ada sistem pengendalian dan pencegahan, dan ada sistem untuk peningkatan secara berkelanjutan. Penerapan SMM ISO 9001:2000 dalam pendidikan diharapkan mampu menjamindan memastikan mutu tamatan pendidikan sehingga bisa hidup mandiri, diserap di dunia usahadan dunia industri serta mampu bersaing di dunia global yang berarti menggambarkan pencapaian Standar Nasional Pendidikan.Pembahasan dalam makalah ini difokuskan pada penjaminan mutu pendidikan melalui ISO9001:2000 pada satuan pendidikan dasar dan menengah dengan mengaktifkan peranan pengawas, KKG, MGMP, dinas pendidikan, dan LPMP, serta PPPG untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan.
II. ISO 9001:2000
Sistem manajemen mutu ISO 9001: 2000 merupakan sistem manajemen dengan pendekatankepada kepuasan pelanggan. Pelanggan pada sistem manajemen mutu adalah pelanggan internal, pelanggan eksternal, pihak yang berkepentingan (
interested parties
). Untuk dapat menerapkan pemenuhan kepuasan pelanggan ada
Delapan Prinsip Dasar Manajemen Mutu
yaitu [1]
Customer Focus
(
Perhatian pada pelanggan
) [2]
Leadership
(
Kepemimpinan
) [3]
Involvement of people
(
Pelibatan orang
) [4]
Process approach
(
Pendekatan Proses
) [5]
Sistem approach to management
(
Pendekatan sistem pada manajemen
) [6]
Continualimprovement
( Perbaikan berkelanjutan
) [7]
Factual approach to decision making
( Pengambilan keputusan
berdasar-Fakta)
[8]
Mutually beneficial supplier relationships
(
Hubungan pemasok yang saling menguntungkan
). Implementasi dari delapan prinsip inidiwujudkan dalam persyaratan-persyaratan SMM ISO 9001:2000 dalam bentuk klausul/pasal- pasal.Kerangka konsep sistem manajemen mutu berdasarkan pendekatan proses dalam penerapan pasal-pasal ISO 9001:2000 adalah sebagai berikut:
Perbaikan Berlanjut Sistem Manajemen Mutu
Pelanggan (dan pihak berkepentingan lain)
Persyaratan
Pelanggan (dan pihak berkepentingan lain)
Kepuasan
Tanggung JawabmanajemenManajemenSumber DayaPengukuran, Analisis dan perbaikanRealisasiProduk Produk