Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian Pengelolaan Kelas

Pengertian Pengelolaan Kelas

Ratings: (0)|Views: 2,259 |Likes:
Published by Mohamad Dwi Fidiqsa

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Mohamad Dwi Fidiqsa on Dec 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2013

pdf

text

original

 
NAMA : M Dwi Fidiqsa MATKUL : PENGELOLAAN KELASNIM : D31208034 DOSEN : Dr H Muhibbin Z , M.Ag
Pengertian Pengelolaan Kelas
:Pengelolaan kelas terdiri dari dua kata, yaitu pengelolaan dan kelas. Pengelolaan itusendiri akar katanya adalah “kelola”, ditambah awalan “pe” dan akhiran “an”. Istilah lain dari pengelolaan adalah “manajemen”. Manajemen adalah kata yang aslinya dari bahasa Inggris,yaitu management yang berarti ketatalaksanaan, tata pimpinan, pengelolaan.(Djamarah2006:175)“Pengelolaan adalah proses yang memberikan pengawasan pada semua hal yangterlibat dalam pelaksanaan kebijakan dan pencapaian tujuan”Dekdibud (dalam Rachman1997:11). Pengelolaan dalam pengertian umum menurut Arikunto (dalam Djamarah2006:175) adalah pengadministrasian pengaturan atau penataan suatu kegiatan.Menurut Hamalik (dalam Djamarah 2006:175) ”kelas adalah suatu kelompok orangyang melakukan kegiatan belajar bersama yang mendapat pengajaran dari guru” sedangkanmenurut Ahmad (1995:1) “kelas ialah ruangan belajar dan atau rombongan belajar”Hadari Nawawi memandang kelas dari dua sudut, yaitu:1.Kelas dalam arti sempit yakni, ruangan yang dibatasi oleh empat dinding, tempatsejumlah siswa berkumpul untuk mengikuti proses belajar mengajar. Kelas dalam pengertian tradisional ini mengandung sifat statis karena sekadar menunjuk  pengelompokan siswa menurut tingkat perkembangan yang antara lain didasarkan pada batas umur kronologis masing-masing.2.Kelas dalam arti luas adalah suatu masyarakat kecil yang merupakan merupakan bagian dari masyarakat sekolah yang sebagai suatu kesatuan diorganisasi menjadi unitkerja yang secara dinamis menyelenggarakan kegiatan-kegiatan belajar mengajar yang kreatif untuk mencapai suatu tujuan (Djamarah2006:176)Ahmad (1995:1) menyatakan “Pengelolaan kelas adalah segala usaha yang diarahkanuntuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapatmemotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai kemampuan.” Pengelolaan kelasmerupakan usaha sadar, untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis.Usaha sadar itu mengarah pada persiapan bahan belajar, penyiapan sarana dan alat peraga, pengaturan ruang belajar, mewujudkan situasi/kondisi proses belajar mengajar dan
1
 
