Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
tugas plkj

tugas plkj

Ratings: (0)|Views: 1,436 |Likes:
Published by septy_sintya

More info:

Published by: septy_sintya on Dec 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2013

pdf

text

original

 
Keselamatan
adalah suatu keadaan
aman
, dalam suatu kondisi yang amansecarafisik , sosial,spiritual,finansial, politis, emosional, pekerjaan, psikologis, ataupun pendidikan dan terhindar dari ancamanterhadap faktor-faktor tersebut. Untuk mencapai hal ini, dapatdilakukan perlindungan terhadap suatu kejadian yangmemungkinkan terjadinya kerugianekonomi atau kesehatan.
Pengetahuan tentang pengontrolan injury sangat perlu dan dibutuhkan dalam beberapatahun terakhir ini yang ditujukan pada komponen hal-hal yang membahayakan kemananyang berkontribusi pada injuri baik non fatal maupun fatal. Istilah kecelakaan tidak  begitu luas akan digunakan dalam diskusi pencegahan injuri, karena kecelakaandiimpilikasikan pada kejadian yang terjadi karena kehendak Tuhan atau keberuntunganyang buruk, yang tidak dapat diduga, dan yang tidak dapat dicegah. Seperti halnya,kecelakaan, maka injuri memiliki sesuatu cara yang harus dicegah. Prinsip pencegahaninjuri termasuk pendidikan mengenai hal-hal yang membahayakan kemanan dan strategi pencegahan; pengontrolan lingkungan dan mesin-mesin (kemanan aktif atau pasif dikemudian hari yang mungkin mencegah injuri dari produk atau alat yang digunakan),dan penguatan pada pengaturan diantara peralatan, pengaman, tenaga kerja dansebagainya.Keamanan aktif termasuk pemberian pengaturan pada tingkah laku seseorang yang dapatmenguntungkannya. Keamanan pasif atau automatic termasuk pengaturan yangmenggunakan mesin dan peralatan dan tidak membutuhkan tingkah laku seseorang yangspesifik untuk menjadi aktif. Kantung udara, pengaman tempat tidur adalah contoh darikeamanan pasif. Keamanan pasif adalah lebih menguntungkan dari pada keamanan aktif dalam pengerjaannya, karena tidak membutuhkan penjelasan tau pendidikan kepada klienatau individu tersebut.Keamanan dan keselamatan merupakan kebuthan dasar manusia, yang merupakankebutuhan prioritas kedua setelah kebutuhan fisiologis pada Hirarki kebutuhan Maslow.Keamanan tidak hanya pencegahan kecelakaan dan injuri tetapi juga mengijinkanseseorang untuk merasakan bebas dalam beraktivitas tanpa bahaya. Keamananmengurangi stress, meningkatkan satus kesehatan umum. Keamanan memungkinkanseseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka seperti dicintai dan mencintai danharga diri dan memungkinkan seseorang mencapai kebutuhannya. Dampak positif dalamkehidupannya adalah menghasilkan status kesehatan mental yang lebih baik dan fungsiindividu lebih efektif (Craven, 2001).Karakteristik dari kemanan mencakup 3 hal yaitu pervasiveness(mempengaruhi/mengisi), perception (persepsi), dan management (managemen) (Craven,2001):
 
