Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
draf mengenal bilangan siap

draf mengenal bilangan siap

Ratings: (0)|Views: 205 |Likes:
Published by Leo Sutrisno

More info:

Published by: Leo Sutrisno on Aug 07, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

Mengenal bilangan
Leo Sutrisno

Pendidikan Fisika
Jurusan Pendidikan MIPA
FKIP-Universitas Tanjungpura
Pontianak
2006

Bawalah satu tongkat saja
Berpasangan dengan bilangan dua
Berbaris tiga-tiga
Sempurna bersama lima
Dengan riang gembira menuju puncak bersama enam
Khusuk bersama tujuh
Perkasa bersama delapan
Menjalani hidup bersama sembilan
Lengkaplah bersama sepuluh
Dengan bilangan besar menembus alam semesta.
Dengan bilangan kecil menyusup inti atom

Bawalah satu tongkat saja

Satu merupakan kata pertama yang kita ucapkan pada saat membilang.
Satu, dua, tiga, empat, lima dan seterusnya. Bilangan satu pada umumnya
dituliskan berupa \u2018tongkat\u2019 lurus. Kakek kita sesekali membawa tongkat. Biasanya,
juga hanya satu.

Bilangan \u2018satu\u2019 sungguh ada dimana-mana. Presiden kita hanya satu.
Dimanapun hanya ada satu orang yang menduduki pimpinan tertinggi, ketua, raja,
rector, kepala sekolah, atau panglima,

Kita punya nyanyian, \u2018\u2019satu-satu aku sayang ibu, dua-dua aku sayang--- -\u201c.
Anda ingat, bukan? Coba bernyanyilah! Ajaklah kawan yang lain.

Bilangan yang tertulis pada arloji yang Anda miliki, dimulai dengan satu,
diikuti dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sebelas dan
dua belas. Setelah dua belas angka \u2018satu\u2019 muncul lagi.

Ingat juga dengan lagu-lagu nasional? Ada Indonesia Raya. Ada Padamu
negeri. Dan, ada Satu nusa satu bangsa. Satu nusa satu bangsa tentu menggugah
semangat kita untuk tetap mempertahankan Negara kesatuan kita, Republik
Indonesia.

Terakhir, nomor satu adalah sang juara. Anda perlu mengejar menjadi
juara satu. Namun, Anda sebaiknya jangan memandang orang lain sebagai pesaing
yang harus dieliminasi. Artinya, walaupun menjadi juara, orang lain tetap memiliki
kemampuan lebih di bidang yang lain. Karena itu, akan lebih baik berkolaborasi-
bekerjasam dari pada berkompetisi-bersaing.

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->