NAMA : M Dwi Fidiqsa MATKUL : PENGELOLAAN KELASNIM : D31208034 DOSEN : Dr H Muhibbin Z , M.Ag
 pengaturan, waktu, sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan tujuankurikuler dapat tercapai.Sedangkan menurut Made Pidarta (dalam Djamarah, 2005:172) “Pengelolaan kelasadalah proses seleksi dan penggunaan alat-alat yang tepat terhadap problem dan situasikelas.” Guru bertugas menciptakan, memperbaiki, dan memelihara sistem atau organisasikelas. Sehingga anak didik dapat memanfaatkan kemampuannya, bakat, dan energinya padatugas-tugas individual. Sudirman (dalam Djamarah 2006:172)” Pengelolaan kelas merupakanupaya dalam mendayagunakan potensi kelas.”kelas mempunyai peranan dan fungsi tertentudalam menunjang keberhasilan proses interaksiedukatif, agar memberikan dorongan danrangsangan terhadap anak didik untuk belajar, kelas harus dikelola sebaik-baiknya oleh guru.“Pengelolaan kelas merupakan ketrampilan guru untuk menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan mengendalikannya jika terjadi gangguan dalam pembelajaran.” (Mulyasa 2006:91). Sedangkan menurut Sudirman (dalam Djamarah2006:177) ”Pengelolaan kelas adalah upaya mendayagunakan potensi kelas.” Ditambahkanlagi oleh Nawawi (dalam Djamarah 2006:177) ”Manajemen atau pengelolaan kelas dapatdiartikan sebagai kemampuan guru dalam mendayagunakan potensi kelas berupa pemberiankesempatan yang seluas-luasnya pada setiap personal untuk melakukan kegitan-kegiatanyang kreatif dan terarah .” Arikunto (dalam Djamarah 2006:177) juga berpendapat “ bahwa penelolaan kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan belajar mengajar atau yang membantu dengan maksud agardicapai kondisi optimal sehingga dapatterlaksana kegiatan belajar yang seperti diharapkan.” Pengelolaan dapat dilihat dari dua segi,yaitu pengelolaan yang menyangkut siswa dan pengelolaan fisik (ruangan, perabot, alat pelajaran).Berdasar pendapat para ahli diatas maka dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelasmerupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematisyang mengarah pada penyiapan sarana dan alat peraga, pengaturan ruang belajar,mewujudkan situasi atau kondisi proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan tujuankurikuler dapat tercapai.
Latar Belakang
:Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan hal yang penting bagi suatu negarauntuk menjadi negara maju, kuat, makmur dan sejahtera. Upaya peningkatan kualitas sumber 
2
 
NAMA : M Dwi Fidiqsa MATKUL : PENGELOLAAN KELASNIM : D31208034 DOSEN : Dr H Muhibbin Z , M.Ag
daya manusia tidak bisa terpisah dengan masalah pendidikan bangsa. Menurut Mulyasa(2006:3) ”Setidaknya terdapat tiga syarat utama yang harus diperhatikan dalam pembangunan pendidikan agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia(SDM) yakni: (1) sarana gedung, (2) buku yang berkualitas, (3) guru dan tenagakependidikan yang yang professional.Guru memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran disekolah. Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untumewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Di dalam kelas guru malaksanakan duakegiatan pokok yaitu kegiatan mengajar dan kegiatan mengelola kelas. Kegiatan mengajar  pada hakikatnya adalah proses mengatur, mengorganisasi lingkungan yang ada di sekitar siswa. Semua komponen pengajaran yang meliputi tujuan, bahan pelajaran, kegiatan belajar-mengajar, metode, alat dan sumber, serta evaluasi diperankan secara optimal guna mencapaitujuan pengajaran yang telah ditetapkan sebelum pengajaran dilaksanakan.Pengelolaan kelas tidak hanya berupa pengaturan kelas, fasilitas fisik dan rutinitas.Kegiatan pengelolaan kelas dimaksudkan untuk menciptakan dan mempertahankan suasanadan kondisi kelas. Sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif danefisien. Misalnya memberi penguatan, mengembangkan hubungan guru dengan siswa danmembuat aturan kelompok yang produktif.Di kelaslah segala aspek pendidikan pengajaran bertemu dan berproses. Guru dengansegala kemampuannya, siswa dengan segala latar belakang dan sifat-sifat individualnya.Kurikulum dengan segala komponennya, dan materi serta sumber pelajaran dengan segala pokok bahasanya bertemu dan berpadu dan berinteraksi di kelas. Bahkan hasil dari pendidikan dan pengajaran sangat ditentukan oleh apa yang terjadi di kelas. Oleh sebab itusudah selayaknyalah kelas dikelola dengan bagi, professional, dan harus terus-menerus.Djamaroh (2006:173) menyebutkan Masalah yang dihadapi guru, baik pemulamaupun yang sudah berpengalaman adalah pengelolaan kelas. Aspek yang seringdidiskusikan oleh penulis professional dan pengajar adalah juga pengelolaan kelas”.Mengingat tugas utama dan paling sulit bagi pengajar adalah pengelolaan kelas, sedangkantidak ada satu pendekatan yang dikatakan paling baik. Sebagian besar guru kurang mampumembedakan masalah pengajaran dan masalah pengelolaan. Masalah pengajaran harus diatasidengan cara pengajaran dan masalah pengelolaan harus diatasi dengan cara pengelolaan.
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->