Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DAFTAR PERATURAN JALAN TOL DI INDONESIA, 2010

DAFTAR PERATURAN JALAN TOL DI INDONESIA, 2010

Ratings: (0)|Views: 1,649|Likes:
........
3.6.9. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010 Tentang Tata Cara Dan Persyaratan Laik Fungsi Jalan
3.6.10. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 13/PRT/M/2010 Tentang Pedoman Pengadaan Pengusahaan Jalan Tol
3.6.11. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2010 Tentang Pedoman Pemanfaatan Dan Penggunaan Bagian-Bagian Jalan
3.6.12. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 02/PRT/M/2011 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2008 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Dukungan Pemerintah Terhadap Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol Yang Dibiayai Oleh Badan Usaha
3.6.13. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2011 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Jalan Khusus
3.6.14. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 13/PRT/M/2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilikan Jalan
3.6.15. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.62 Tahun 2011 Tentang Pengaturan Waktu Operasi Kendaraan Angkutan Barang Di Jalan Tol Dalam Kota Di DKI Jakarta
3.6.16. Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 1 Tahun 2010 Tentang Standar Pelayanan Dan Pengaturan Pertanahan
3.6.17. Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 2 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pertimbangan Teknis Pertanahan Dalam Penerbitan Izin Lokasi, Penetapan Lokasi Dan Izin Perubahan Penggunaan Tanah
........
3.6.9. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010 Tentang Tata Cara Dan Persyaratan Laik Fungsi Jalan
3.6.10. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 13/PRT/M/2010 Tentang Pedoman Pengadaan Pengusahaan Jalan Tol
3.6.11. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2010 Tentang Pedoman Pemanfaatan Dan Penggunaan Bagian-Bagian Jalan
3.6.12. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 02/PRT/M/2011 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2008 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Dukungan Pemerintah Terhadap Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol Yang Dibiayai Oleh Badan Usaha
3.6.13. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2011 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Jalan Khusus
3.6.14. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 13/PRT/M/2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilikan Jalan
3.6.15. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.62 Tahun 2011 Tentang Pengaturan Waktu Operasi Kendaraan Angkutan Barang Di Jalan Tol Dalam Kota Di DKI Jakarta
3.6.16. Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 1 Tahun 2010 Tentang Standar Pelayanan Dan Pengaturan Pertanahan
3.6.17. Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 2 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pertimbangan Teknis Pertanahan Dalam Penerbitan Izin Lokasi, Penetapan Lokasi Dan Izin Perubahan Penggunaan Tanah

More info:

Published by: MEDIA DATA RISET, PT on Dec 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/08/2011

pdf

text

original

 
 
PENAWARANDAFTAR PERATURAN JALAN TOL DI INDONESIA, 2010(Termasuk Kebijakan Pengadaan Lahan Tanahnya)Desember, 2010
Pembangunan infrastruktur Indonesia diarahkan untuk memperkuat konektivitas domestik, termasuk di wilayah kepulauan. Indonesia memiliki keunggulan kompetitif sekaligus tantangan untuk pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur, terutama proyek jalan tol menjadi ketertarikan tersendiri bagi investor asing.Jalan tol merupakan bisnis (industri) yang strategis untuk mendukung laju pertumbuhan perekonomian. Namun sayangnya perkembangan jalan tol di Indonesia masih tersendat-sendat. Banyak kendala, terutamamasalah pembebasan lahan dan pendanaan. Oleh karena itu diperlukan dukungan pemerintah dalammempercepat proyek jalan tol, diantaranya dengan menerbitkan UU Pengadaan Lahan, yang hingga kinimasih dalam proses.Hingga kini Pemerintah masih berupaya mengatasi masalah pembebasan lahan untuk menyelesaikanmasalah pembangunan infrastruktur. Seperti diketahui bahwa pengadaan tanah merupakan bagian dalam pembangunan jalan untuk kepentingan umum yang antara lain diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No36 Tahun 2005 jo Perpres No 65 Tahun 2006. Kebijakan itu mengatur lembaga penitipan uang gantikerugian ke Pengadilan Negeri (konsinyasi), yaitu dalam Pasal 10 nya.Menurut Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak, agar masalah lahan bisa segera selesai,usulan draf dalam revisi untuk undang-undang yang baru tentang suatu lokasi yang jika akan dimanfaatkanuntuk publik, angka konsinyasi diturunkan dari 75 persen menjadi 50 persen sedangkan masalah harga tetapdimusyawarahkan. RUU juga mengatur batasan waktu 14 hari untuk melakukan komunikasi publik apakahmasyarakat bersedia atau tidak. Jika tidak, akan diberikan waktu tambahan 14 hari lagi dengan catatan perundingan harus selesai maksimum dua bulan setelah diumumkan pertama kali.Bilamana RUU tersebut disahkan, baik pemerintah maupun masyarakat akan mendapat kepastian proses pembebasan lahan. Pasalnya, selain mengatur batasan waktu setiap proses pembebasan, RUU jugamengatur keberadaan lembaga appraisal atau penilai untuk menaksir harga yang pas bagi tanah milik masyarakat tersebut.Selain itu untuk mengatasi masalah pembebasan lahan yang masih dalam proses, beberapa kebijakanyang ada pun masih harus direvisi, di antaranya Perpres No. 36/2005 dan Perpres No. 65/2006. Hingga kinidukungan pemerintah dalam proyek tol hanya melalui kebijakan yang sudah ada, seperti mengenai BiayaPanitia Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum yang diatur dalamPermenkeu No.58/2008 serta Permen PU No.12/2008 yang mengatur tentang Tata Cara PelaksanaanDukungan Pemerintah terhadap Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Tol yang Dibiayai Oleh BadanUsaha.Selanjutnya melalui Permen No. 6/2010 setiap ruas jalan tol yang mendapatkan dukungan dari pemerintah (APBN) untuk pembebasan lahan atau sebagian konstruksi, maka akan dikenakan
daw
 
