Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah

makalah

Ratings: (0)|Views: 2,221|Likes:
Published by Juni Gultom
struktur wilayah
struktur wilayah

More info:

Published by: Juni Gultom on Dec 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
 JUNI GULTOMFakultas Teknik Universitas Antakusuma Pangkalan Bun KabupatenKotawaringin Barat Kalimantan Tengah
Abstracts
:
 The purposes of the research were to study of spatial structureKotawaringin Barat regency. The research was held from June-October 2010in Kotawaringin Barat Regency. It covered : (1) administratve preparation;(2) observation; (3) data collection (primary and secondary data); (4) dataprocessing and analysis, and (5) report writing. The research data included:(1) Field work research ; and (2) Library research. The data analisysemployed yuridis-normative methodes. Result of the research revealed that:(1)
Regional Activities Centre;As a centre of activities of urban settlements withhierarchies regional/regency scale services (hierarchy I), located in PangkalanBun City as a Local activities centre (PKL) as a centre of urban settlementslocated in the capital of district in Kotawaringin Barat regency (2) Localactivities centre I , has infrastructure facilities for regional development as lower as Local activities centre I that included in the Local activities centre I are entirearea in Kumai District, the centre of Local activities centre I in Kumai; (3)Localactivities centre II is the centre of Local activities centre II in KotawaringinLama; (4) Local activities centre III is the centre of Local activities centre III inPangkalan Lada, Pangkalan Banteng, Pangkut and Karang Mulia;(5)
Zona
activities centre are all village that have potential to develop.
Pendahuluan
 
STRUKTUR RUANG DALAM RANGKA PENGEMBANGAN WILAYAHBERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 26 TAHUN 2007( STUDI KASUS DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT)
 
1.Latar Belakang
Kebijakan penataan ruang menurut UU No 24 tahun 1992, Jo UU No26 Tahun 2007, menggariskan bahwa keseluruhan kegiatan pembangunandi daerah harus terkoordinasi secara keruangan guna mewujudkanpemerataan pembangunan dan mengurangi ketimpangan pertumbuhankawasan. Koordinasi rencana kegiatan diwujudkan dalam rencana tataruang, baik mengenai pola pemanfaatan ruang maupun strukturpemanfaatan ruang. Dengan demikian pada implementasi rencana tidakmuncul kendala dalam pemanfaatan ruang dan pada akhir akan terciptaperkembangan kawasan yang merata serta tidak ada ketimpanganpertumbuhan antar daerah dan intra wilayah.Rencana Tata Ruang merupakan hasil perencanaan wujud strukturaldan pola pemanfaatan ruang. Yang dimaksud dengan wujud strukturalpemanfaatan ruang adalah susunan unsur-unsur pembentuk ronalingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan buatan yang secarahirarkis dan struktural berhubungan satu dengan lainnya membentuk tataruang, diantaranya meliputi hirarki pusat pelayanan dan hirarki prasarana jalan. Secara hirarkis, produk rencana tata ruang terdiri dari:
Untuk tingkat nasional terdapat RTRWN (Rencana Tata RuangWilayah Nasional),
Untuk tingkat propinsi terdapat RTRWP (Rencana Tata Ruang WilayahPropinsi),
Untuk tingkat kabupaten / kota terdapat RTRWK (Rencana TataRuang Wilayah Kabupaten / Kota). Terjadinya pemekaran wilayah di Kalimantan Tengah sesuai denganUndang-undang No. 5 tahun 2002 dimana Kabupaten Kotawaringin Baratdimekarkan menjadi tiga Kabupaten, yaitu menjadi Kabupaten KotawaringinBarat, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara, tentunya membawadampak khusus, bahwa areal penataan ruang wilayah semakin mengecilmenjadi 10.759 Km
2
.Dalam lingkup internal kabupaten, terdapat pemekaran wilayahkecamatan dan pembangunan jalan baru yang berpengaruh terhadaprencana tata ruang. Kecamatan yang dimekarkan adalah KecamatanPangkalan Lada dan Pangkalan Banteng. Sedangkan pembangunan jalanbaru adalah ruas yang menghubungkan Pangkalan Bun KotawaringinLama yang melintasi hutan produksi.
Metoda PenelitianWaktu, Lokasi, dan Kegiatan penelitian
Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni Otober 2010 dengan lokasipenelitian di Kabupaten Kotawaringin Barat. Kegiatan penelitian yangdilakukan yaitu antara lain: (1) persiapan penelitian dan mengurus perijinan;
 
(2) Observasi lapangan; (3) pengambilan data primer dan sekunder; (4)pengolahan dan analisis data; dan, (5) penyusunan laporan penelitian.
Metoda pengumpulan data dan Analisis data
Data penelitian yang dikumpulkan terdiri atas: (1) Field work reserch yaitupenelitian langsung dilakukan di lapangan; (2) Library research yaitukegiatan yang dilakukan dengan mengumpulkan data dan mempelajariliteratur, peraturan yang berkaitan dengan penelitian. Analisis data dalampenelitian ini dengan menggunakan metoda yuridis normatif terhadapketentuan dan standar-standar perencanaan.
HASIL DAN PEMBAHASANProfil Wilayah Kabupaten
Secara administratif, luas Kabupaten Kotawaringin Barat adalah10.759 Km
2
yang terdiri dari 6 Kecamatan meliputi : Kecamatan ArutSelatan, Kumai, Kotawaringin Lama, Arut Utara, Pangkalan Lada danPangkalan Banteng. Untuk lebih jelasnya mengenai luasan KabupatenKotawaringin Barat dapat dilihat pada
Tabel 1.1
, sedangkan untuk lebih jelasnya mengenai lokasi study dan sebaran wilayah administrasinya dapatdilihat pada
Gambar 1.1
. Tingkat kepadatan penduduk kabupatenKotawaringin barat pada
tabel 1.2.
Tabel 1. 1 Luas Kabupaten Kotawaringin Barat Menurut Kecamatan
No.KecamatanLuas(Km
2
)Prosentase LuasTerhadapKabupaten
1.Arut Selatan2.40022,312.Kumai2.92128,133.Kotawaringin Lama1.21811,324.Arut Utara2.68524,965.Pangkalan Lada2293,086.Pangkalan Banteng1.30610,21
Kotawaringin Barat10.759100,00
Sumber : Penduduk Kotawaringin Barat, BPS Tahun 2007
Sementara itu, data selama 6 tahun terakhir, menunjukkan bahwaperkembangan jumlah penduduk di Kabupaten Kotawaringin Barat selalubertambah tiap tahunnya, dengan laju pertumbuhan sebesar 4,24 %.Apabila dilihat per kecamatan, Kecamatan Pangkalan Ladamerupakan wilayah yang mempunyai kepadatan penduduk tertinggisebesar 112,40 jiwa/Km
2
, sedangkan tingkat kepadatan terendah terdapatdi Kecamatan Arut Utara sebesar 4,40 jiwa/Km
2
. Tingginya tingkatkepadatan penduduk di Kecamatan Pangkalan Lada karena luas wilayah

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rahmat Tauhid liked this
Juni Gultom liked this
Wajah Pribumi liked this
Juni Gultom liked this
Serma Adoenk liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->