Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Artikel, Analisis Manajemen Laba Dan Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakuisisi

Artikel, Analisis Manajemen Laba Dan Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakuisisi

Ratings: (0)|Views: 607 |Likes:
Published by srizuliarni_ur

More info:

Categories:Types, Research
Published by: srizuliarni_ur on Dec 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2013

pdf

text

original

 
0
ANALISIS MANAJEMEN LABA DAN KINERJA KEUANGANPERUSAHAAN PENGAKUISISISEBELUM DAN SESUDAH
MERGER 
DAN AKUISISIDI BURSA EFEK INDONESIAI PUTU ADNYANA USADHAGERIANTA WIRAWAN YASA
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Udayana 
 ABSTRACT 
The purpose of this research is to gain empirical evidence whether acquiring companies conduct earnings management before the execution of merger and acquisition. It also aims to investigate performance changes of acquiring companies before and after merger and acquisition.Earnings management conducted by the companies is proxied by discretionary accrual (DA). Analysis is done using independent sample t- test and paired sample test. The result shows that there is an indication of earnings management done by taking over companies before merger and acquisition by utilizing income increasing accruals. Furthermore, the  financial performance of the companies is lower after merger and acquisition took place.
Keywords 
: merger, acquisition, earnings management, performance 
I.
 
PENDAHULUAN
Pengembangan perusahaan terus dilakukan oleh manajerperusahaan dalam rangka menghadapi persaingan dan kelangsunganusahanya. Pengembangan usaha ini dapat dilakukan melaluirestrukturisasi perusahaan. Terdapat beberapa bentuk restrukturisasiperusahaan, yaitu dengan melakukan
merger 
, akuisisi, konsolidasi,divestasi,
going private 
,
leveraged buyout (LBO),
dan
spin-off 
. Terdapatdua perspektif utama mengapa perusahaan melakukan restrukturisasi,
 
1
 yaitu untuk memaksimalkan nilai pasar yang dimiliki oleh pemegangsaham yang ada dan kesejahteraan manajemen (Foster, 1986:461).Dalam pelaksanaan
merger 
dan akuisisi terdapat suatu kondisi yang mendukung adanya tindakan manajemen laba yang dilakukan olehperusahaan pengakuisisi. Pada situasi perusahaan pengakuisisi inginmelakukan
merger 
dan akuisisi dengan cara pembayaran lewat saham,pihak manajemen perusahaan pengakuisisi cenderung akan berusahauntuk meningkatkan nilai laba perusahaannya. Tujuannya adalah selainingin menunjukkan
earnings power 
perusahaan agar dapat menarikminat perusahaan target untuk melakukan akuisisi juga untukmeningkatkan harga saham perusahaannya. Erikson dan Wang (1999)dalam Hastutik (2006) menyatakan bahwa kecenderungan adanyapraktik manajemen laba menjelang
merger 
dan akuisisi bertujuan untukmeningkatkan harga sahamnya sebelum
stock merger 
agar dapatmengurangi biaya pembelian perusahaan target. Keputusan manajemenperusahaan yang memilih untuk melakukan manajemen laba dengancara
income increasing accrual 
akan membawa konsekuensi terhadapkinerja perusahaan yang akan mengalami suatu penurunan padaperiode sesudahnya.Penelitian-penelitian terdahulu telah membuktikan adanyamanajemen laba dalam beberapa kasus. Rahman dan Bakar (2002)seperti yang dikutip oleh Kusuma dan Udiana Sari (2003) telahmembuktikan adanya manajemen laba melaui
discretionary accrual 
pada
 
2
perusahaan pengakuisisi sebelum
merger 
dan akuisisi di Malaysia padatahun sebelum akuisisi. Sementara Ericson dan Wang (1999) dalamHastutik (2006) menunjukkan bahwa perusahaan pengakuisisimelakukan manajemen laba pada periode sebelum
merger 
danmengidentifikasi bahwa tingkat
income incresing 
 
earnings management 
 berhubungan positif dengan ukuran
merger 
.Payamta (2000) menemukan tidak adanya perbedaan kinerja yangsignifikan sebelum dan sesudah
merger 
dan akuisisi, baik dari segi rasiokeuangan maupun harga saham. Selanjutnya Payamta menambahkanada kemungkinan terjadi tindakan
window dressing 
atas pelaporankeuangan perusahaan pengakuisisi untuk tahun-tahun sebelum
merger 
 dan akuisisi dengan menunjukkan kekuatan perusahaan yang lebihbaik sehingga menarik bagi perusahaan target. Secara teori, setelah
merger 
dan akuisisi ukuran perusahaan dengan sendirinya bertambahbesar karena aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan digabungbersama. Dasar logis dari pengukuran berdasarkan akuntansi adalahbahwa jika ukuran bertambah besar ditambah dengan sinergi yangdihasilkan dari aktivitas-aktivitas yang simultan, maka laba perusahaan juga akan semakin meningkat. Oleh karena itu, kinerja pasca
merger 
 dan akuisisi seharusnya semakin baik dibandingkan dengan sebelum
merger 
dan akuisisi.Di Inggris, Meeks (1977) dan Kumar (1984) dalam Hadiningsih(2007) meneliti pengaruh
merger 
terhadap profitabilitas perusahaan

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ipoel LabZone liked this
Wiwira Agustin liked this
Rahmad MaQfirah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->