Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Definisi Dan Pengertian

Definisi Dan Pengertian

Ratings: (0)|Views: 382 |Likes:
Published by E-Unk

More info:

Published by: E-Unk on Dec 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

 
 
Definisi dan pengertian
Masa subur adalah suatu masa dalam siklus menstruasi perempuan dimanaterdapat sel telur yang matang yang siap dibuahi, sehingga bila perempuantersebut melakukan hubungan seksual maka dimungkinkan terjadi kehamilan.Siklus menstruasi dipengaruhi oleh hormon seks perempuan yaitu esterogendan progesteron. Hormon-hormon ini menyebabkan perubahan fisiologis padatubuh perempuan yang dapat dilihat melalui beberapa indikator klinis seperti:1. Perubahan suhu basal tubuh2. Perubahan sekresi lendir leher rahim (serviks)3. Perubahan pada serviks4. Panjangnya siklus menstruasi (metode kalender)5. Indikator minor kesuburan seperti nyeri perut dan perubahanpayudara.Melalui pengalaman, fase subur dan fase tidak subur dalam siklus menstruasidapat dinilai secara akurat dan pengetahuan ini dapat digunakan untukmerencanakan kehamilan dan menghindari kehamilan.Sebelum membahas lebih jauh indikator-indikator tersebut ada baiknya kitamengenal secara ringkas fisiologi sperma dan siklus menstruasi. 
Fisiologi sperma
Beberapa fakta tentang sperma:1. Sperma dihasilkan oleh testis secara terus menerus.2. Pada saat ejakulasi, sekitar 2 5 ml cairan semen dikeluarkan yangterdiri dari 100 juta sperma per ml.
 
3. Sperma akan hidup untuk 3 5 hari atau lebih lama dalam serviksperempuan bila ada lendir serviks yang subur.4. Penetrasi sperma akan dihalangi oleh lendir sperma yang tebal yangmenutupi serviks selama masa tidak subur. Sperma yang tinggal divagina akan dirusak dalam beberapa jam oleh keasaman cairanvagina.5. Sperma dapat pula ditemukan pada cairan yang dikeluarkan laki-lakisebelum terjadi ejakulasi. Dengan alasan ini, coitus interuptus dapatpula menyebabkan terjadinya kehamilan bila dilakukan pada masasubur.Dengan fakta di atas, maka disimpulkan bahwa seorang laki-laki selalu dalamkeadaan subur, sedangkan kesuburan perempuan terjadi dalam suatu siklus. 
Fisiologi siklus menstruasi
Panjang siklus bervariasi dari 23 hari atau kurang untuk siklus pendek danlebih dari 35 hari untuk siklus yang panjang. Ada sejumlah perempuan yangsiklusnya teratur, sementara ada pula yang bervariasi sampai dengan 7 hari. Untuklebih memudahkan pemahaman, pada tulisan ini kita gunakan rata-rata siklus 28hari.Siklus menstruasi dibawah kontrol hormon seks. Untuk memudahkan, siklusini dibagi dalam 2 fase yaitu fase sebelum ovulasi dan fase setelah ovulasi.
Fase sebelum ovulasi – dikontrol oleh FSH dan esterogen.
Kelenjar pituitari pada dasar otak akan mengeluarkan FSH yang akanmerangsang pematangan folikel di ovarium (indung telur). Pematangan folikel iniakan meningkatkan produksi esterogen.Pada saat kenaikan esterogen mendekati ovulasi, terjadi perubahan perubahan sebagai berikut:
 
Endometrium (selaput lendir rahim) menebal.
 
Serviks menjadi panjang dan lunak serta terbuka.
 
Lendir serviks yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar padaserviks menjadi lendir yang bersahabat dengan sperma.
 
Peningkatan garam, gula, dan asam amino untukmemberikan makanan pada sperma.
 
Peningkatan cairan sampai dengan 10 kali peningkatanvolume lendir.
 
Lendir yang subur terdiri dari 98 % air transparan,berkilat, licin, elastis yang disebut efek spinnbarkeit.
 
Struktur lendir yang subur bila dilihat denganmenggunakan
nuclear magnetic resonance
memperlihatkan jaringan yang jarang sehingga dapat dilewati oleh sperma.
 
Suhu menetap pada tingkat yang rendah.
 
Ketika esterogen mencapai tingkat tertentu dalam darah, kelenjar pituitaridistimulasi untuk menghasilkan LH yang meningkat cepat yang kemudian akanmenimbulkan ovulasi (pecahnya folikel yang matang dan mengeluarkan ovum )dalam 36 jam kemudian. 
Fase setelah ovulasi – dikontrol oleh progesteron
Setelah ovulasi, LH menyebabkan pecahnya folikel yang kemudian folikeltersebut akan berkembang menjadi korpus luteum, yang memproduksiprogesteron.Di bawah pengaruh progesteron terjadi perubahan-perubahan:
Endometrium melunak guna mempersiapkan diri untukmenerima implantasi (penempelan) telur yang telah dibuahi
 
Serviks memendek, keras, dan tertutup.
 
Lendir serviks menjadi tidak bersahabat untuk mencegahpenetrasi sperma.
 
Setelah ovulasi terdapat perubahan status kesuburan – jaringan filamen-filamen menjadi lebih padat membentuk lendir

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->