Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
214Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB III METODE PENELITIAN - Template

BAB III METODE PENELITIAN - Template

Ratings:

4.79

(14)
|Views: 50,292|Likes:
Published by labamgunadarma

More info:

Published by: labamgunadarma on Aug 07, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/27/2013

pdf

text

original

 
BAB IIIMETODE PENELITIAN
3.1. Tempat Penelitian
Silahkan diisi sendiri dengan bahasa kamu..., KREATIF YA?...Penelitian dilakukan di daerah/perusahaan X dengan cakupan penelitianadalah meliputi seluruh kabupaten/kota di daerah/perusahaan X. Periode pengamatan adalah selama 3 tahun, yaitu mulai dari tahun 2001 sampai dengantahun 2004. Hal ini dilakukan karena ketersediaan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) diawali pada tahun 2001.
3.2. Metode Penelitian
Silahkan diisi sendiri dengan bahasa kamu..., KREATIF YA?...Penelitian menggunakan dua metode, yaitu metode penelitian deskriptif yang bersifat menjelaskan (
explanatory research
) dan metode hubungan kausal.Sugiyono (1999:37) menguraikan bahwa permasalahn
explanatory research
merupakan suatu permasalahan yang berkenaan dengan variabel itu sendiri.Kemudian studi kausalitas (
causality research
) menurut Kuncoro(2003:10) adalah selain mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel ataulebih juga menunjukan arah hubungan antara variabel independen dengan variabeldependen. Dengan kata lain, studi kausalitas mempertanyakan masalah sebab-akibat.
3.3. Metode Pengumpulan Data
Silahkan diisi sendiri dengan bahasa kamu..., KREATIF YA?...Tehnik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian inidilakukan secara manual. Pencarian data secara manual sebagaimana dijelaskanoleh Kuncoro (2003:132) adalah meliputi penelusuran data secara fisik melalui penggunaan indeks, bibliografi, dan referensi pustakawan. Di samping itu jugadilakukan pendekatan kepustakaan untuk mendapatkan dukungan teoritis yangrelevan dengan penelitian yang sedang dilakukan.
 
3.4. Jenis dan Sumber Data
Silahkan diisi sendiri dengan bahasa kamu..., KREATIF YA?...Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah berupa data sekunder,karena data telah dimiliki oleh beberapa pihak dan telah dipublikasikan. Datasekunder yang diperlukan dalam penelitian secara umum meliputi indikator ekonomi, seperti PDRB, PDRB per Kapita dan sebagainya. Selain itu juga datatentang laporan kependudukan Daerah/perusahaan X selama periode pengamatan,seperti angka indeks harapan hidup, indeks pendidikan, indeks standar hidup, paritas daya beli (
 purchasing power parity
) dan sebagainya yang relevan dengan permasalahan penelitian.Sumber data sekunder bisa berasal dari lembaga pemerintah, seperti BPSDaerah, BPS Pusat, kantor pemerintahan Daerah/perusahaan X, perpustakaan danlembaga pelayanan data yang lain. Tidak tertutup kemungkinan data juga dicarimelalui beberapa
website
dengan menggunakan fasilitas internet. Ini dilakukankarena beberapa
home page
merupakan pihak yang mampu menyediakan data bagi keperluan penelitian, sepertihttp://www.bps.go.iddan sebagainya.
3.5. Operasionalisasi Variabel
Silahkan diisi sendiri dengan bahasa kamu..., KREATIF YA?...Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan ada sebanyak 5 variabelindependen, yaitu laju pertumbuhan ekonomi (LPE), pengeluaran pemerintahuntuk sektor kesehatan (PPS), pengeluaran pemerintah sektor pendidikan (PPD), pengeluaran masyarakat untuk sektor kesehatan (PMS) dan pengeluaranmasyarakat sektor pendidikan (PMD). Adapun untuk variabel dependennya adalahindeks pembangunan manusia (Y). Ukuran indikator keseluruhan variabel dalam penelitian secara keseluruhan bisa dilihat melalui Tabel 3.1.
1.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan ukuran agregat yangdimaksudkan sebagai ukuran pembangunan manusia di suatu wilayah. IPMmerupakan indeks komposit yang disusun datiga indikator.
 
2.
Laju pertumbuhan ekonomi (LPE) adalah perubahan relatif produk domestik regional
bruto
(PDRB), di mana PDRB yang digunakan adalah PDRB hargakonstan tahun 1993.Tabel 3.1: Variabel Operasional Analisis Determinan Pembangunan Manusia.VaribelDimensiIndikatorSkalaIPM (Y)Umur Angka harapan hidupRasioPengetahuanAngka melek hurufRasioRata-rata lama sekolahRasioKehidupan layak 
 Parity
daya beliRasioLPE-PDRB harga konstanRasioPPS-APBD Program KesehatanRasioPPD -APBD Program PendidikanRasioPMS -Belanja Jasa KesehatanPMD-Belanja Jasa Pendidikan
Sumber 
: Data diolah, 2006.
3.
Pengeluaran pemerintah daerah pada sektor kesehatan (PPS) adalah pengeluaran pemerintah daerah kabupaten/kota yang dituangkan dalamAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam bentuk belanja pembangunan yang dialokasikan untuk pembiayaan program-programkesehatan di kabupaten/kota yang bersangkutan.
4.
Pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan (PPD) adalah pengeluaran pemerintah daerah kabupaten/kota yang dituangkan dalamAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam bentuk belanja pembangunan yang dialokasikan untuk pembiayaan program-program pendidikan di kabupaten/kota yang bersangkutan.5.Pengeluaran masyarakat pada sektor kesehatan (PMS). Dijelaskan dalamlaporan BPS (2003), pengeluaran masyarakat pada sektor kesehatan adalahsejumlah uang yang dibayarkan atau yang disetujui dibayarkan oleh pembeli

Activity (214)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hantrini Hilmi liked this
Monic Orchid liked this
Novary Djipung liked this
Chaty Cii NisHaa liked this
Moebin Hitam liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->