Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
18Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Artikel Pembelajaran Biologi Berbasis Multimedia Interaktif

Artikel Pembelajaran Biologi Berbasis Multimedia Interaktif

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,833|Likes:
Published by gitanurul
Hasil riset pembelajaran multimedia interaktif (MMI) di kelas IX tahun 2008
Hasil riset pembelajaran multimedia interaktif (MMI) di kelas IX tahun 2008

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: gitanurul on Dec 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

 
PENGGUNAAN PROGRAM MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAMPEMBELAJARAN BIOLOGI
Gita Nurul Puspita, M. Pd.SMP Negeri 2 Cimahi
 Abstrak 
Studi ini mencoba mengimplementasikan program multimedia interaktif (MMI) dalam pembelajaranbiologi di kelas IX. Program MMI Reproduksi Hewan yang disertai berbagai gambar, animasi, danvideo menjadi alternatif pemecahan masalah untuk bahan ajar yang banyak memuat konsep-konsepyang sulit untuk divisualisasikan.
I. PENDAHULUAN
Dalam konsep lama model penyampaian informasi, pendidik (
teacher 
) berperansebagai seorang
expert 
yang menyampaikan informasi kepada peserta didik(
learner 
). Akan tetapi, seiring dengan perubahan kurikulum, pembelajaran dituntutuntuk lebih melibatkan peran aktif peserta didik. Apalagi sekarang ini siswamempunyai kreativitas yang lebih tinggi, memiliki keinginan untuk mencari danmendapatkan sesuatu yang baru, anti kemonotonan dan berjiwa dinamis. Karakter seperti ini tentu saja harus diikuti dengan pola pengajaran yang mampu menampungperubahan tersebut.Guru hendaknya memiliki kepekaan dengan berani mencoba metode-metodebaru yang dapat membantu meningkatkan kegiatan pembelajaran dan meningkatkanmotivasi siswa untuk belajar. Guru yang baik berperan menyediakan, menunjukkan,membimbing, dan memotivasi siswa agar mereka dapat berinteraksi denganberbagai sumber belajar yang ada (Depdiknas, 2003).Tentu saja, sebelum memutuskan untuk menerapkan metode dan media tertentudalam pembelajaran, guru hendaknya terlebih dahulu mengenali karakteristik siswadan karakteristik bahan ajar. Seringkali guru menghadapi kendala ketika merancangkegiatan pembelajaran yang banyak memuat konsep abstrak. Sebagai contoh kasusialah pembelajaran konsep reproduksi hewan di kelas IX, yang meliputi materitentang reproduksi aseksual, ovulasi, dan fertilisasi.
 
Ketiga materi tersebut merupakan materi yang sulit dipahami oleh siswa SMPkarena di dalamnya terkandung konsep yang bersifat abstrak dan sulit dijelaskan,sehingga tak ayal lagi pemahaman siswa terhadap konsep ini masih belum optimal.Walaupun anak yang berusia di atas 11 tahun berada pada tahap berpikir operasional formal (Piaget dalam Setiono, 1983), namun siswa SMP seringkalimasih mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak.Ovulasi dan fertilisasi di dalam organ reproduksi wanita sulit untuk dieksplorasisecara detil karena tidak ada obyek langsung yang dapat dipelajari. Reproduksiaseksual hewan vertebrata sulit dipraktekkan di sekolah, sebab terkendala dengansumber belajar yang terbatas dari lingkungan. Kondisi demikian dapat menyebabkankesulitan bagi siswa untuk menguasai dan memahami konsep-konsep abstraktersebut yang dapat memancing terjadinya miskonsepsi (Surbakti, 2000). Dengandemikian, untuk memahami suatu konsep yang abstrak anak memerlukan benda-benda yang kongkrit (riil) sebagai perantara atau visualisasi (Arifin
et al.,
2003). Olehsebab itu, pembelajaran konsep reproduksi pada hewan perlu dibantu denganmenggunakan alat visualisasi.Di era teknologi dan informasi ini, komputer bukan menjadi barang yang asing,bahkan komputer sudah dipergunakan dalam pembelajaran. Hanya saja,penggunaan komputer di kelas masih terbatas pada pembelajaran bidang studitertentu. Padahal dengan berbagai fasilitas yang tersedia di dalam komputer,suasana belajar dapat menjadi menyenangkan (Universitas Negeri Jakarta, 2005).
II. MODEL MULTIMEDIA INTERAKTIF
Multimedia komputer merupakan gabungan teks, suara, gambar, warna, animasi,dan video dengan alat bantu (
tool 
) dan koneksi (
link 
) untuk dapat menyampaikaninformasi sehingga pengguna dapat bernavigasi
(
The Florida Center for Instructional Technology 
 
