Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kualitas Informasi Sistem Informasi Akuntansi Universitas

Kualitas Informasi Sistem Informasi Akuntansi Universitas

Ratings: (0)|Views: 559 |Likes:
Published by Tiyo Widodo

More info:

Published by: Tiyo Widodo on Dec 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/11/2014

pdf

text

original

 
1
KUALITAS INFORMASI BAGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSIUNIVERSITASNaskah Asli: Information Quality for a University Accounting Information SystemDiterjemahkan oleh Tiyo Widodo© 2010Ringkasan:
Penelitian ini berisi laporan tentang kualitas informasi bagi sistem informasiakuntansi universitas. Departemen yang bersangkutan dengan SIA pada universitasbertujuan untuk menyediakan informasi yang berkualitas untuk staf (baik staf akademik maupun staf administrasi) dan mahasiswa yang menggunakan sistem informasi akuntansi.Sejumlah temuan kasus selama penelitian menunjukkan banyaknya masalah yangmenghadang staf maupun mahasiswa. Kesemua masalah yang timbul berpengaruh terhadappengalaman, motivasi, kemanfaatan dan kemudahan penggunaan serta kegunaan sisteminformasi akuntansi. Data kualitatif menunjukkan sebuah perbedaan yang tidak sesuaidengan ketentuan pengguna serta karakteristik sistem informasi akuntansi. Bukti hasilpenelitian menunjukkan bahwa hasil kerja pengguna SIA sangat dipengaruhi oleh buruknyainformasi yang merek peroleh.
1. Pendahuluan
Penelitian ini menggunakan subyek universitas yang telah memiliki reputasi yangterpercaya sebagai perguruan tinggi penyelenggara kuliah jarak jauh di negara Australia.Adapun departemen atau jurusan yang menjadi tempat penelitian berada di kantor pusat danbertanggung jawab menyediakan pelayanan kepada staf dan mahasiswa internasional padakampus-kampus lain. Tujuan pokok departemen ialah meningkatkan frekuensi pendaftaranmahasiswa luar negeri di universitas tersebut. Dalam proses ini departemen juga memilikitanggung jawab untuk menyediakan informasi yang bermutu bagi staf dan mahasiswadalam hal sistem layanan berbasis elektronik. Fungsi-fungsi lain yang dijalankan olehDepartemen antara lain mengatur hubungan konsumen dengan mahasiswa internasionalbaru, mengatur aplikasi pendaftaran mahasiswa internasional dan menjalankan tanggung jawab hukum dan administratif untuk pengadaan website universitas. Departemen tersebutsaat ini tengah menjalankan sistem penyediaan layanan elektronik melalui website.
2. Kerangka Teori
Pembahasan yang diuraikan dalam laporan penelitian ini dilandasi olehkonsep-konsep teori. Kerangka teori berfungsi untuk menjadi dasar analisis bukti yangdiperoleh berikut implikasinya di dalam sistem informasi akuntansi. Rogers (1983)
 
