merupakan suatu pekerjaan tunggal
.
Namun saat ini, dalam dunia kerja, istilah karier dipandang sebagai suatu proses belajar dan pengembangan diri yang berkesinambungan
.
Kegiatan yang dapat disebut sebagai karier dan penunjangnyaantara lain : kerja praktek, keterlibatan dalam masyarakat,kegiatan wirausaha,kegiatan budaya, pelatihan, pendidikan, minat, olah raga, dan pekerjaan sosial
.
B
.
Perkembangan Karir Sejak tahun 1950-an, para teoritisi mulai memberi penekanan pada pandangandevelopmental tentang pilihan okupasional
.
Dalam periode inilah istilah perkembangan vokasional menjadi populer dalam menggambarkan pandangan lebihluas tentang pilihan okupasional serta banyak faktor yang mempengaruhinya
.
Sejak tahun 1960-an, pengetrahuan tentang perkembangan manusia meningkat secaradramatis
.
Secara berangsur-angsur istilah-istilah karir dan perkembangan karir menjadi populer, sehingga sekarang banyak teoritisi dan praktisi lebih senangmenggunakannnya daripada vokasi dan perkembangan vokaisonal
.
Pada tahun 1970-an, banyak penulis dan peneliti mendefinisikan perkembangan karir sebagai salah satu aspek dari perkembangan manusia
.
Secaralebih khusus, sering digambarkan sebagai interaksi faktor-faktor psikologis,sosiologis, ekonomi, fisik dan kebetulan yang menentukan karir atau sekuensiokupasi-okupasi, jobs, dan posisi-posisi individu-individu duduki sepanjang hidupnya(National Vocational Guidance
A
ssociation, 1973)
.
Ini merupakan pandangan yangsesuai karena meniadakan rintangan waktu yang oleh pandangan sebelumnya dibatasihanya pada pandangan cross-sectional mengenai kehidupan individu
.
Seperti yangdikemukakan oleh Super dan Bohn (1970:114), bahwa perlu dibedakan secara jelasantara okupasi (apa yang orang kerjakan) dan karir (the course pursued over a periodof time)
.
Juga lebih sesuai karena konsep karir menjadi dasar dalam mengorganisasidan menginterpretasi dampak peranan kerja terhadap individu semasa hidupnya
.
Jones, Hamilton, Ganschow, Helliwell, dan Wolf (1972) menyatakan bahwakonsep karir meliputi berbagai pilihan pribadi-okupasi, pendidikan, perilaku pribadidan sosial (yakni, kewarganegaraan), dan aktivitas-aktivitas waktu luang-yang berkaitan dengan keseluruhan gaya hidup individu
.
Wolfe dan Kolb (1980: 1-2)menyatakan bahwa perkembangan karir meliputi hidup seseorang secara menyeluruh,tidak hanya okupasi
.
Karena itu, menyangkut keseluruhan pribadi, kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan, kapasitas-kapasitas dan potensi-potensi,