Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ISLAM RASIONALITAS (Telaah Pemikiran Muhammad Abduh)

ISLAM RASIONALITAS (Telaah Pemikiran Muhammad Abduh)

Ratings: (0)|Views: 913 |Likes:

More info:

Published by: Agus Jaya Kholid Saude on Dec 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2013

pdf

text

original

 
ISLAM RASIONALITAS
(Telaah Pemikiran Muhammad Abduh)
Oleh : Agus Jaya
Pendahuluan
Agama Islam yang sumber ajarannya al Qur’an dan hadits nabi
1
telah berjalandalam sejarah yang cukup panjang. Perjalanan sejarah Islam tersebut bisa dibagi menjaditiga bagian, yaitu : priode klasik, priode pertengahan dan priode modern.
2
a. Priode Klasik (650-1250 M) bisa dibagi menjadi dua fase yaitu :-fase ekspansi, integrasi dan puncak kemajuan (650-1000 M)-dan fase integrasi (1000-1250 M).Pada fase ekspansi, integrasi dan puncak kemajuan, daerah Islam meluas melaluiAfrika Utara sampai ke Spanyol di Barat dan melalui Persia sampai ke India di Timur.Pada masa inilah berkembang dan memuncak ilmu pengetahuan, baik dalam bidangagama maupun dalam bidang non-agama dan juga bidang kebudayaan Islam. Padamasa inilah lair ulama-ulama besar seperti Imam Abu Hanifah, Imam Maliki, ImamSyafi’i dan Imam Ibnu Hanbal. Demikian juga di bidang aqidah dan mistisme sertafilsafat.
3
Pada Fase Disintegrasi, keutuhan umat Islam dalam bidang Politik mulai pecah,kekuasaa khalifah menurun dan akhirnya Baghdad dirampas dan dihancurkan olehkeberutalan tentara Hulaga pada 1258 M. Dan Khalifah sebagai simbol kekausaan politikpun sirna. b. Priode pertengahan (1250-1800 M) juga bisa dibagi menjadi dua fase yaitu :-fase kemunduran-fase tiga kerajaan besar 
1
Hal ini bisa dlihat dalam hadits Rasulullah saw, beliau bersabda : “aku tinggalkan untukmu dua perkara, selama kamu berpegang teguh dengan keduanya, maka kamu tidak akan tersesat, yaitu kitab Allahdan Sunnah nabi-NYa. Imam Malik,
al Muwatho’ 
Kairo : kitab al Syabab, tt. Hal 560. dan Imam Ahmad binHambal, Musnad Al Imam Ahmad bin Hambal, Beirut : Dar Shodir, tt. Jil. !. hal. 442.
2
Harun Nasution,
 Pembaharuan dalam Islam
, Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Jakarta : BulanBintang, 1987. cet. V hal. 12.
3
Rif’at Syauqi Nawawi,
 Rasionalitas Tafsir Muhammad Abduh
,
 Kajian Masalah Aqidah dan Ibadat 
. Jakarta : Paramadina 2002. hal. 2
1
 
