Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BK-Pendidikan Seks

BK-Pendidikan Seks

Ratings: (0)|Views: 161 |Likes:
Published by Asep Bunyamin

More info:

Published by: Asep Bunyamin on Dec 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang Masalah
Pendidikan seks dan perkembangan kedewasaan remaja pada saat pubertas sangat bervariasi, pada saat pubertas ada yang cepat dalammenemukan kedewasaan dalam dirinya dan adapula yang lambatmendapatkan kedewasaan dalam dirinya. Adapun ciri-ciri remaja pasa masa pubertas di antaranya:
Mudah terpengaruh oleh lingkungan.
Memiliki sikap ambisius.
Makin berani melakukan hal-hal yang dipandang tabu dandosa.
Senang kepada bentuk fisik dan kecantikan.
Ada perasaan pada lawan jenis.Adapun usia pada masa pubertas antara usia 13 15 ½ tahun,sementara bagi laki-laki 14 16 tahun. Remaja perempuan mengalamikrisis ketika berusia 15 ¼ - 16 ½ tahun, sementara ermaja laki-lakimengalami hal yang sama pada usia 16 – 17 tahun (Muhammad Muhyidin,1999:27-28).Latar belakang dibuatnya makalah ini guna memberikan pemahaman tentang kedewasaan di mana masa puber banyak sikap1
 
ketakutan seperti takut memikul tanggung jawab, takut pada perubahanfisik.Adapula yang harus diperhatikan dalam pendidikan seks, kita harusmembekali diri kita dengan akhlak yang baik agar kita hidup dicintai olehsemua manusia, dan tidak terjerumus kepada hal yang tidak diinginkan, diantaranya kita harus hati-hati dengan faktor media. Perlu disadari bahwa penyebabnya adalah mereka salah memilih media. Media-media itu bukansaja merangsang aktivitas seks di luar nikah namun memberikan pembenaran bahwa “berzina tidak salah dan lazim dilakukan remaja, malahundang-undangnya belum ada.” Malah dalam media-media itu memuatlaporan utama masalah seks di luar nikah, mungkin maksudnya inginmenyajikan pendidikan seks terhadap generasi muda, akan tetapi justrumembangun citra bahwa aktivitas seks di luar nikah itu sah-sah saja, asal pelakunya suka sama suka (Mujahid, 2004).Itulah sebuah gambaran deskripsi betapa rusaknya moral-moralremja kita karena kurangnya pengawasan dan pendidikan dari keluargayang tidak memberikan sebuah benteng pembatas agama sejak dini,sehingga mereka memilih jalan yang sesuai dengan hati nurani mereka yangcondong pada hawa nafsunya.Berdasarkan pandangan tersebut, faktor yang menjadi penyelewengan seks di kalangan remaja adalah banyaknya media masayang merangsang aktivitas seksual. Dasar pengetahuan dan pendidikan2
 
mereka lemah, juga orang tua yang kurang mengawasi dan mendidik anak-anaknya sehingga berani melakukan hal-hal yang tidak terpuji.
1.2Pembatasan Masalah
Dalam karya ilmiah ini penulis membahas permasalahan pengembangan sifat seseorang setelah menginjak masa pubertas di mana penulis hanya akan membahas masalah “Pendidikan Seks danPengembangan Remaja” dimana pembahasan ini sangat penting sekalidilihat dari segi kondisi sekarang. Adapun judul yang akan penulis ambildari tema tersebut adalah “Pendidikan Seks dan Pengembangan Remaja pada Saat Pubertas”. 
1.3Perumusan Masalah
Adapun perumusan masalah yang diajukan dalam makalah iniadalah:1.Bagaimanakah keberadaan remaja pada masa pubertas?2.Bagaimanakah agar remaja memahami betul masalah pubertassehingga mampu melewati masa pubertas dengan baik?3.Bagaimanakah pendidikan seks di kalangan remaja sehinggakeadaan remaja menjadi lebih baik?
1.4Tujuan dan Kegunaan Penelitian
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->