
mengakomodasi setiap minat dan talenta siswa/i yang erat hubungannya dengan BahasaInggris.
 BiGEs
is the name of this event, which is standing for
 Binjai Grand EnglishChampionship
”. The word “Grand” is adapted by the committee with a consideration of making and arranging this event with some competition categories which are able to accommodate all the students’ interest and talent related to English.
4.
Tema Kegiatan
(Event Theme)
Tema dari kegiatan ini adalah “
 English is easy. English is fun. We love English
.”Alasan pemilihan tema ini adalah bahwa tidak lagi menjadi rahasia bagi masyrakat jikaBahasa Inggris bak monster bagi kebanyakan siswa/i. Mereka takut dan tidak tenang saatakan memulai pelajaran Bahasa Inggris. Mereka berpikir bahwa pelajaran ini sulit,membosankan dan mereka tidak suka bahkan benci peljaran ini. Oleh karena itu, panitiayang notabene adalah calon-calon guru Bahasa Inggris masa depan, mencari tema yangtepat untuk kegiatan ini. Tema ini sendiri diangkat dari sebuah permainan Bahasa Inggris bernama “
Magic Words
”, kata-kata sihir, yang mana dengan harapan yang sangat besar lewat kegiatan ini siswa/i akan terpola bahwa sesungguhnya Bahasa Inggris itu mudahdan menyenangkan dan pada akhirnya mereka akan mencintai Bahasa Inggris.
The theme of this event is:
”English is easy. English is fun. We love English.” 
Thereason of choosing this theme is that it is no more a secret among the society in Indonesia that  English is like a monster for the students. They are feeling afraid and uncomfortable at the timeto start the English lesson class. They thought that this is a hand lesson, boring and they dislikeeven hate this one. For that fact, committee who are teacher candidates of the future, werelooking for a suitable theme for this event. This theme was taken from an English Game named magic words. The committee hope through this event the students’ set will be formed with athought that actually English is easy and fun then finally they will love English.
5.
Tujuan Kegiatan
(Event Purpose)
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah:

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->