fase kemunduran ditandai dengan meningkatnya desentralisasi dan disintegrasi.Perbedaan antara Sunni dan Syi’ah semakin tampak demikian juga perbedaan antaraArab dan Persia semakin nyata. Pada saat ini dunia Islam terbagi menjadi dua blok,yaitu blok Arab dan blok Persia. Demikian pula pada saat ini desakan ditutupnya pintuIjtihad dikalangan umat Islam semakin meluas.Fase tiga kerajaan besar adalah kerajaan Utsmani di Turki, kerajaan Safawi diPersia dan kerajaan Mughal di India. Pada zaman kemajuan, ketiga kerajaan inimemiliki kejayaan masing-masing terutama dalam bentuk literatur dan arsitektur.padamasa kemunduran, kerajaan Utsmani terpukul di Eropa, kerajaan Safawi dihancurkanoleh serangan-serangan suku bangsa Afghan, sedangkan daerah kekuasaan kerajaanMughal diperkecil oleh pukulan-pukulan raja India. Dan masa ini tampak kekuatanmiliter dan kehandalan politik umat Islam menurun jauh.c. Priode Modern atau disebut juga dengan zaman kebangkitan umat Islam.Kejatuhan Mesir ketangan Barat menginsyafkan dunia Islam akan kelemahannyadan menyadarkan umat Islam bahwa di Barat telah muncul peradaban baru yang lebihtinggi dan merupakan ancaman bagi umat Islam.Dalam fase ini telah muncul satu substansi pengetahuan keislaman yang disebutdengan modernisme Islam.
4
Jadi modernisme Islam merupakan gerakan besar untuk menghentikan degenerasi umat Islam dalam hampir semua segi kehidupan dan untuk menutup sekurang-kurangnya mempersempit kesenjangan antara Islam dalam teori danIslam dalam praktek.
5
Salah seorang tokoh modernisme Islam ini adalah Muhammad Abduh yangmencetuskan ide kepmbali kepada al Qur’an dan Hadits.Dalam makalah ini penulis membahas Rasionalitas Islam dalam pemikiranMuhammad Abduh yang dikejewantahkannya melalui ide-ide pembaharuannya yangrevolusioner.
4
modernisme Islam adalah upaya untuk memperbaharui penafsiran, penjabaran, dan cara-cara pelaksanaan ajaran-ajaran dasar dan petunjuk–petunjuk yang terdapat dalam al Qur’an dan Haits sesuaidengan perkemabangan situasi dan kondisi masalah yang dihadapi. Lihat Mastuhu dkk. (penyunting),
 seminar Identitas IAIN Jakarta
, Jakarta : Lembaga Penelitian I|AIN, 1987. hal : 2
5
Amien Rais, “kata pengantar “ dalam Jhon J. Donohue dan Jhon L. Eposito ed,
 Islam dan Pembaharuan
: Ensiklopedi Masalah-Masalah, Jakarta : Rajawali Pres, 1984. hal xiii.
2
 
Riwayat hidup
Suatu penelusuran yang agak teoritis yang mungkin dapat dianggap tepat untuk mengetahui riwayat hidup Muhammad Abduh dilakukan oleh Charles C. Adams. Iamenggunakan pendekatan periodeisasi. Ia membagi riwayat hidup Abduh kepada tiga periode: periode pertumbuhan; periode pemunculan di depan publik; dan periode berada di puncak karir.
6
 Kelemahan pendekatan Adams tentu saja ada, misalnya ia menganggap riwayathidup Abduh sudah terpisah-pisah secara ketat antara satu masa dengan masa berikutnya, padahal menentukan batas masa itu sangatlah riskan karena hidup itu berjalan secaraalamiah bagai air mengalir begitu saja tanpa terputus-putus. Oleh karena itu sulitmembatasi penggalan kehidupan seseorang secara ketat, pasti dan tanpa pengaruh sebelumdan sesudah masa tertentu. Akan tetapi, karena Adams membuat pembagian periode itu bukan semata-mata melalui pendekatan kualitatif, juga melalui pendekatan kuantitatidengan menetapkan tahun dan peristiwa-peristiwa yang dilalui Abduh, maka cara pembagian Adams dapat diterima dalam rangka memudahkan pemahaman yangkontekstual menurut masa, kondisi, tempat dan lingkungan kehidupan seseorang. Uraian berikut mengikuti pembagian periode menurut Adams tersebut.
6
Charles C. Adams,
 Islam and Modernism in Egypt 
(New York: Russell&Russell, 1933), h. 18.
3
Perjalanan Sejarah Islam
PriodeKlasik PriodePertengahanPriodeModern
Fase Ekspansi, Integrasi,Kemajuan (650-1000) danDisintegrasi (1000-1250)Fase kemunduran dan fase TigaKerajaan Besar (1250-1800
)Zaman Kebangkitan UmatIslam (1800-sekarang)

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
junijingga liked this
Akira Ai Azumi liked this
Helos Permata liked this
Ali Unforgotten liked this
Rahmat Hidayat added this note
perbedaan pendekatan antara ketiga tokoh tersebut
Iwan Bandar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->