University of South Florida
, 2007). Multimedia sebagai gabunganberbagai jenis media mampu menciptakan suasana belajar yang begitu menarik danmenyenangkan sehingga akan memberikan motivasi belajar yang lebih tinggi dalamdiri siswa (Ena, 2006; Ariasdi, 2008).
 
Multimedia memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar tidak hanya dariguru, tetapi memberikan kesempatan kepada siswa mengembangkan kognitif dengan lebih baik, kreatif dan inovatif. Hal ini salah satunya karena informasidisajikan dalam dua atau lebih bentuk seperti dalam bentuk gambar dan kata-kata(Mayer dan Moreno, 1998 dalam Saguni, 2006).Multimedia juga dapat menjadi alat, metode dan pendekatan yang digunakanuntuk membuat komunikasi di antara guru dengan siswa selama prosespembelajaran sehingga pembelajaran lebih berkesan dan bermakna. Kemampuanmultimedia memberi pengajaran secara individu (melalui sistem tutor) bukan berartitidak ada pengajaran secara khusus dari guru, melainkan siswa memiliki kebebasanuntuk belajar mandiri tanpa harus selalu didampingi guru. Pengajaran langsung dariguru tetap dilestarikan, dan program ini bisa lebih memudahkan pengajaran. Guru tidakperlu mengulangi penjelasannya jika siswa tidak paham, sebab program bisa dilihatberulangkali sampai siswa benar-benar memahaminya. Sedangkan bagi siswa,penggunaan multimedia dapat lebih memacu motivasi belajar, dapat memberikanpenjelasan yang lebih lengkap terhadap suatu permasalahan, dan memudahkan untukmengulang pelajaran. Oleh karena itu, kehadiran multimedia dalam proses belajar dapat dirasakan manfaatnya. (Munir 2001 dalam Salmiyati, 2007).Multimedia tidak perlu pencetakan
hard copy 
(Nurtjahjawilasa, 2004). Berbagaivariasi tampilan/visual bahkan audio mulai dicoba seperti animasi bergerak,potongan video, rekaman audio, paduan warna dibuat untuk mendapatkan saranabantu mengajar yang sebaik-baiknya. Multimedia merangkum berbagai media dalamsatu
software
sehingga memudahkan guru untuk menyampaikan bahan pengajarandan siswa merasa dilibatkan dalam pembelajaran karena multimedia memberifasilitas untuk berlangsungnya interaksi.Satu jenis multimedia yang dianjurkan dipergunakan dalam pembelajaran adalahmultimedia interaktif (MMI). MMI memungkinkan pengguna dapat memilih apa yangakan dikerjakan selanjutnya, bertanya atau mendapatkan jawaban yangmempengaruhi komputer untuk mengerjakan fungsi selanjutnya (Sutopo, 2003;Ariasdi, 2008). Beberapa pakar MMI (Muhammad, 2002; Setiawan, 2007),mengemukakan bahwa model pembelajaran MMI diartikan sebagai suatu modelpembelajaran yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan
(message)
,
 

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Putut Setyorini liked this
Marlina Az-Zahra liked this
Sutamto Totok liked this
sularso2007 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->