Fiqih Kedokteran
Keluarga Berencana dan Alat Kontrasepsi
Pengguguran Kandungan Klonning Manusia
Transplantasi organ Manusia
Bayi Tabung Euthanasia Rekayasa Genetika Penentuan
Jenis Kelamin Janin
AIDS Pemanfaatan Janin Aborsi Untuk
PenelitianMencegah KehamilanIslam sangat menganjurkan umatnya untuk memiliki keturunan untuk dididik dengan baik sehingga mengisi alam semesta ini dengan manusia yang shalih dan beriman. Sejak dari memilihcalon istri, Rasulullah SAW mengisyaratkan untuk mendapatkan istri yang punya potensi untuk memiliki anak.
Nikahilah wanita yang banyak anaknya karena aku (Rasulullah SAW) berlomba dengan umat lainnya dalam banyaknya umat pada hari qiyamat (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban).
Namun perintah memilih wanita yang subur sebanding dengan perintah untuk memilih wanitayang shalihah dan baik keislamannya.
Dunia itu adalah kesenangan dan sebaik-baik kesenangan adalah wanita yang shalihah.
Dalam hadits lain disebutkan :
Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena agamanya, nasabnya, hartanya dan kecantikannya.Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat.
Dalam pandangan Islam
, anak merupakan karunia dan rezeki sekaligus yang harusdisyukuri dan disiapkan dengan sebaik-baiknya
. Namun hal itu tidak berarti kerja orang tuahanya sekedar memproduksi anak saja. Masih ada kewajiban lainnya terhadap antara lainmendidiknya dan membekalinya dengan beragam ilmu dan hikmah.
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab ituhendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. QS. An-Nisa : 9)
Selain menganjurkan memperbanyak anak, Islam juga memerintahkan untuk memperhatikankualitas pendidikan anak itu sendiri.Dan diantara metode untuk mengotimalkan pendidikan anak adalah dengan mengatur jarak kelahiran anak. Hal ini penting mengingat bila setiap tahunmelahirkan anak, akan membuat sang ibu tidak punya kesempatan untuk memberikan perhatiankepada anaknya. Bahkan bukan perhatian yang berkurang, nutrisi dalam bentuk ASI yang sangatdibutuhkan pun akan berkurang. Padahal secara alamiyah, seorang bayi idealnya menyusu kepadaibunya selama dua tahun meski bukan sebuahkewajiban.
Dan Kami perintahkan kepada manusia kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telahmengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam duatahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulahkembalimu.(QS. Lukman : 14)