Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Disiplin Mental

Teori Disiplin Mental

Ratings: (0)|Views: 1,836 |Likes:
Published by Mansor_Saleh_2965

More info:

Published by: Mansor_Saleh_2965 on Dec 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2013

pdf

text

original

 
menurut teori disiplin mental, latihan mental diberikan atau ditanamkan dalam bentuk studi. Disiplin mental juga dikenal dengan ungkapan disiplin formal. Gagasan utama disiplin mental adalah pada otak atau pikiran(mind), yang diangankan sebagai benda nonfisik, terbaring tidak aktif (dorman) hingga ia dilatih. Kecakapanpikiran atau otak seperti ingatan, kemauan, akal budi (reason), dan ketekunan (perseverence), merupakan"otot-ototnya" pikiran atau otak tadi. Seperti halnya otot-otot fisiologis yang bisa kuat jika dilatih secarabertahap dan terus menerus serta dengan porsi yang memadai, maka otot-otot pikiran atau otak pundemikian halnya. Ia bisa kuat dalam arti lebih tinggi kemampuannya jika dilatih secara bertahap danmemadai.
«
Imam Syafi'i
 
Imam Ahmad Hambali
»
Landasan Pengembangan Kurikulum
BAB I
 
PENDAHULUAN
 
1.1. Latar Belakang Masalah
 Suatu kurikulum itu sama halnya dengan teknologi. Teknologi berkembang dengan kecanggihannya danbanyak memenuhi kebutuhan manusia. Begitu juga halnya kurikulum, kurikulum akan selalu berkembangagar dapat memenuhi kebutuhan suatu lembaga. Ketika kurikulum tidak dikembangkan sesuai denganmeningkatnya kebutuhan suatu lembaga, maka lembaga itu akan mengalami ketertinggalan. Tetapi untukmengembangkan kurikulum, tidak hanya dirancang sesuai keinginan para pengelola lembaga tertentu,melainkan harus memperhatikan beberapa aspek pengembangan kurikulum, yaitu: landasan filosofis,landasan psikologis, landasan sosiologis, landasan sosial budaya, dan landasan IPTEK.
1.2. Rumusan Masalah
 1.
 
Ada berapa aspek yang mendasari pengembangan suatu kurikulum?2.
 
Bagaimana peran landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum suatu lembaga?3.
 
Mengapa landasan psikologis diperlukan dalam pengembangan isi kurikulum?4.
 
Apa manfaat dari landasan sosiologis dan landasan IPTEK sebagai aspek yang sangatdipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum?
1.3. Tujuan
 1.
 
Agar dapat mengetahui aspek-aspek landasan pengembangan kurikulum.2.
 
Supaya dapat memahami peranan landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum.3.
 
Agar mengetahui alasan perlunya landasan psikologis dalam mengembangkan isi kurikulum.4.
 
Agar dapat mengetahui manfaat dari landasan sosiologis dan landasan IPTEK sebagai salah satuunsur yang dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum.
BAB II
 
LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM
 
2.1.
 
Hakikat dan Prinsip Pengembangan Kurikulum
 Pada hakikatnya pengembangan kurikulum itu merupakan usaha untuk mencari bagaimana rencana danpengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedomanpenyelenggaraan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan untukmencapai tujuan tertentu dalam suatu lembaga. Pengembangan kurikulum di arahkan pada pencapaiannilai-nilai umum, konsep-konsep, masalah dan keterampilan yang akan menjadi isi kurikulum yang
 
disusun dengan fokus pada nilai-nilai tadi. Adapun selain berpedoman pada landasan-landasan yang ada,pengembangan kurikulum juga berpijak pada prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.Berdasarkan UU No. 20 tahun 2003 Bab X tentang kurikulum, pasal 36 ayat 1 bahwa pengembangankurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuanpendidikan nasional. Suatu kurikulum diharapkan memberkan landasan, isi dan menjadi pedoman bagipengembangan kemampuan siswa secara optimal sesuai dengan tuntunan dan tantangan perkembanganmasyarakat.Setiap pengembangan kurikulum, selain harus berpijak pada sejumlah landasan, juga harus menerapkanatau menggunakan prinsip-prinsip tertentu. Dengan adanya prinsip tersebut, setiap pengembangankurikulum diikat oleh ketentuan atau hukum sehingga dalam pengembangannya mempunyai arah yang jelas sesuai dengan prinsip yang telah disepakati. Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum terdiri dariprinsip umum dan prinsip khusus.1.
 
Prinsip umum1.
 
