Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
51Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tentang PTUN Beserta Perubahan I (2004) Dan Perubahan II (2009)

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tentang PTUN Beserta Perubahan I (2004) Dan Perubahan II (2009)

Ratings: (0)|Views: 7,807 |Likes:
Published by rockymarbun08
Undang-undang ini telah dimodifikasi baik dengan perubahan I I (2004) maupun dengan Perubahan II (2009), sehingga dapat mudah dipahami
Undang-undang ini telah dimodifikasi baik dengan perubahan I I (2004) maupun dengan Perubahan II (2009), sehingga dapat mudah dipahami

More info:

Published by: rockymarbun08 on Dec 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2014

pdf

text

original

 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 5 TAHUN 1986TENTANGPERADILAN TATA USAHA NEGARADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang:a.bahwa negara Republik Indonesia sebagai negara hukum yang berdasarkan Pancasiladan Undang-Undang Dasar 1945 bertujuan mewujudkan tata kehidupan negara dan bangsa yang sejahtera, aman, tenteram, serta tertib, yang menjamin persamaankedudukan warga masyarakat dalam hukum, dan yang menjamin terpeliharanyahubungan yang serasi, seimbang, serta selaras antara aparatur di bidang Tata Usaha Negara dengan para warga masyarakat;
b.
 bahwa dalam mewujudkan tata kehidupan tersebut, dengan jalan mengisikemerdekaan melalui pembangunan nasional secara bertahap, diusahakan untuk membina, menyempurnakan, dan menertibkan aparatur di bidang Tata Usaha Negara, agar mampu menjadi alat yang efisien, efektif, bersih, serta berwibawa, danyang dalam melaksanakan tugasnya selalu berdasarkan hukum dengan dilandasisemangat dan sikap pengabdian untuk masyarakat;
c.
 bahwa meskipun pembangunan nasional hendak menciptakan suatu kondisi sehinggasetiap warga masyarakat dapat menikmati suasana serta iklim ketertiban dankepastian hukum yang berintikan keadilan, dalam pelaksanaannya ada kemungkinantimbul benturan kepentingan, perselisihan, atau sengketa antara Badan atau PejabatTata Usaha Negara dengan warga masyarakat yang dapat merugikan ataumenghambat jalannya pembangunan nasional;
d.
 bahwa untuk menyelesaikan sengketa tersebut diperlukan adanya Peradilan TataUsaha Negara yang mampu menegakkan keadilan, kebenaran, ketertiban, dankepastian hukum, sehingga dapat memberikan pengayoman kepada masyarakat,khususnya dalam hubungan antara Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara denganmasyarakat;
e.
 bahwa sehubungan dengan pertimbangan tersebut, dan sesuai pula dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok KekuasaanKehakiman, perlu dibentuk Undang-undang tentang Peradilan Tata Usaha Negara.Mengingat:1.Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), Pasal 24, dan Pasal 25 Undang-Undang Dasar 1945;2.Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia NomoIV/MPR/1978 dihubungkan dengan Ketetapan Majelis Permusyawaratan RakyatRepublik Indonesia Nomor II/MPR/1983 tentang Garis-garis Besar Haluan Negara;3.Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan PokoKekuasaan Kehakiman (Lembaran Negara Tahun 1970 Nomor 74, TambahanLembaran Negara Nomor 2951);
4.
Undang-undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung (Lembaran Negara Tahun 1985 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3316).
Rocky Marbun, S.H., M.H.085714215265
 
Perubahan I dgn UU No. 9/2004, menjadi:
Menimbang:a.bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara hukum yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945, bertujuan untuk mewujudkan tata kehidupan bangsa, negara, danmasyarakat, yang tertib, bersih, makmur, dan berkeadilan;b.bahwa Peradilan Tata Usaha Negara merupakan lingkungan peradilan di bawahMahkamah Agung sebagai pelaku kekuasaan kehakiman yang merdeka, untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan;c.bahwa Peradilan Tata Usaha Negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang  Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara sudah tidak sesuai lagidengan perkembangan kebutuhan hukum masyarakat dan kehidupan ketatanegaraanmenurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;d.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b,dan huruf c, perlu membentuk Undang-Undang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara.Mengingat:1.Pasal 20, Pasal 21, Pasal 24, dan Pasal 25 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;2.Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara(Lembaran Negara Tahun 1986 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3344);3.Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 8, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4358);4.Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang  Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4359).
Perubahan II dgn UU No. 51/2009, menjadi:
Rocky Marbun, S.H., M.H.085714215265
 
Menimbang :a.bahwa kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan sehingga perlu diwujudkan adanya lembaga peradilan yang bersihdanberwibawa dalam memenuhi rasa keadilan dalam masyarakat;b.bahwa Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan TataUsaha Negara sebagaimana telah Perubahan I dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan kebutuhan hukum masyarakat dan ketatanegaraanmenurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945;c.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu membentuk Undang-Undang tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang PeradilanTata Usaha Negara;Mengingat:1. Pasal 20, Pasal 21, Pasal 24, dan Pasal 25 Undang-Undang Dasar  Negara Republik Indonesia Tahun 1945;2.Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1985 Nomor 73,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3316) sebagaimana telah Perubahan I terakhir dengan Undang-Undan Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang  Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 3, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4958);3.Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1986 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3344) sebagaimana telah Perubahan I dengan Undang-Undang Nomor 9Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 35, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4380);
Rocky Marbun, S.H., M.H.085714215265

Activity (51)

You've already reviewed this. Edit your review.
Lelek Sazza added this note
tugas panitera pengganti
1 thousand reads
1 hundred reads
Ismul YaQin liked this
megha_suchi liked this
shariansah liked this
Ifah Kholifah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->