2
c.
Bilangan Kardinal dan Bilangan Ordinal
2 adalah bilangan kardinal dari himpunan. Bilangan kardinalmenjawab pertanyaan beberapa atau seberapa banyak . sebagai contoh,
jika Anda mengatakan “Anka itu mempunyai 3 pisang, Anda berbic
ara
tentang berapa pisang dalam himpunan itu.”Bilangan yang
mengidentifikasi unsur mana dalam sebuah himpunan yang Anda
bicarakan disebut bilangan ordinal. Jika Anda berkata”Ini himpunan dari 3anak”, berarti Anda berkata tentang bilangan kardinal dari him
punan itu,
akan tetapi jika Anda mengatakan ,”Ini adalah anak ketiga”, berarti Anda
berkata tentang anggota tertentu dari sebuah himpunan, jadi Andaberbicara tentang bilangan kardinal.Dalam mengajarkan konsep bilangan ordinal Anda harusmengusahakan bahwa seorang mulai membilang anggota dari sebuahhimpunan, kemudian Anda juga harius mengarahkan anggota mana yangpertama dibilang dan mana yang mengikuti sesudahnya. Dengan kata lainAnda harus menentukan anggota mana yang pertama dibilang danbagaimana urutannya.Seringkali dari kata atau lambang yang digunakan untuk memberinama sebuah bilangan kita dapat mengenali apakah sebuah bilangansedang dipakai dalam arti ordinal atau dalam arti kardinal.
2.
Mengajar konsep “Kurang Dari”,”Lebih Dari”dan “Sama Dengan”
Hubungan antar bilangan cacah yang biasa diajarkan di SD antara
lain Kurang Dari”,”Lebih Dari”dan “Sama Dengan”. Untuk menanamkan
konsep hubnungan tersebut kepada anak SD, mereka diajak membedakanbila sebuah himpunan mempunyai anggota lebih dari, kurang dari atausama dengan banyaknya anggota himpunan yang lain. Anda harus
mengatakan dan menampilkan “Himpunan ini mempunyai anggota yanglebih dari(kurang dari atau sama dengan )” anggota himpunan yang lain.
Anda kerjakan ini dengan memasangkan anggota himpunan itu. Jika Andamenggunakan alat peraga pemasangan dapat dilakukan dengan caramendekatkan anggota yang dipasangkan. Jika Anda menggunakangambar, anggota-anggota yang dipasangkan dihubungkan dengan garis.