1. PervasivenessKemanan adalah pengisi, mempengaruhi segalanya. Scara khusus, individu sanagtmemperhatikan kemanan pada setiap atau semua aktivitasnya, termasuk makan, bernafas,tidur, bekerja, dan bermain. Secara umum, individu mengasumsikan atau bertanggung jawab terhadap kemanan diri mereka sendiri.2. PerceptionPersepsi seseorang terhadap bahaya mempengaruhi dalam penyusunan kemanan kedalam aktivitas sehari-hari mereka. Pengukuran kemanan efektif hanya sejauh sebagaiseseorang yang mengerti secara akurat dan menghindari bahaya. Manusia tidak mengertifaktor-faktor keamanan, tetapi mereka belajar secara sendiri melalui proses kehidupanmereka. Kematangan membawa dalam menyusun hal-hal yang mungkin membahayakandan menyadari betapa pentingnya keamanan. Keluarga, guru, pekerja kesehatan danhukum berkontribusi dalam meningkatkan tingkat pengetahuan dan kesadaran akankeamanan dan prinsip-prinsip pencegahan injuri.3. ManagementSeseorang mungkin pada suatu waktu menyadari bahaya dalam lingkungannya. Ia akanmengukur terhadap hal tersebut untuk mencegah bahaya dan mempraktekkan keamanan.Pencegahan adalah karakteristik utama dari keamanan. Perawatan diri termasuk dalam praktek keamanan, tetapi keamanan bagi yang lainnya harus memberikan hal yang lebih baik.Keamanan sangat dipengaruhi oleh tahap perkembangan seseorang dalam hidupnya.Kemampuan fisiologis dan psikologis sesorang dalam pemenuhan kebutuhan keamanansangat tergantung pada kematangan perkembangannya. Hal-hal yang membahayakankeamanan sangat berbeda pada kelompok umur pada risiko dalam pembedaan injurinya.Intervensi keperawatan ditujukan dalam tingkatan umur yang berbeda dalam pemenuhankebutuhan keselamatan. Perkembangan umur seseorangan dapat dibagi ke dalam bayi(newborn and infant), toddler and preschooler, school age child and adolecent, adult andolder adult.1. Newborn and InfantBayi karena belum matangnya semua system tubuh seperti system muskoloskeletal, persarafan, termoregulasi dan sebagainya sangat rentan terhadap bahaya kemanannya.Bayi biasanya hanya menagis dan banyak komunikasi non verbal yang tersampaikansehingga peran perawat sangat besar dalam memberikan pemenuhan kebutuhankeamanan. Bahaya yang mengancam bayi seperti terbakar, jatuh, dan trauma injurilainnya. Bayi pada umumnya sering memasukan sesuatu ke dalam mulutnya, dan inimerupakan hal yang membahayakan dan harus dilakukan pencegahan. Kondisikemananan yang tidak terpenuhi pada bayi akan mengakibatkan terganggunya
 
 pertumbuhan dan perkembangannya.Penyediaan lingkungan yang aman bagi bayi diantaranya adalah: temperature suhu yangnyaman, tidak mengikat atau mengekang, pakaian yang adekuat, kehangatan, air mandihangat, udara yang bersih, mainan yang aman, pengaman tempat tidur pada kursi dantangga, pencegahan terkunci, memberi bantalan pada sandaran tempat tidur danmengubah meja, menutup pusat-pusat listrik, dan pengaturan ruangan mobil serta penggunaan sabuk pengaman.2. Toddler and Preschooler Bahaya yang mengancam keamanan pada usia ini adalah jatuh, terbakar, bengkak, dansebagainya. Hal ini dikarenakan oleh belum sempurnanya system muskoloskeletal danneurologinya. Perawat harus dapat meminimalkan adanya bahaya keamanan pada tahap perkembangan ini. Perkembangan pada masa ini sering diikuti dengan keinginan anak untuk tahu segalanya sehingga mencoba hal baru yang mereka terima, seiring dengan perkembangan organ panca indera mereka.Mainan yang diberikan haruslah aman bagi anak. Seting peralatan rumah haruslah hati-hati disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan anak preschool dan toddler.3. School Age and AdolescentPada tahap perkembangan ini, factor fisiologis anak telah mengalami kematangansehingga anak akan mengalami perluasan peran dan melakukan hal-hal yang baru bagimereka sesuai dengan pengalaman hidup mereka. Anak mengalami banyak kegiatanaktivitas diluar rumah dengan kelompok sebaya mereka sehingga terjadiketidakseimbangan antara kebutuhan latihan/aktivitas dengan istirahat/tidur mereka. Haltersebut dapat memungkinkan terjadinya bahaya fisik yang mengancam keamanan anak.Support dari keluarga sangat diperlukan bagi anak karena anak tidak banyak maudikekang tetapi anak memerlukan perhatian dan pengertian dari dukungan baik fisik maupun psikologis dari keluarga, kelompok sebaya maupun perawat.4. Adult and Older AdultPada orang dewasa terlah terjadi kematangan baik fisik maupun psikologisnya. Bahayakemanan dapat terjadi di rumah, tempat kerja, dan lain-lain. Kematian atau kondisi yangmengancam keamanan pada perkembangan ini adalah jatuh atau kecelakaan lalu lintas,kecelakaan kerja dan sebagainya. Pada orang lanjut usia bahaya yang mengancam adalah jatuh dan cedera yang diakibatkan oleh proses degenerasi pada sistem tubuh karena bertambah usia mereka sehinga daya persepsi dan kognisi mereka mengalami penurunansehingga mengakibatkan terjadi potensial atau risiko untuk jatuh dan cedera.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->