Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Metode PKn

Metode PKn

Ratings: (0)|Views: 441 |Likes:
Published by masceng11

More info:

Published by: masceng11 on Dec 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA. PengertianPasal 39 ayat (2), UU no. 2/89 menegaskan bahwa isi kurikulumsetiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan wajib memuat:1. Pendidikan Pancasila2. Pendidikan Agama, dan3. Pendidikan KewarganegaraanDalam penjelasan pasal 39 ayat (3) dinyatakan bahwa bahan kajian dan pelajaran bukanlah sebuatan mata pelajaran melainkan sebuatan yangmengacu pada pembentukan kepribadian dan unsur- unsur kemampuanyang diajarkan dan dikembangkan melalui pendidikan. Lebih dari satuunsur tersebut dapat digabung dalam satu mata pelajaran atausebaliknya, satu unsur dapat dibagi menjadi lebih dari satu mata pelajaran.Ketentuan ini memberi kebebasan pada pengembangan kurikulum untuk melakukan pengorganisasian bahan kajian/pelajaran kedalam mata pelajaran. Penyatuan bahan kajian/pelajaran kedalam satu mata pelajarandidasarkan atas keterkaitan antara bahan kajian/pelajara yangdiperlukan.Disamping itu prinsip pengembangan kurikulum perlu juga dijadikan bahan kajian/pelajaran tersebut. Berbagai prinsip yang digunakansebagai dasar pengembangan kurikulum adalah prinsip penyederhanaan.Penyederhanaan kurikulum meliputi:1. Bahasa dan peristilahan Diusahakan bahasa yang digunakan padawaktu menuangkan ide-ide dalam kurikulum, adalah bahasa yang mudahdipahami, dimengerti, tidak rancu dan peristilahan yang umumdigunakan2. Pengorganisasian bahan kajian/pelajaran tidak menimbulkantumpang tindih dan tidak memperberat beban anak 
 
3. Sistem penyajian GBPP lebih sederhana dalam menuangkanunsur-unsurnyaDalam rangka menyederhanakan kurikulum tersebut maka bahan kajiandan pelajaran Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraandiorganisir dalam satu mata pelajaran yang disebut mata pelajaranPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
B. Arah Pembelajaran
Penjelasan pasal 39 ayat (2) menyatakan bahwa pendidikan pancasilamengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan diwujudkan dalamkehidupan sehari-hari.Sedang pendidikan kewarganegaraan merupakan usaha untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kemampuan dasar  berkenaan dengan hubungan antara warganegara dengan negara sertaPendidikan Pendahuluan Bela Negara, agar menjadi warganegara yangdapat diandalkan oleh bangsa dan negara.Sesuai dengan ketentuan di atas maka pendekatan yang digunakan dalam pengajaran PPKn adalah pendekatan pengembangan kemampuan anak.Melalui pengajaran PPKn diharapkan peserta didik dapat berkembangmenjadi warganegara yang bermoral Pancasila dan dapat diandalkanoleh bangsa dan negara yang dapat diwujudkan dalam berperilakusehari-hari sesuai dengan nilai dan moral Pancasila.Pendekatan ini tetap memperhatikan pada perlunya peserta didik memperoleh dan memahami sejumlah pengethuan. Penuangan konsepkurikulum seperti ini didasarkan atas:1. Taraf perkembangan peserta didik 2. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
 
Pada kelas/tingkat rendah pengembangan kurikulum lebih diarahkan pada kesesuaian dengan taraf perkembangan peserta didik sedangkan dikelas/tingkat yang lebih tinggi diarahkan pada kesesuaian dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
BAB IIMETODE PEMBELAJARAN PPKn
Proses pembelajaran ialah proses belajar mengajar (PBM) atau proseskomunikasi dan kerjasama guru dan siswa dalam mencapai sasaran dantujuan pendidikan-pengajaran. Pembelajaran juga merupakan proses pengembangan sikap dan kepribadian siswa melalui berbagai tahap dan pengalaman. Proses pembelajran ini berlangsing melalui berbagaimetode dan multi-media sebagai cara dan alat menjelaskan,menganalisis, menyimpulkan, mengembangkan, menilai dan menguasai(memakai: mengamalkan/aplikasi) pokok bahasan (thema) sebagai perwujudan pencapaian sasaran (tujuan).
A. Alasan Penentuan Metode
Metode belajar-mengajar adalah bagian utuh (terpadu, integral) dari proses pendidikan-pengajaran. Metode ialah cara guru menjelaskansuatu pokok bahsan (thema, pokok masalah) sebagai bagian kurikulum(isi, materi pengajaran), dalam upayamencapai sasaran dan tujuan pengajaran (tujuan institusional,tujuan pembelajaran umum dan khusus).Proses pembelajaran, atau PBM sebagai kerjasama guru-siswa, secara psiko-pedagogis mengutamakan oto-aktivitas siswa (kemandirian,sebagai bekal pendewasaan diri mengembangkan kemampuan dan penguasaan bidangpengetahuan (bidang studi, mata pelajaran). Artinya,

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rizki Ananda liked this
Misbon Martahap liked this
Putra Sunda liked this
adiretsu7491 liked this
Gusdar Kadar liked this
Gusdar Kadar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->