Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
87Activity
×
P. 1
Kolaborasi Teori Dalam Pendidikan Pragmatisme

Kolaborasi Teori Dalam Pendidikan Pragmatisme

Ratings: (0)|Views: 43,753|Likes:
Published by rumrosyid

More info:

Published by: rumrosyid on Dec 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/06/2013

pdf

text

original

 
Kolaborasi Teori dalam Pendidikan PragmatismeOleh Rum RosyidFilsafat pendidikan kejuruan(vocational)
Kurikulum pendidikan pragmatisme berisi pengalaman-pengalaman yang telah terujiserta minat, dan kebutuhan anak. Pendidikan liberal yang menghasilkan pemisahan antara pendidikan umum dengan pendidikan praktis/vokasional. Dilemma sistem pendidikan didunia kontemporer adalah tentang pragmatisme, yang kemudian menjadi aliran filsafatabad ke-20, menekankan pentingnya ide-ide atau konsep itu pada satu hal saja, yaitunilai-guna. Dari tradisi pemikiran ini bisa kita menyebut nama seperti Charles SandersPierce, John Dewey dan akhirnya sampai ke Noam Chomsky, bapak linguistik Amerika.Dari titik ini pula, pendidikan pun berkembang menjadi trend abad modern yaitu untuk nilai-pakainya dan bukan pada nilai pembebasannya atau nilai memanusiakannya.Brubacher (1950) mengelompokkan filsafat pendidikan pada dua kelompok besar, yaitufilsafat pendidikan “progresif” dan filsafat pendidikan “ Konservatif”. Yang pertamadidukung oleh filsafat pragmatisme dari John Dewey, dan romantik naturalisme dariRoousseau. Yang kedua didasari oleh filsafat idealisme, realisme humanisme(humanisme rasional), dan supernaturalisme atau realisme religius. Filsafat-filsafattersebut melahirkan filsafat pendidikan esensialisme, perenialisme, dan sebagainya.Sementara itu, ide-ide dan metode-metode yang bersifat ideal biasanya berasal dari pemikiran-pemikiran Eropa Klasik, Eropa Pertengahan, abad modern dan berlanjutsampai konteks pemikiran kontemporer saat ini.ePendidikan kejuruan/vokasi sebagai education-for-work didasarkan atas philosophyesensialisme, eksistensialisme, pragmatisme, dan Humanistic: Personal growth (PutuSudiro, 2009). Tradisi ini dimulai saat pemikiran-pemikiran Yunani yang berkembangseperti Sokrates dan Aristoteles, dilanjutkan pada zamannya St.Augustinus dan ThomasAquinas ke pemikiran abad Renaissance, abad modern dan post-modernisme. Benangmerah dari evolusi pemikiran Eropa ini tetap stagnan pada konsep ideasional. Ini tetap berlanjut sampai pada tradisi yang coba dibangun para pemikir raksasa Neo-Marxisstrukturalis, post-strukturalis dan mazhab Frankfurt sekarang.Progresifisme = Pragmatisme ;Romantic naturalismKonservatifisme = Idealisme;Realisme humanism;Realisme religius;Esensialisme ; Perenialisme; Eksistensialisme dll.Pengelompokan Brubacher (1950) filsafat Pendidikan
 
Aliran Empirisme
Tokoh aliran Empirisme adalah John Lock, filosof Inggris yang hidup pada tahun 1632-1704. Teorinya dikenal dengan Tabulae rasae (meja lilin), yang menyebutkan bahwaanak yang lahir ke dunia seperti kertas putih yang bersih. Kertas putih akan mempunyaicorak dan tulisan yang digores oleh lingkungan. Faktor bawaan dari orangtua (faktor keturunan) tidak dipentingkan. Pengalaman diperoleh anak melalui hubungan denganlingkungan (sosial, alam, dan budaya). Pengaruh empiris yang diperoleh dari lingkungan berpengaruh besar terhadap perkembangan anak. Menurut aliran ini, pendidik sebagaifaktor luar memegang peranan sangat penting, sebab pendidik menyediakan lingkungan pendidikan bagi anak, dan anak akan menerima pendidikan sebagai pengalaman.Pengalaman tersebut akan membentuk tingkah laku, sikap, serta watak anak sesuaidengan tujuan pendidikan yang diharapkan.Misalnya: Suatu keluarga yang kaya raya ingin memaksa anaknya menjadi pelukis.Segala alat diberikan dan pendidik ahli didatangkan. Akan tetapi gagal, karena bakatmelukis pada anak itu tidak ada. Akibatnya dalam diri anak terjadi konflik, pendidikanmengalami kesukaran dan hasilnya tidak optimal.Contoh lain, ketika dua anak kembar sejak lahir dipisahkan dan dibesarkan di lingkunganyang berbeda. Satu dari mereka dididik di desa oleh keluarga petani golongan miskin,yang satu dididik di lingkungan keluarga kaya yang hidup di kota dan disekolahkan disekolah modern. Ternyata pertumbuhannya tidak sama. Kelemahan aliran ini adalahhanya mementingkan pengalaman. Sedangkan kemampuan dasar yang dibawa anak sejak lahir dikesampingkan. Padahal, ada anak yang berbakat dan berhasil meskipunlingkungan tidak mendukung.
Aliran Nativisme
Tokoh aliran Nativisme adalah Schopenhauer. la adalah filosof Jerman yang hidup padatahun 1788-1880. Aliran ini berpandangan bahwa perkembangan individu ditentukanoleh faktor bawaan sejak lahir. Faktor lingkungan kurang berpengaruh terhadap pendidikan dan perkembangan anak. Oleh karena itu, hasil pendidikan ditentukan oleh bakat yang dibawa sejak lahir. Dengan demikian, menurut aliran ini, keberhasilan belajar ditentukan oleh individu itu sendiri. Nativisme berpendapat, jika anak memiliki bakat jahat dari lahir, ia akan menjadi jahat, dan sebaliknya jika anak memiliki bakat baik, iaakan menjadi baik. Pendidikan anak yang tidak sesuai dengan bakat yang dibawa tidak akan berguna bagi perkembangan anak itu sendiri.Jiwa anak = kertas putihPengalaman = guru, lingkungansocial, budaya, alamTujuan Pendidikan : perubahan sikap dan tingkah laku
 
