Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB 19 Konflik dan Perceraian

BAB 19 Konflik dan Perceraian

Ratings:

4.29

(7)
|Views: 3,490 |Likes:
Published by Danang Sulistyo

More info:

Published by: Danang Sulistyo on Aug 04, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

 
Kado Pernikahan320
 
Bab 19
 
KK
oonn f  f llii  D DaannPPeecceeaaiiaann 
sama sekali tak ada yang berharap pernikahan yang suci harustergores oleh konflik-konflik, apalagi sampai menyebabkanpertengkaran yang menakutkan. Sama sekali tak ada yangmenginginkan pernikahan yang kukuh hancur berantakan sehingga anak-anak tak lagi dapat bersama bapaknya karena perceraian. Sama sekali tak ada yangmendambakan pernikahan yang suci harus berwarna kelam karena tak adatempat lagi untuk bersatu.Tetapi angin tak selalu bertiup ke arah yang kita inginkan. Laut yangtenang kadang juga berombak keras, sehingga kapal harus terhempas danperahu bisa terbalik. Kalau bukan pelaut yang tangguh, perahu terbalik tak bisasampai ke tempatnya berlabuh.Kehidupan perkawinan kadang harus menghadapi benturan keras.Terkadang benturan keras itu bernama keadaan, contohnya kesulitan ekonomiyang menghimpit. Terkadang benturan keras itu bernama tekanan sosial,misalnya keinginan saudara-saudara dekat atau jauh untuk menentukan warnaperkawinan kita sesuai dengan apa yang mereka anggap nbaik --dan bukanmenurut syara’. Terkadang benturan keras itu bernama fitnah yang bermacam-macam sumbernya: prasangka yang diperturutkan, keadaan sulit tak tereleakkan seperti kejadian yang pernah menimpa Ummul Mukmininm‘Aisyah
radhiyallahu ‘anha
dalam peristiwa
haditsul ‘ifk,
atau malahbersumber dari kesukaan kita membuka keburukan saudara sendiri
.
S
 
Kado Pernikahan321
Adakalanya, benturan keras itu juga berasal dari tuntutan-tuntutan kitakepada teman hidup kita. Ini misalnya dalam kasus tuntutan istri-istri Nabiagar Nabi
shallallahu ‘alaihi wassalaam
memberi tambahan uang belanja.Mereka akhirnya diberi pilihan ; kehidupan akhirat yang kekal ataukahperceraian.Ringkasnya, sangat banyak hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinyabenturan keras dalam rumah tangga. Sebagian dari sebab-sebab itu memangtidak sepatutnya terjadi. Sebagian lagi, hanya Allah Yang Maha Tahu kebaikandibalik segala ketetapan-Nya. Kita hanya mencoba memahami sebataskesanggupan kita. Mudah-mudahan kita bukan termasuk orang-orang yangmudah menjatuhkan penilaian atas hukum Allah, sedang ilmu kita sama sekalibelum lengkap.Tulisan di bab ini ingin mengajak Anda untuk melihat bagian yang seringkelihatan gelap dengan cara yang lebih adil. Mudah-mudahan saya dapatmemenuhi keinginan saya itu. Mudah-mudahan tulisan ini tidak jatuh ke dalampenilaian yang gegabah.Sebelum menginjak lebih jauh, saya ingin menunjukkan sebuah ilustrasikepada Anda tentang masalah konflik dan perceraian dengan peristiwa antara‘Abdurrahman bin Abu Bakar Ash-Shiddiq dengan Atikah, istrinya. Keduanyasaling mencintai, sama-sama memiliki kekuatan agama dan sama-samamencintai Allah dan Rasul-Nya. Tetapi mereka bercerai ketika Abu BakarAsh-Shiddiq mengkhawatiri iman mereka jangan-jangan karena kecintaanmereka pada pasangannya, dapat menyebabkan mereka lalai dalam menetapiagama Allah. Kelak mereka rujuk kembali dan menjadi pasangan suami istriyang sangat bahagiasampai ‘Abdurrahman (
dalam riwayat lain ‘Abdullah
)syahid dalam sebuah peperangan.Apa arti ilustrasi peristiwa perceraian ‘Abdurrahman r.a. dengan Atikahr.a.? Banyak hal yang dapat menghantarkan seseorang kepada perceraian,sehingga kita tidak bisa memberi penilaian yang sama atas semua perceraian.Ini juga berarti, kita tidak bisa memberi penilaian terhadap kedua pihak secarasama rata.Persoalan ini sangat penting untuk saya kemukakan karena daripemahaman tentang masalah ini, kita akan menentukan sikap kita. Perasaan,pandangan dan persepsi kita tentang orang lain dipengaruhi oleh pemahamankita tentang masalah yang menyangkut orang tersebut.Ada tiga kategori masalah --menurut saya--yang dapat membawa rumahtangga kepada konflik, terpendam maupun terbuka. Masing-masing masalahdapat membawa pada keretakan rumah tangga, perceraian atau bahkankehancuran yang lebih parah dari semua itu.Secara sederhana, mari kita lihat masing-masing kategori masalahtersebut :
 
