/  24
 
EDISI 06
- Oktober 2007
LINGKARAN SURVEI INDONESIA
Kajian Bulanan
www.lsi.co.id
Preferensi dan PetaDukungan Pemilih padaPartai Politik
Peta mutakhir dukunganpemilih pada partai politik.
Hlm. 1Partai Politik dan PetaStudi Perilaku Pemilih diIndonesia
Faktor apa saja yangmenyebabkan pemilihcenderung memilih sebuahpartai?
Hlm. 13
T
ULISAN ini mengulas kondisi terakhir peta dukungan pemilihpada partai politik. Sebagian besar data dalam tulisan inididasarkan pada survei nasional yang dilakukan olehLingkaran Survei Indonesia (LSI) pada bulan September 2007. JikaPemilu dilaksanakan hari ini (Bulan September 2007, saatwawancara lapangan diselenggarakan), Partai Demokrasi IndonesiaPerjuangan (PDIP) diperkirakan akan menempati posisi pertama.Tetapi perolehan suara PDIP ini tidak banyak berbeda dengan suaraPartai Golkar, di urutan kedua. Waktu dua tahun hingga 2009, sangatmungkin bisa mengubah komposisi peringkat dukungan pada partaiini. Di tempat tiga sampai enam, masing-masing ditempati partai-partai: Demokrat, PKS, PKB, PAN, dan PPP. Perlu dicatat,perolehan suara PKS, PKB, PAN, PPP masih berada dalam batas
margin of error 
survei ini. Partai-partai bisa dibagi ke dalam tigakelompok. Kelompok pertama, partai papan atas (Golkar, PDIP danDemokrat). Kedua, partai papan menengah (PKS, PKB, PAN, PPP).Ketiga, partai papan bawah (di luar partai tersebut). Jika dibandingkanhasil survei September 2007 ini dengan perolehan suara Pemilu2004, tampak tidak ada perubahan yang berarti. Suara partai relatifstabil. Yang agak mengejutkan barangkali hanyalah suara untukPartai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kedua partaiini saat survei dilakukan memperoleh kenaikan suara yang signifikan.Partai Demokrat melejit menjadi partai papan atas. Jika dibandingkanhasil survei bulan September 2007 ini dengan survei sebelumnya,ada perkembangan yang menarik. Suara untuk partai-partai kategori“menengah “ (PKB, PPP, PAN, dan PKS) tampak stabil. Sementarasuara untuk partai-partai “atas” (PDIP, Golkar dan Demokrat)berfluktuasi dari satu waktu ke waktu lain. Di tahun 2006, posisiPartai Demokrat sempat naik tetapi turun di tahun 2007. Posisisatu dan dua dari satu waktu ke waktu lain tampak diperebutkanoleh PDIP dan Golkar.
Preferensi dan Peta Dukungan PemilihPada Partai Politik
 
