Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
68Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UJI EFEK ANALGETIK

UJI EFEK ANALGETIK

Ratings: (0)|Views: 9,026|Likes:
Published by Christian Modundo

More info:

Published by: Christian Modundo on Dec 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/19/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
Analgetika merupakan suatu senyawa atau obat yangdipergunakan untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri yang diakibatkanoleh berbagai rangsangan pada tubuh misalnya rangsangan mekanis,kimiawi dan fisika sehingga menimbulkan kerusakan pada jaringan yangmemicu pelepasan mediator nyeri seperti brodikinin dan prostaglandinyang akhirnya mengaktivasi reseptor nyeri di saraf perifer dan diteruskanke otak yang secara umum dapat dibagi dalam dua golongan, yaituanalgetika non narkotik seperti asetosal, parasetamol dan analgetikanarkotik seperti morfin (1, 2).
 
Rangsang yang menimbulkan rasa nyeri ialah kerusakan pada jaringan, atau gangguan metabolisme jaringan. Hal ini mengakibatkanperubahan pada konsentrasi lokal ion (penurunan harga pH jaringan,peninggian konsentrasi ion kalium ekstrasel) maupun pembebasansenyawa mediator. Sebagai akibatnya, reseptor nyeri
(nosiseptor)
yangterdapat dikulit, didalam jaringan yang terdapat didalam kerangka otot, jaringan ikat, dan selaput tulang dapat terangsang. Tergantung pada letaktimbulnya rasa nyeri dapat dibedakan antara nyeri permukaan, nyeri yangdalam dan nyeri
viceral 
, yang secara kualitatif dialami dengan cara yangberbeda. Dari reseptor, nyeri dikonduksi sebagai impuls listrik yangbersusulan (potensial aksi) melalui urat saraf sensorik (urat saraf nyeri) ke1
 
2sumsum tulang belakang dan akhirnya melalui otak tengah (talamus) kesinusoid pusat posterior dari otak besar, dimana terjadi kesadaran akannyeri (3).
Peperomia pellucida 
(L). H.B.K, suku
Piperaceae 
atau seringdikenal dengan tumbuhan suruhan biasanya tumbuh liar ditempat-tempatyang lembab dan bergerombol. Tanaman suruhan mudah dijumpai dikebun, di halaman rumah, tepi jalan, di pinggiran selokan, dan di tempatlain yang lembab atau berair. Tinggi tanaman suruhan sekitar 40 cm,dengan dahan berbuku-buku serupa tanaman sirih. Tumbuhan ini sudahlama dikenal oleh masyarakat luas sebagai obat, bahkan telahdiperdagangkan. Di Filipina tanaman ini disebut
tangon-tangon 
atau
 ulasiman-bato 
, dan telah lama dimanfaatkan sebagai obat, antara lainuntuk membantu mengatasi gangguan artritis, gout (asam urat), bisul,bengkak bernanah, jerawat, sakit kepala, nyeri perut, dan masalah padaginjal (4).Infus herba
P. pellucida 
telah dilaporkan pada konsentrasi 10%
 
dapat menurunkan kadar asam urat dengan beda signifikan terhadapkontrol positif Alopurinol (4).
P. pellucida 
umumnya dikonsumsi dengancara diseduh, tetapi ada juga yang mengkonsumsinya sebagai lalapansegar. Herba suruhan mengandung alkaloid, saponin, polifenol, kalsiumoksalat, lemak, dan minyak atsiri (5).Khan A, Rahman M dan Islam S juga telah membuktikan bahwa
P.pellucida 
mempunyai aktivitas antipiretik dengan cara menghambat
 
3prostaglandin (6). Sehingga diduga bahwa herba suruhan memilikiaktivitas sebagai analgetika, maka penelitian ini dilakukan dengan mengujikebenaran khasiat analgetika pada pemberian ekstrak etanol herbasuruhan (kecuali akarnya) pada mencit jantan dengan menggunkanmetode kimia.Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka telah dilakukan penelitianuntuk mengetahui efek analgetika ekstrak etanol suruhan
(Peperomia pellucida 
(L). H.B.K. terhadap mencit jantan
(Mus musculus)
denganmenggunakan metode kimia. Penelitian ini bertujuan untuk untukmengetahui kebenaran khasiat analgetik setelah pemberian suspensiekstrak etanol dari herba suruhan pada mencit jantan
(Mus musculus)
dengan menghitung jumlah geliat setiap 5 menit selama 30 menit.

Activity (68)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
SHe ITu SeLin liked this
Heni Ayu Purnama liked this
Fhatma Wati HM liked this
curie_julia liked this
Khoirul Ngibad liked this
Pramita Putri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->