Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
49Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tegangan Permukaan

Tegangan Permukaan

Ratings: (0)|Views: 2,654 |Likes:
Published by Oggix
farmasi
farmasi

More info:

Published by: Oggix on Dec 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2013

pdf

text

original

 
TEGANGAN PERMUKAANI.Tujuan
Setelah melakukan percobaan ini mahasiswa diharapkan mampu untuk :1.Menerangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tegangan permukaan suatu zat cair.2.Menggunakan alat-alat penentuan tegangan permukaan suatu zat cair.3.Menentukan tegangan permukaan zat cair.4.Menentukan tegangan antar permukaan dua zat cair yang tidak bercampur.
II.Dasar Teori
Bila dua fase dicampurkan maka batas antara fase – fase tersebut dinamakan antar  permukaan. Batas antara zat cair atau zat padat dengan udara lazimnya disebut permukaan. Sedangkan batas antara zat cair dengan zat cair lain yang tidak bercampur atau antara zat padat dengan zat cair disebut antar permukaan (Astuti dkk., 2008).Bila fase - fase berada bersama - sama, batas antara keduanya disebut suatuantarmuka. Beberapa jenis antarmuka dapat terjadi, bergantung pada apakah kedua faseyang berdekatan adalah dalam keadaan padat, cair, atau gas. Secara umum, antarmukadapat dapat dibagi dalam dua kelompok, yakni antarmuka cairan dan antarmuka padatan.Antarmuka cair membicarakan tentang penggabungan dari suatu fase air dengan suatufase gas atau fase cair lain. Bagian antarmuka padat membicarakan tentang sistem yangmengandung antarmuka padat/gas dan antarmuka padat/cair (Astuti dkk., 2008).Istilah permukaan biasanya dipakai bila membicarakan suatu antarmuka gas/padatatau suatu antar muka gas/cair. Setiap permukaan adalah suatu antarmuka. Jadi, suatu permukaan meja membentuk suatu antarmuka gas/padat dengan udara di atasnya, dan permukaan dari suatu tetes air membentuk suatu antarmuka gas/cair. Setiap partikel darizat, apakah itu sel, bakteri, koloid, granul, atau manusia, mempunyai suatu antarmuka pada batas sekelilingnya (Astuti dkk., 2008).Di dalam zat cair, satu molekul dikelilingi oleh molekul-molekul lainnya yangsejenis dari segala arah sehingga gaya tarik menarik sesama molekulnya (gaya kohesi),sama besar. Pada permukaan zat cair terjadi gaya tarik menarik antara molekul cairandengan molekul udara (adhesi). Gaya adhesi lebih kecil bila dibandingkan dengan gayakohesi sehingga molekul di permukaan zat cair cenderung tertarik ke arah dalam. Tetapihal ini tidak terjadi karena adanya gaya yang bekerja sejajar dengan permukaan zat cair yang mengimbangi besarnya gaya kohesi antar molekul di dalam zat cair terhadapmolekul sejenisnya di permukaan. Akibatnya, molekul tersebut tetap berada di
 
