2Sedangkan Validitas konsep membicarakan tentang derajat kemampuan instrumen mengungkapkanapakah suatu konsepsi teoritis yang diukur telah diketahui? Dalam jenis validitas ini berarti kita jugasedang mebicarakan
factorial validity
dan validitas multi ciri. Sehingga sebagai sebuah pembandingvaliditas ini akan bermanfaat untuk mengetahui kesesuaian referansi.Sebagai bahan rujukan bisa kita gunakan kriteria empirik Prof. Dali S. Naga (2008: 65) bahwa sebuahbutir soal telah valid dengan patokan 0,2 (
ρ
iA = 0,2). Atau secara rinci bisa kita gunakan rentang(Darmawan, 2009:234)
•
0,90≤ r≤1,00, Validitas sangat tinggi (VST)
•
0,70≤ r<0,90, Validitas tinggi (VT)
•
0,40≤ r<0,70, Validitas cukup (VC)
•
0,20≤ r<0,40, Validitas kurang (VK)
•
0,00≤ r<0,20, Tidak valid (TV)Derajat realibilitas yang digunakan dihitung dengan menggunakan rumus
∑ ∑ ∑ ∑∑∑∑
−−−=
))()()((
))((
2222
y yn x xn
y x xyn
r
X yang di maksud pada rumus ini adalah data yang didapat pada masing-masing butir soal.Sedangkan y adalah jumlah nilai yang di dapat oleh masing-masing siswa.
Realibilitas
Untuk apa kita mengetahui derajat realibilitas instrument? (soal-soal ujian yang kita berikan padasiswa). Derajat realibilitas sangat kita perlukan untuk mengetahui apakah kualitas instrumen yangkita berikan kepada siswa bersifat ajeg/tetap minimal pada kelas-kelas paralel dimana kita mengajardi sekolah kita? Tinggi rendahnya derajat realibilitas instrumen tidak dapat di tentukan dengan pasti.Namun demikian setidaknya kita bisa melakukan estimasi terhadap derajat realibilitas. Ada tiga carayang bisa para guru lakukan untuk mengukur derajat realibilitas; ukur ulang (
test retest
), ukur setara(
parallel form
) dan sekali ukur (
one shot
). Kepada para guru saya lebih menyarankan penggunaanmetode
one shot
dengan mengukur konsistensi butir / internal. Pada soal pilihan ganda kita bisagunakan metode belah dua (Spearman-Brown). Sedangkan pada soal-soal uraian terbatas (biasadisebut soal esai oleh para guru) kita bisa menggunakan metode multi bagian (Alpha Cronbach).Rentang yang akan digunakan adalah rentang Guilford (dalam Erman, 2003)
•
r ≤0,20 , derajat realibilitas sangat rendah
•
0,20<r≤0,40 , derajat realibilitas rendah
•
0,40<r≤0,70 , derajat realibilitas sedang
•
0,70<r≤0,90 , derajat realibilitas tinggi
•
0,90<r≤0,10 , derajat realibilitas sangat tinggi