Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pancasila Sebagai Filsafat Negara RI

Pancasila Sebagai Filsafat Negara RI

Ratings: (0)|Views: 2,754|Likes:
Pancasila Sebagai Filsafat Negara RI
Pancasila Sebagai Filsafat Negara RI

More info:

Published by: ABDULLAH ARIEF (TIF 09 A) on Dec 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/17/2012

pdf

text

original

 
BAB IIISI
2.1. Pengertian Filsafat
Istilah filsafat berasal dari bahasa Yunani : ´philosophia´. Seiring perkembangan jamanakhirnya dikenal juga dalam berbagai bahasa, seperti : ´philosophic´ dalam kebudayaan bangsaJerman, Belanda, dan Perancis; ³philosophy´ dalam bahasa Inggris; ³philosophia´ dalam bahasaLatin; dan ³falsafah´ dalam bahasa Arab.Para filsuf memberi batasan yang berbeda-beda mengenai filsafat, namun batasan yang berbedaitu tidak mendasar. Selanjutnya batasan filsafat dapat ditinjau dari dua segi yaitu secaraetimologi dan secara terminologi.Secara etimologi, istilah filsafat berasal dari bahasa Arab, yaitu falsafah atau juga dari bahasa Yunani yaitu philosophia ± philien : cinta dan sophia : kebijaksanaan. Jadi bisa dipahami bahwa filsafat berarti cinta kebijaksanaan. Dan seorang filsuf adalah pencari kebijaksanaan, pecinta kebijaksanaan dalam arti hakikat.Pengertian filsafat secara terminologi sangat beragam. Para filsuf merumuskan pengertianfilsafat sesuai dengan kecenderungan pemikiran kefilsafatan yang dimilikinya. Seorang Platomengatakan bahwa : Filsafat adalah pengetahuan yang berminat mencapai pengetahuankebenaran yang asli. Sedangkan muridnya Aristoteles berpendapat kalau filsafat adalah ilmu ( pengetahuan ) yang meliputi kebenaran yang terkandung didalamnya ilmu-ilmu metafisika,logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika. Lain halnya dengan Al Farabi yang berpendapat bahwa filsafat adalah ilmu ( pengetahuan ) tentang alam maujud bagaimana hakikatyang sebenarnya.Berikut ini disajikan beberapa pengertian Filsafat menurut beberapa para ahli:
 
Plato ( 428 -348 SM ) : Filsafat tidak lain dari pengetahuan tentang segala yang ada.Aristoteles ( (384 ± 322 SM) : Bahwa kewajiban filsafat adalah menyelidiki sebab danasas segala benda. Dengan demikian filsafat bersifat ilmu umum sekali. Tugas penyelidikantentang sebab telah dibagi sekarang oleh filsafat dengan ilmu.Cicero ( (106 ± 43 SM ) : filsafat adalah sebagai ³ibu dari semua seni ³( the mother of allthe arts³ ia juga mendefinisikan filsafat sebagai ars vitae (seni kehidupan )Johann Gotlich Fickte (1762-1814 ) : filsafat sebagai Wissenschaftslehre (ilmu dari ilmu-ilmu , yakni ilmu umum, yang jadi dasar segala ilmu. Ilmu membicarakan sesuatu bidang atau jenis kenyataan. Filsafat memperkatakan seluruh bidang dan seluruh jenis ilmu mencarikebenaran dari seluruh kenyataan.Paul Nartorp (1854 ± 1924 ) : filsafat sebagai Grunwissenschat (ilmu dasar hendak menentukan kesatuan pengetahuan manusia dengan menunjukan dasar akhir yang sama, yangmemikul sekaliannya .Imanuel Kant ( 1724 ± 1804 ) : Filsafat adalah ilmu pengetahuan yange menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan yang didalamnya tercakup empat persoalan.1.
 
Apakah yang dapat kita kerjakan ?(jawabannya metafisika )2.
 
Apakah yang seharusnya kita kerjakan (jawabannya Etika )3.
 
Sampai dimanakah harapan kita ?(jawabannya Agama )4.
 
Apakah yang dinamakan manusia ? (jawabannya Antropologi ) Notonegoro: Filsafat menelaah hal-hal yang dijadikan objeknya dari sudut intinya yangmutlak, yang tetap tidak berubah , yang disebut hakekat.Driyakarya : filsafat sebagai perenungan yang sedalam-dalamnya tentang sebab-sebabnyaada dan berbuat, perenungan tentang kenyataan yang sedalam-dalamnya sampai ³mengapa yang penghabisan ³.
 
Sidi Gazalba: Berfilsafat ialah mencari kebenaran dari kebenaran untuk kebenaran , tentangsegala sesuatu yang di masalahkan, dengan berfikir radikal, sistematik dan universal.Harold H. Titus (1979 ): (1) Filsafat adalah sekumpulan sikap dan kepecayaan terhadapkehidupan dan alam yang biasanya diterima secara tidak kritis. Filsafat adalah suatu proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan dan sikap yang dijunjung tinggi; (2) Filsafat adalah suatuusaha untuk memperoleh suatu pandangan keseluruhan; (3) Filsafat adalah analisis logis dari bahasa dan penjelasan tentang arti kata dan pengertian ( konsep ); Filsafat adalah kumpulanBertrand Russel: Filsafat adalah sesuatu yang berada di tengah-tengah antara teologi dansains. Sebagaimana teologi , filsafat berisikan pemikiran-pemikiran mengenai masalah-masalahyang pengetahuan definitif tentangnya, sampai sebegitu jauh, tidak bisa dipastikan;namun,seperti sains, filsafat lebih menarik perhatian akal manusia daripada otoritas tradisi maupunotoritas wahyu.Dari semua pengertian filsafat secara terminologis di atas, dapat ditegaskan bahwa filsafatadalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan memikirkan segala sesuatunya secara mendalamdan sungguh-sungguh, serta radikal sehingga mencapai hakikat segala situasi tersebut.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
m4dara liked this
Jean Van Jr. liked this
Dyyah Ai Ni liked this
Safitri Ayunique liked this
Permana Sidhik liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->