 permukaan. Gaya ini disebut tegangan permukaan. Atau dengan kata lain tergangan permukaan adalah gaya per satuan panjang yang harus diberikan sejajar pada permukaanuntuk mengimbangi tarikan dalam.Sedangkan tegangan antar permukaan adalah tegangan pada antar permukaan dua cairan yang tidak bercampur atau antara permukaan zat padatdengan cairan. Tegangan antar permukaan selalu lebih kecil daripada tegangan permukaan karena gaya adhesi antara dua zat cair yang tidak bercampur selalu lebih besar daripada gaya adhesi antara zat cair dengan udara. Bila dua zat cair dapat bercampur dengan sempurna, maka tegangan antar permukaan tidak eksis. Tegangan permukaan dinyatakan sebagai gaya per satuan panjang yang diperlukan untumemperluas permukaan suatu zat. Simbol yang digunakan untuk tegangan permukaanadalah γ dan satuannya adalah dyne cm
-1
(Astuti dkk., 2007).Tegangan permukaan juga dapat digambarkan dengan suatu kerangka kawat tigasisi dimana suatu batang yang dapat bergerak diletakkan. Suatu film (lapisan tipis) sabundibentuk di daerah ABCD dan dapat direntangkan dengan menggunakan gaya f (sepertisuatu massa yang menggantung) pada batang yang dapat bergerak dengan panjang L,yang bekerja melawan tegangan permukaan dari film sabun tersebut. Bila massadiangkat, film akan mengkerut karena tegangan permukaannya. Tegangan permukaan (γ)dari larutan yang membentuk film tersebut merupakan suatu fungsi dari gaya yang harusdipakai untuk memecah film dari fungsi dari panjang batang yang dapat bergerak yang berhubungan dengan film tersebut. Karena film sabun tersebut mempunyai duaantarmuka gas (satu di atas dan satu di bawah bidang kertas), panjang total bidang yang berhubungan sama dengan dua kali panjang batang tersebut. Jadi didapatkan suatu rumus:Dimana :
fb = gaya yang dibutuhkan untuk memecah film
L = panjang dari batang yang dapat bergerak (Astuti dkk., 2008).Dari beberapa metode (cara) yang ada untuk mendapatkan tegangan permukaandan tegangan antarmuka, hanya metode kenaikan kapiler, dan
 Du Nouy ring 
yang akandiuraikan. Keterangan yang terperinci untuk metode-metode lain, seperti berat tetesan,tekanan gelembung, tetesan sessile, dan lempeng Wilhelmy, lihat risalah dari Harkins danAlexander, Drost - Hansen, dan Hiemenz. Tetapi, perlu dicatat bahwa pemilihan suatumetode tertentu sering bergantung pada apakah tegangan permukaan atau teganganantarmuka yang akan ditentukan, ketepatan dan kemudahan yang diinginkan, ukuransampel yang tersedia, dan apakah efek waktu pada tegangan permukaan akan diteliti atau
 
tidak. Dalam kenyataan, tidak ada satu pun metode yang terbaik untuk semua sistem(Martin dkk., 1990).1.Metode Kenaikan Kapiler Bila suatu tabung kapiler diletakan dalam cairan di sebuah beaker (gelas piala), biasanya cairan itu naik ke pipa sampai ketinggian tertentu. Hal ini disebabkan bilamana kekuatan adhesi antara molekul-molekul cairan dan dinding kapiler lebih besar daripada kohesi antara molekul-molekul cairan, sehingga cairn itu membasahidinding kapiler, menyebar dan meninggi dalam pipa. Dengan mengukur kenaikan inidalam kapiler, memungkinkan kita dapat menentukan metode kenaikan kapiler tidak dapat diketahui tekanan-tekanan antarmuka (Martin dkk., 1990).Bayangkan suatu tabung kapiler yang mempunyai jari-jari dalam
dicelupkandalam suatu cairan yang membasahi permukaannya. Cairan tersebut terus naik dalamtabung karena adanya tegangan permukaan, sampai pergerakan ke atas persisdiimbangi oleh gaya gravitasi ke bawah karena bobot dari cairan tersebut (Martindkk., 1990).Komposisi gaya vertikal ke atas yang dihasilkan dari tegangan permukaanciran tersebut pada setiap titik pada keliling lingkaran permukaan batas adalah :α = γ cos θTotal gaya ke atas sekeliling lingkaran dalam tabung tersebut adalah :
γ cos θDimana:
θ = sudut kontak antara permukaan cairan dan dinding kapiler 
= keliling lingkaran dalam dari kapiler tersebut. Untuk air dancairan - cairan yang umum dipakai lainnya, sudut θ tidak berarti, yakni,cairan tersebut membasahi dinding kapiler sehingga cos θ dianggap samadengan satu untuk tujuan-tujuan praktis (Martin dkk., 1990).Gaya gravitasi yang bekerja melawan (massa < percepatan) adalah luas penampang - melintang kolom π
2
, kali tinggi kolam cairan sampai titik terendah darimeniskus
h
, dikalikan dengan perbedaan bobot jenis cairan ρ dan uapnya ρ
o
kali percepatan gravitasi, yaitu : π
2
h
(ρ - ρ
o
) g +
w
. Bagian persamaan terakhir yaitu
w
,ditambahkan untuk memperhitungkan bobot cairan di atas
h
dalam meniskus. Bilacairan telah naik sampai tinggi maksimumnya, yang bisa dibaca dari kalibrasi daritabung kapiler, gaya-gaya yang melawan berada dalam kesetimbangan, dan dengan

Activity (49)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Vhee Luthvia added this note
good
eno_anto liked this
Pramita Putri liked this
Rahma Dra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->