Prinsip RelevansiPrinsip relevansi berkenaan dengan kesesuaian antara komponen tujuan, isi, strategi, dan evaluasi. Adadua macam relevansi yang harus dimiliki kurikulum,yaitu relevansi keluar dan relevansi di dalam kurikulumitu sendiri. Relevansi keluar yaitu tujuan, isi dan proses belajar yang tercakup dalam kurkulum hendaknyarelevan dengan tuntutan, kebutuhan dan perkembangan masyarakat. Adapun relevansi di dalam yaitu adakesesuaian antara komponen-komponen kurikulum, yaitu antara tujuan, isi, proses penyampaian danpenilaian. Relevansi ini menunjukkan suatu keterpaduan kurikulum.1.
 
Prinsip FleksibilitasPrinsip fleksibilitas berkenaan dengan kebebasan/keluwesan yang dimiliki guru dalammengimplementasikan kurikulum dan adanya alternatif pilihan program pendidikan bagi siswa sesuaidengan minat dan bakatnya.1.
 
Prinsip KontinuitasPrinsip kontinuitas berkenaan dengan adanya kesinambungan materi pelajaran antarberbagai jenis dan jenjang sekolah serta antartingkatan kelas. Perkembangan dan proses belajar berlangsung secaraberkesinambungan, tidak terputus-putus atau terhenti-henti.1.
 
Prinsip Praktis dan EfisiensiKurikulum harus mudah dilaksanakan, menggunakan alat-alat sederhana dan biayanya juga murah. Tepatpelaksanaannya dan menghasilkan sesuatu dengan tidak membuang-buang waktu, tenaga, dan biaya.1.
 
Prinsip EfektifitasKeberhasilan pelaksanaan kurikulum harus diperhatikan, baik kuantitas maupun kualitas. Keberhasilankuntitas ditinjau dari komponen-komponen kurikulum, seperti tujuan, isi, proses belajar, dan evaluasi.Sedangkan keberhasilan kualitasnya dilihat dari hasil pelaksanaan kurikulum yang ada.1.
 
Prinsip khususAdapun prinsip khusus yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kurikulum, antara lain: prinsipkeimanan, nilai dan budi pekerti luhur, penguasaan integrasi nasional, keseimbangan etika, logika,estetika, dan kinetika, kesamaan memperoleh kesempatan, abad pengetahuan dan teknologi informasi,pengembangan keterampilan hidup, berpusat pada anak, serta pendekatan menyeluruh dan kemitraan.
 
Ada beberapa prinsip yang lebih khusus yang berkenaan dengan penyusunan tujuan, isi, pengalamanbelajar dan penilaian, yaitu:
y
 
Prinsip berkenaan dengan tujuan pendidikanPerumusan tujuan pendidikan bersumber pada:- ketentuan dan kebijaksanaan pemerintah- survai mengenai persepsi orangtua/masyarakat tentang kebutuhan mereka- survai tentang pandangan para ahli dalam bidang-bidang tertentu- pengalaman negara-negara lain dalam masalah yang sama dan penelitian.
y
 
Prinsip berkenaan dengan pemilihan isi pendidikanBeberapa hal yang harus dipertimbangkan:- Penjabaran tujuan pendidikan ke dalam bentuk perbuatan hasil belajar yang khusus dan sederhana- Isi bahan pelajaran harus meliputi segi pengetahuan, sikap dan keterampilan- Unit-unit kurikulum harus disusun dalam urutan yang logis dan sistematis.
y
 
Prinsip berkenaan dengan pemilihan proses belajar mengajarHendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut:- Metode belajar mengajar yang digunakan- Metode tersebut memberian kegiatan yang bervariasi dan urutan kegiatan yang bertingkat-tingkatuntuk mencapai tujuan kognitif, afektif dan psikomotor.- Metode yang diterapkan dapat mendorong berkembangnya kemampuan baru.- Untuk belajar keterampilan sangat dibutuhkan kegiatan belajar yang menekankan ´learning bydoingµ
y
 
Prinsip berkenaan dengan pemilihan media dan alat pengajaran- Proses belajar yang baik harus di dukung oleh penggunaan media dan alat bantu pengajaran yangtepat.- Tersedianya media pengajaran yang diperlukan- Pengorganisasian alat dalam bahan pelajaran- Peintegrasian media tersebut dalam keseluruhan
y
 
Prinsip berkenaan dengan pemilihan kegiatan penilaian- Penyusunan alat penilaian (test)- Perencanaan suatu penilaian- Pengolahan suatu hasil penilaian

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Adven Tan liked this
Mukhotaru Yanuar liked this
Tulik Mamaeabid liked this
Nita Raesita liked this
irma_heryani liked this
Alul Al Ghifari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->