back 
 (bagi hasil). Realisasinya, saat ini pemerintah masih mengevaluasi 24 ruas jalan tol untuk menentukan ruastol yang layak atau tidak mendapat dukungan pemerintah.Secara keseluruhan, buku ini merangkum kebijakan pemerintah yang terkait dengan proyek infastruktur jalan tol. Sehingga buku ini sangat berguna bagi para pemain yang terkait langsung dengan proyek jalan tol, terutama bagi para investor, serta sektor jasa dan industri terkait lainnya seperti perbankan,supplier dan pengambil keputusan.Laporan yang disusun setebal 500 halaman ini, kami tawarkan Rp.4.000.000 (Empat Juta Rupiah) per-copy dalam versi Bahasa Indonesia. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi
PT Media Data Riset
melalui
Telepon/Fax di (021) 809-6071, 809-3140,
atau
email :sales@mediadata.co.id, website www.mediadata.co.id
. Formulir pemesanan kami lampirkan bersama penawaran ini.Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.Jakarta, Desember 2010
PT Media Data RisetDrh. H. Daddy Kusdriana M.SiDirektur Utama
 
 
DAFTAR ISIDAFTAR PERATURAN JALAN TOL DI INDONESIA, 2010(Termasuk Kebijakan Pengadaan Lahan Tanahnya)Desember, 20101. PENDAHULUAN2. GAMBARAN JALAN TOL DI INDONESIA
2.1. Jalan Tol Trans Jawa2.1.1. BPJT evaluasi seluruh jalan tol2.1.2. Kontrak 20 Proyek Tol Siap Diputus2.1.3. Pemda DKI Jakarta Akan BangunEnam Tol Dalam Kota2.2. Jalan Tol Non Trans Jawa2.2.1. Jalan tol yang sedang dan akandibangun2.3. Pembebasan Lahan2.3.1. Draf RUU Pengadaan Lahan2.3.2. 80 Persen Tanah Tol SudahDibebaskan2.3.3. 23 Ruas Tol Terkendala PembebasanLahan2.3.4. Pemerintah Siapkan Rp 2 Triliun2.4. Kebijakan Bagi Hasil (
 Daw Back 
)
3. PERATURAN JALAN TOL
3.1. Undang-Undang Republik Indonesia3.1.1. Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 38 Tahun 2004
Tentang Jalan3.1.2. Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 20 Tahun 1961
TentangPencabutan Hak-Hak Atas Tanah DanBenda-Benda Yang Ada Diatasnya3.1.3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 TentangPeraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria3.2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia3.2.1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 59 Tahun 2010
 Tentang Perubahan Atas PeraturanPemerintah Nomor 29 Tahun 2000Tentang Penyelenggaraan JasaKonstruksi3.2.2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 43 Tahun 2010
 Tentang Tata Cara PenetapanKawasan Khusus3.2.3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 15 Tahun 2010
 Tentang Penyelenggaraan PenataanRuang3.2.4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 4 Tahun 2010
 Tentang Perubahan Atas PeraturanPemerintah Nomor 28 Tahun 2000Tentang Usaha Dan Peran MasyarakatJasa Konstruksi3.2.5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 11 Tahun 2010
 Tentang Penertiban DanPendayagunaan Tanah Terlantar 3.2.6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 13 Tahun 2010
 Tentang Jenis Dan Tarif Atas JenisPenerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada BadanPertanahan Nasional3.2.7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 44 Tahun 2009
 Tentang Perubahan Atas PeraturanPemerintah Nomor 15 Tahun 2005Tentang Jalan Tol3.2.8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 34 Tahun 2006
 Tentang Jalan3.2.9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 15 Tahun 2005
 Tentang Jalan Tol3.3. Peraturan Presiden Republik Indonesia3.3.1. Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 13 Tahun 2010
 Tentang Perubahan Atas PeraturanPresiden Nomor 67 Tahun 2005Tentang Kerjasama PemerintahDengan Badan Usaha DalamPenyediaan Infrastruktur 3.3.2. Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 65 Tahun 2006
 Tentang Perubahan Atas PeraturanPresiden Nomor 36 Tahun 2005Tentang Pengadaan Tanah BagiPelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum3.3.3. Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 36 Tahun 2005
 Tentang Pengadaan Tanah BagiPelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum3.3.4. Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 67 Tahun 2005
 Tentang Kerjasama PemerintahDengan Badan Usaha DalamPenyediaan Infrastruktur 3.4. Peraturan Menteri3.4.1. Peraturan Menteri PekerjaanUmum
Nomor: 06/PRT/M/2010
 Tentang Pedoman EvaluasiPenerusan Pengusahaan Jalan Tol
 
