Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kerajaan Hindu Budha

Kerajaan Hindu Budha

Ratings: (0)|Views: 1,222|Likes:

More info:

Published by: Abdul Haris Manggala Putra on Dec 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/07/2013

pdf

text

original

 
´Kerajaan Hindu-Budha di Indonesiaµ
Oleh :
y
 
 Abdu
l Haris Manggala P
ut
ra 
y
 
D
ini
 Ad
lina Salman
y
 
M
u
hamma 
d
Iq
b
al
y
 
R
i
d
ha 
 tu
l
 A 
malia C.
 A 
 
y
 
R
iza W 
u
lan
d
ari
 A 
zkha 
y
 
 Ty 
ara 
D
e
b
i
 A 
risha 
 T 
P 2009/2010SM
 AN
1 BUKI
 TT 
I
NGG
I
 
KERAJAAN KUTAI
Kutai adalah salah satu kerajaan tertua di Indonesia, yang diperkirakan muncul pada abad 5M atau ± 400 M, keberadaan kerajaan tersebut diketahui berdasarkan sumber berita yangditemukan yaitu berupa prasasti yang berbentuk Yupa/tiang batu berjumlah 7 buah.Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta tersebut, dapatdisimpulkan tentang keberadaan kerajaan Kutai dalam berbagai aspek kebudayaan yaituantara lain politik, sosial, ekonomi, dan budaya.
Kehidupan Politik
D
alam kehidupan politik seperti yang dijelaskan dalam prasasti Yupa bahwa raja terbesarKutai adalah Mulaw arman, ia putra Aswawarman dan Aswawarman adalah putraKudungga.
D
alam prasasti Yupa juga dijelaskan bahwa Aswawarman disebut sebagai dewaAnsuman/dewa Matahari dan dipandang sebagai Wangsakerta atau pendiri keluarga raja.Hal ini berarti Asmawarman sudah menganut agama Hindu dan dipandang sebagai pendirikeluarga atau dinasti dalam Agama Hindu. Untuk itu para ahli berpendapat Kudungga masihnama Indonesia asli dan masih sebagai kepala suku, ia yang menurunkan raja-raja Kutai.
D
alam kehidupan sosial terjalin hubungan yang harmonis / erat antara Raja Mulawarmandengan kaum Brahmana, seperti yang dijelaskan dalam prasasti Yupa, bahwa rajaMulawarman memberi sedekah 20.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana di dalam tanahyang suci bernama Waprakeswara.
D
engan adanya istilah Waprakeswara, tentu timbulpertanyaan dalam diri Anda, apa yang dimaksud dengan Waprakeswara?Waprakeswara adalah tempat suci untuk memuja dewa Syiwa.
D
i pulau Jawa disebutBaprakewara.
Kehidupan Ekonomi
D
alam kehidupan ekonomi, tidak diketahui secara pasti, kecuali disebutkan dalam salah satuprasasti bahwa Raja Mulawarman telah mengadakan upacara korban emas dan tidakmenghadiahkan sebanyak 20.000 ekor sapi untuk golongan Brahmana.Tidak diketahui secara pasti asal emas dan sapi tersebut diperoleh, apabila emas dan sapitersebut didatangkan dari tempat lain, bisa disimpulkan bahwa kerajaan Kutai telahmelakukan kegiatan dagang.
Kehidupan Budaya
D
alam kehidupan budaya dapat dikatakan kerajaan Kutai sudah maju. Hal ini dibuktikanmelalui upacara penghinduan (pemberkatan memeluk agama Hindu) atau disebut upacaraVratyas toma. Upacara Vratyas toma dilaksanakan sejak pemerintahan Aswawarman karenaKudungga masih mempertahankan ciri-ciri ke Indonesiaannya sedangkan yang memimpinupacara tersebut, menurut para ahli dipastikan adalah para pendeta (Brahmana) dari India.Tetapi pada masa Mulawarman kemungkinan sekali upacara penghinduan tersebut dipimpinoleh pendeta/kaum Brahmana dari orang Indonesia asli.
D
engan adanya kaum Brahmanaasli orang Indonesia membuktikan bahwa kemampuan intelektualnya tinggi, terutamadalam hal penguasaan terhadap bahasa Sansekerta pada dasarnya bukanlah bahasa rakyat
 
India sehari-hari, melainkan lebih merupakan bahasa resmi kaum Brahmana untuk masalahkeagamaan.
KERAJAAN SRIWIJAYA
Sriwijaya adalah nama kerajaan yang tentu sudah tidak asing bagi Anda, karena Sriwijayaadalah salah satu kerajaan maritim terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara padawaktu itu (abad 7-15 M).Sumber-sumber sejarah kerajaan Sriwijaya selain berasal dari dalam juga berasal dari luarseperti dari Cina, India, Arab, Persia.
S
umber-sumber Dari Dalam Negeri
Sumber dari dalam negeri berupa prasasti yang berjumlah 6 buah yang menggunakanbahasa Melayu Kuno dan huruf Pallawa, serta telah menggunakan angka tahun Saka.Untuk mengetahui keberadaan prasasti tersebut, simaklah uraian materi berikut ini.a. Prasasti Kedukan Bukit ditemukan di Kedukan Bukit, di tepi sungai Talang dekatPalembang, berangka tahun 605 Saka atau 683 M. Isi prasasti tersebut menceritakanperjalanan suci/Sidayatra yang dilakukan
D
apunta Hyang, berangkat dariMinangatamw andengan membawa tentara sebanyak 20.000 orang.
D
ari perjalanan tersebut berhasilmenaklukkan beberapa daerah.b. Prasasti Talang Tuo ditemukan di sebelah barat kotaPalembang berangka tahun 606Saka / 684 M. Prasasti ini menceritakan pembuatan Taman Sriksetra untuk kemakmuransemua makhluk dan terdapat doa-doa yang bersifat Budha Mahayana.c. Prasasti Telaga Batu ditemukan di Telaga Batu dekat Palembang berangka tahun 683M.d. Prasasti Kota Kapur ditemukan di Kota Kapur pulauBan gk a berangka tahun 686 M.e. Prasasti Karang Berahi ditemukan di Jambi tidak berangka tahun.f. Prasasti Palas Pasemah ditemukan di Lampung Selatan tidak berangka tahun.Keempat Prasasti yang disebut terakhir yaitu Prasasti Telaga Batu, Kota Kapur, Karang bukit,dan Palas Pasemah menjelaskan isi yang sama yaitu berupa kutukan terhadap siapa sajayang tidak tunduk kepada raja Sriwijaya.
S
umber-sumber Prasasti
Sumber yang berupa prasasti ditemukan di Semenanjung Melayu berangka tahun 775 Myang menjelaskan tentang pendirian sebuah pangkalan di Semenanjung Melayu,daerahLigor. Untuk itu prasasti tersebut, diberi nama Prasasti Ligor. Prasasti berikutnyaditemukan di India di kota Nalanda yang berasal dari abad ke 9 M. Prasasti tersebutmenjelaskan pendirian Wihara oleh Balaputradewa raja Sriwijaya.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->