2
LINGKARAN SURVEI INDONESIA
PEMILU Legislatif kurang dua tahun lagi dari saat ini.Masing-masing partai sudah mulai pasang strategi gunamendulang dukungan sebanyak-banyaknya pada Pemilu2009—mulai dari penjaringan kandidat anggota legislatif,kunjungan ke daerah-daerah hingga koalisi antar partai.Sejumlah partai besar juga telah menyatakan keyakinan-nya akan memenangkan Pemilu tahun 2009 mendatang.Tulisan ini secara singkat akan mengulas kondisi terakhirpeta dukungan pemilih pada partai politik. Sebagian besardata dalam tulisan ini didasarkan pada survei nasionalyang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI)pada bulan September 2007.
Persepsi Umum Atas Partai Politik
Publik Indonesia bersikap skeptis terhadap partai politik.Sebagian besar (58.3%) publik kurang atau tidak puasdengan kerja partai politik selama ini. Hanya 25.5% sajayang mengatakan sangat atau cukup puas. Ada sejumlahalasan yang dikemukakan oleh publik yang puas dan tidakpuas. Mereka yang puas dengan kerja partai politiksebagian besar (32.6%) mengajukan argumentasi partaitelah memperjuangkan kepentingan rakyat. Sementaramereka yang tidak puas mengajukan argumentasisebaliknya—partai selama ini tidak memperjuangkankepentingan rakyat. (Grafik 1)Publik menilai secara negatif sosok partai politik. Seba-gian besar (74.1%) misalnya menyatakan partai hanyamementingkan kepentingan sendiri, tidak mementingkankepentingan rakyat. Publik sebagian besar (73.2%) jugamenyatakan keputusan yang dibuat partai seringkali tidakmemperhatikan kepentingan rakyat. (Grafik 2)Masih buruknya citra partai politik di mata publik tidak bisadilepaskan dari banyaknya pemberitaan negatif mengenaipartai politik di media massa. Berita-berita itu sedikitbanyak bisa mempengaruhi penilaian publik—meskiperlu penelitian lebih dalam untuk melihat kaitan antarapemberitaan itu dengan citra partai politik. Tabel 2 menun- jukkan penilaian publik atas partai yang paling dipandangbisa memenuhi harapan pemilih dan penilaian pemilihatas kerja partai dalam sejumlah bidang.Ada sejumlah kemungkinan mengapa publik menilaisecara negatif partai politik. Pertama, publik kurangpercaya terhadap kerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Wakil partai di lembaga legislatif (DPR) adalah per-panjangan tangan partai politik. Anggota legislatif jugamenjadi representasi dari citra partai politik di matamasyarakat. Karena masyarakat bisa menilai langsungperilaku dan tindakan anggota legislatif (melalui mediamassa). Publik kurang percaya anggota DPR benar-benarakan memperjuangkan kepentingan rakyat. (Grafik 2).
Sangat puas/ 
cukup puas
Kurang puas/ 
tidak puassama sekali
Tidak tahu/ 
tidak jawab
25.5%30.4%58.3%55.5%16.2%14.1%Maret 2006September 2007Q: Secara umum bagaimana Ibu / Bapak menilai kerja partai politik selama ini? Apakah sangat puas, cukup puas, kurang puasatau tidak puas sama sekali?Sumber : Survei Lingkaran Survei Indonesia (Maret 2006 dan September 2007).
 
Keterangan: populasi survei nasional,menyertakan semua provinsi di Indonesia. Sampel diambil dengan teknik Multistage Random Sampling, dengan jumlah sampel1.200 orang responden. Sampling error plus minus 3.5% pada tingkat kepercayaan 95%.
Grafik 1. Kepuasan atas Kinerja Partai Politik
 
3
KAJIAN BULANAN
Alasan sangat puas/Cukup puasPersen
Partai telah memperjuangkan kepentingan rakyat32.6%Indonesia masih belajar demokrasi, sehingga wajar peran partai belum maksimal19.5%Fungsi partai telah berjalan16.6%Lainnya4.8%Tidak tahu / tidak jawab26.4%
Alasan kurang puas/Tidak puas sama sekaliPersen
Partai tidak memperjuangkan kepentingan rakyat41.2%Kerja partai tidak dirasakan oleh masyarakat27.7%Fungsi partai tidak berjalan14.3%Lainnya3.5%Tidak tahu / tidak jawab13.3%Sumber : Survei Lingkaran Survei Indonesia (April 2006)
Tabel 1. Alasan Puas/Tidak Puas dengan Kinerja Partai
26.8%25.9%73.2%74.1%Partai politik pada umumnya hanya memikirkankepentingan mereka masing-masing, tidak banyakmemikirkan rakyat yang memilih mereka dalampemilihan umum.Keputusan-keputusan yang dibuat partai seringdibuat tanpa memperhatikan keinginan rakyat yangmendukungnya.Sangat setuju/setujuTidak setuju/sangat tidak setujuSumber: Survei Lingkaran Survei Indonesia (Maret 2006)
Grafik 2. Pandangan Tentang Partai Politik

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...