 
3.4.2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum
Nomor: 01/PRT/M/2010
TentangOrganisasi Dan Tata Kerja BadanLayanan Umum Bidang Pendanaan DiLingkungan Sekretariat BadanPengatur Jalan Tol3.4.3. Peraturan Menteri PerencanaanPembangunan Nasional/Kepala BadanPerencanaan Pembangunan Nasional
Nomor 4 Tahun 2010
TentangPanduan Umum PelaksanaanKerjasama Pemerintah Dengan BadanUsaha Dalam PenyediaanInfrastruktur 3.4.4. Peraturan Bersama Menteri KeuanganDan Menteri Dalam Negeri
Nomor186/PMK.07/2010 Nomor 53 Tahun2010
Tentang Tahapan PersiapanPengalihan Bea Perolehan Hak AtasTanah Dan Bangunan Sebagai Pajak Daerah3.4.5. Peraturan Menteri Keuangan
Nomor132/PMK.02/2010
Tentang IndeksDalam Rangka PenghitunganPenetapan Tarif Pelayanan PNBPPada Badan Pertanahan Nasional3.4.6. Peraturan Menteri Keuangan
Nomor147/PMK.07/2010
Tentang BadanAtau Perwakilan LembagaInternasional Yang Tidak DikenakanBea Perolehan Hak Atas Tanah DanBangunan3.4.7. Peraturan Menteri Keuangan
Nomor58/PMK.02/2008
Tentang BiayaPanitia Pengadaan Tanah BagiPelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum3.4.8. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum
Nomor 12/PRT/M/2008
TentangTata Cara Pelaksanaan DukunganPemerintah Terhadap PengadaanTanah Untuk Pembangunan Jalan TolYang Dibiayai Oleh Badan Usaha3.4.9. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum
Nomor : 01/PRT/M/2007
TentangPetunjuk Teknis Penelitian,Pengembangan, Dan PemberdayaanDi Bidang Jalan Tol3.4.10. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum
Nomor : 02/PRT/M/2007
TentangPetunjuk Teknis Pemeliharaan JalanTol Dan Jalan Penghubung3.4.11. Peraturan Menteri Keuangan
Nomor152/PMK.05/2007
Tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum BadanPengatur Jalan Tol Pada DepartemenPekerjaan Umum3.4.12. Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 38/PMK.01/2006
TentangPetunjuk Pelaksanaan PengendalianDan Pengelolaan Resiko AtasPenyediaan Infrastruktur 3.4.13. Peraturan Menteri PekerjaanUmum
Nomor 10/PRT/2006
 Tentang Tata Cara PenggunaanDana Badan Usaha Untuk Pengadaan Tanah Jalan Tol3.4.14. Peraturan Menteri PekerjaanUmum
Nomor 295/PRT/M/2005
 Tentang Badan Pengatur Jalan Tol3.4.15. Peraturan Menteri PekerjaanUmum
Nomor 392/PRT/M/2005
 Tentang Standar PelayananMinimal Jalan Tol3.5. Keputusan Menteri3.5.1. Keputusan Menteri PekerjaanUmum
Nomor 513/KPTS/M/2009
 Tentang Penetapan PerubahanSistem Pengumpulan Tol Dan Tarif Tol Pada Ruas Jalan Tol Prof. Dr.Ir. Sedyatmo3.5.2. Keputusan Menteri PekerjaanUmum
Nomor 514/KPTS/M/2009
 Tentang Penyesuaian Tarif TolPada Beberapa Ruas Jalan Tol3.5.3. Keputusan Menteri PekerjaanUmum
Nomor 305/KPTS/M/2009
 Tentang Penetapan PenyesuaianMasa Konsesi Dan Tarif Tol AwalPada Ruas Jalan Tol Tangerang
 Merak 3.5.4. Keputusan Menteri Keuangan
Nomor 239/KMK.01/2008
TentangPerubahan Atas Keputusan MenteriKeuangan Nomor 44/KMK.05/2007 TentangPenetapan Persetujuan KomiteInvestasi Pemerintah AtasPenyaluran Dana DukunganInfrastruktur Dan Besaran NilaiTambah Serta Prosentase BagiHasil Keuntungan Atas NilaiTambah Dari Pengembalian Pokok Dana Dukungan Infrastruktur YangDisalurkan Badan InvestasiPemerintah Kepada BadanPengatur Jalan Tol3.6. Peraturan Lainnya3.6.1. Peraturan Kepala BadanPertanahan Nasional
Nomor 4Tahun 2010
Tentang Tata CaraPenertiban Tanah Terlantar 

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Deni Sandika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->