Pandangan itu tidak menyimpang dari kenyataan. Misalnya, anak mirip orangtuanyasecara fisik dan akan mewarisi sifat dan bakat orangtua. Prinsipnya, pandangan Nativisme adalah pengakuan tentang adanya daya asli yang telah terbentuk sejak manusialahir ke dunia, yaitu daya-daya psikologis dan fisiologis yang bersifat herediter, sertakemampuan dasar lainnya yang kapasitasnya berbeda dalam diri tiap manusia. Ada yangtumbuh dan berkembang sampai pada titik maksimal kemampuannya, dan ada pula yanghanya sampai pada titik tertentu. Misalnya, seorang anak yang berasal dari orangtua yangahli seni musik, akan berkembang menjadi seniman musik yang mungkin melebihi ke-mampuan orangtuanya, mungkin juga hanya sampai pada setengah kemampuanorangtuanya.Coba simak cerita tentang anak manusia yang hidup di bawah asuhan serigala. la bernama Robinson Crussoe. Crussoe sejak bayi hidup di tengah hutan rimba belantarayang ganas. la tetap hidup dan berkembang atas bantuan air susu serigala sebagaiinduknya. Serigala itu memberi Crussoe makanan sesuai selera serigala sampai dewasa.Akhirnya, Crussoe mempunyai gaya hidup, bicara, ungkapan bahasa, dan watak sepertiserigala, padahal dia adalah anak manusia. Kenyataan ini pun membantah teori Nativisme, sebab gambaran dalam cerita Robinson Crussoe itu telah membuktikan bahwalingkungan dan didikan membawa pengaruh besar terhadap perkembangan anak.
Aliran Naturalisme
Tokoh aliran filsafat ini adalah Jean Jacques Rousseau (1712-1778). Dia dilahirkan diSwitzerland, tetapi sebagian besar hidupnya dihabiskan di Perancis dimana diamenjadi filsuf terpimpin pada masanya. Rousseau diakui sebagai bapak romantisisme,yaitu suatu gerakan di mana para seniman dan para penulis menekankan tema-tema yangsentimentil, kealamiahan/kewajaran, dan kemurnian. Gagasan ini mempengaruhikonsepsi Rousseau tentang anak. Naturalisme mempunyai pandangan bahwa setiap anak yang lahir di dunia mempunyai pembawaan baik, namun pembawaan tersebut akanmenjadi rusak karena pengaruh lingkungan, sehingga aliran Naturalisme sering disebut Negativisme.Pandangan Rousseau tentang perkembangan anak disajikan dalam novelnyaEmile (1762). Emile adalah teori pendidikan yang ditujukan kepada bangsawan kaya pada zamannya yang biasanya hidup artifisial dipenuhi dengan segala macam tatacara hidup ningrat. Dalam karyanya yang tersohor ini, Rousseaumenggambarkan perawatan dan pemantauan seorang anak laki-laki bernama Emiledari masa bayi hingga dewasa muda.Factor hereditas : psikologis dan fisiologisKemampuan dasar anak Keberhasilan individu

Activity (87)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Vee Sawitri liked this
Abdurrahman liked this
Ilank Saputra liked this
Nazihah Wahida liked this
Erisando Pardosi liked this
Fajrin F Patty liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->