Kado Pernikahan322
Perbedaan dalam Perkara yang Wadag
 
Suami istri yang secara psikis belum matang, mudah terpengaruh olehperbedaan-perbedaan yang sangat wadag (
sangat-sangat permukaan
). Merekacepat sekali mereaksi karena perbedaan selera makanan, perbedaan caramenghidangkan ataupun perbedaan perilaku ketika makan. Mereka bisamengalami konflik --terbuka maupun tertutup-- hanya gara-gara persoalansemacam ini.Sebelum berbicara lebih jauh, rasanya lebih baik kita lihat sekilas apayang dimaksud konflik tertutup dan konflik terbuka. Konflik tertutup artinya,suami istri merasakan kekecewaan yang mendalam atau kemarahan yangberkelanjutan dalam rentang waktu yang cukup lama, tetapi tidak dinyatakansecara terbuka. Mereka tidak mendialogkan, juga tidak mengungkapkannyadalam bentuk kemarahan. Hanya, mereka “bertengkar” dalam hati.Konflik terbuka berarti, masing-masing melontarkan kekecewaannyaatau kemarahannya secara frontal kepada pasangannya dan masing-masingtidak bisa saling menerima. Ini menyebabkan mereka melakukan pertengkaran.Dan setiap pertengkaran yang tidak diikuti islah dapat menyebabkan merekamerasakan kekecewaan dan kemarahan yang semakin kuat.Perbedaan wadag yang menjadi penyebab konflik ini, bisa jadi berupasoal selera bentuk rumah atau bahkan sekedar warnanya saja. Bisa jadi konflik muncul karena perbedaan cara menyajikan makanan atau perbedaan rangkaianmakanan yang disajikan ketika acara makan malam. Bahkan bisa jadi konflik terbuka bersumber dari perbedaan kesukaan terhadap warna pakaian istri.Kadang perbedaan yang remeh temeh itu bisa menyebabkan konflik terbuka. Tetapi, sejarah keruntuhan rumah tangga ternyata masih sajamenyimpan catatan bahwa perbedaan-perbedaan yang sungguh-sungguhwadag sanggup untuk menghancurkan bangunan rumah tangga. Ironisnya,yang membuat warna rumah tangga menjadi kelam kadang bukan suami danistri, tetapi saudara-saudara dari suami atau istri. Keadaan ini kadang munculdan menjadi masalahyang meluas karna mereka tidak berkesempatan untuk belajar berumah tangga secara alamiah dan wajar, misalnya karena merekabelum hidup di rumah sendiri. Lebih jauh tentang masalah ini bisa Anda bacapada bab
Tinggal Dimana Setelah Menikah
.Kesulitan menemukan tempat tinggal sendiri bisa disebabkan olehbanyak hal. Bisa karena “ketidaklayakan” tempat tinggal baru yang akanditempati, baik menurut suami dan istri maupun oleh orang-orang berpengaruhdalam keluarga. Bisa juga karena ketidakmampuan memperoleh biayapengadaan tempat tinggal sendiri.Yang menyebabkan orang peka terhadap persoalan-persoalan yangsangat wadag (
 permukaan, hal-hal yang tidak prinsipil
) dan merasa sangatkesal dengan perbedaan itu, bisa bermacam-macam. Orientasi dangkal dan

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
dian_hafida liked this
Cahya Hardik liked this
kafinet888 liked this
adawiyah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->