2
berpendapat bahwa atribut-atribut yang memiliki pengaruh tidak langsung terhadapadopsi-adopsi inovasi dapat pula berperan sangat penting. Atribut-atribut yang dimiliki olehpengguna SIA dapat saja mempengaruhi keputusan penggunaan sistem informasi akuntansiberbasis web. The Technology Acceptance Model (TAM) yang diperkenalkan oleh Davis(1989, 1993) memuat pemahaman tentang kegunaan/manfaat Sistem Informasi dan perilakumenerima sistem tersebut (Davis et al., 1989). TAM telah diterapkan dalam berbagai studiyang berorientasi pada pengguna akhir di
world-wide-web
(Heijden 2000; Gefen dan Straub2000; Steer et al 2000; Moon dan Kim 2001; dan Wright dan Granger 2001).Aplikasi model TAM untuk menyelidiki penerimaan pengguna terhadap sisteminformasi akuntansi dapat memberikan wawasan tentang hal apa saja yang membuat sisteminformasi akuntansi menjadi berguna dan seramah apakah sistem tersebut bagipenggunanya. TAM menitikberatkan pada dua keyakinan: kegunaan nyata (
 perceived usefulness, PU 
) dan kemudaan untuk digunakan secara nyata (
 perceived ease of use,PEOU 
); dapat kita simpulkan bahwa faktor orientasi pada pengguna-akhir dapatberpengaruh bagi penerimaan pengguna (Davies 1999 dan Vekantesh 2000).TAM tidak terlalu mementingkan sikap terhadap pemanfaatan sebuah teknologi(Davis 1989), meskipun sikap sebelumnya dari para pengguna untuk mengendalikan sistem(namun tidak berlaku sebaliknya) berperan penting di dalam penerapan teknologi dimaksuddan oleh karena itu kadar manfaat dari teknologi tersebut. Riset menggunakan model TAMini menemukan bahwa pengalaman pengguna yang menjalankan standar yang tetap danyang melakukan personalisasi bidang-bidang tugas menurut keinginan sendiri tidak ditemukan.Peneliti menemukan celah antara persoanlisasi pengguna terhadap tugas (meskipunberada di dalam bagian sistem dan tidak pada penggunanya sendiri) dan ruang lingkuplayanan elektronik yang membantu penyelesaian tugas pengguna. Pengguna menentukanbahwa persepsi-persepsi awal tentang sistem baru ini tidaklah mudah untuk digunakan.Manajemen senior dan tim pengembangan sistem, pada saat menjalankan sistem, berusahakeras untuk menyusun sebuah konsep tentang standarisasi output layanan elektronik berbasis web. Konsep ini dikembangkan untuk mengantisipasi keenganan pengguna akhiruntuk memanfaatkan layanan elektronik berbasis web.
 
3
Pengguna-akhir menemukan faktor manfaat dapat mereka peroleh dari sistem danbukan dari diri mereka sendiri (misalnya, pengguna-akhir) dan hal ini membuat tugaselektronik menjadi sulit untuk dijalankan. Pengguna-akhir mendasarkan harapan-harapanmereka pada pengalaman yang lazim mereka alami pada masa lalu pada saat tugasditentukan oleh pengguna, bukan sistem. Pada sejumlah aspek pengguna merasaterkucilkan semenjak diperkenalkan sistem informasi elektronik berbasis web dan situasiini membuat konflik semakin sulit untuk diatasi.Regan dan O'Connor (1994) mengusulkan sejumlah teknik untuk mengembangkandan mendukung model konseptual
interface
di dalam pengembangan sistem. Teknik-teknik yang diperkenalkan meliupti penggunaan metafora, penghindaran terhadap mode,memastikan konsistensi, penciptaan
interface
berbasis pengguna, dan membuat
interface
menjadi transparan. Membantu pengguna untuk melakukan interaksi yang konsisten denganmetafor-metafor yang memuat makna yang sama akan membuat pengguna semakinmengendalikan tugas layanan elektronik. Laporan penelitian kali ini akan memfoksukanpermasalahan pada usaha untuk mempermudah
interface
tugas pengguna di dalamlingkungan berbasis web.
3. Metode Penelitian
Masalah yang mengganggu departemen penerimaan mahasiswa internasional ialahkarena staf belum menerapkan sistem layanan elektronik di dalam proses aplikasipendaftaran mahasiswa; mereka lebih cenderung bertahan pada sistem lama yangmengutamakan sistem pelayanan manual (menggunakan lembar formulir kertas). Mencetak dokumen, menyimpan ke dalam folder, dan memroses korespondensi dengan mahasiswamelalui surat tradisional cenderung masih tetap dipertahankan. Staf tampaknya lebihfamiliar dengan alur kerja seperti ini. Padahal kebergantungan terhadap sistem manual inimemiliki tingkat resiko kesalahan yang tinggi. Disamping itu, terlalu banyaknya berkasdokumen telah terbukti membuat para staf kebingungan dan terlalu sibuk menatanya.Akibat dari keengganan mencoba sistem baru ini, kinerja departemen menjadi lambansehingga proses penyelesaian berkas pendaftaran mahasiswa menjadi sering terlambat.Departemen memperkenalkan layanan elektronik web untuk menanggulangiketerlambatan proses dan memperbaiki layanan kepada mahasiswa. Staf didorong untuk 

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
Feronika LiBe liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Hil Dini liked this
Restu Agusti liked this
Markus Turambi liked this
Adiah Nasution liked this
Adiah Nasution liked this
Andy Musly liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->