Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
16Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PDF Ami Mag26juli 0430 Am

PDF Ami Mag26juli 0430 Am

Ratings: (0)|Views: 5,936|Likes:
Published by dwimidwifery

More info:

Published by: dwimidwifery on Dec 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/31/2013

pdf

text

original

 
THE HEALTH MAGAZINE FOR INDONESIAN HEALTH WORKERS PUBLISHED BY AIDE MÉDICALE INTERNATIONALE
MAJALAH KESEHATAN UNTUK PEKERJA KESEHATAN INDONESIA DIPUBLIKASIKAN OLEH AIDE MÉDICALE INTERNATIONALE
I   S  S  U 3  /   J  U 0  0  6 DI   S I   3  /   J  UI   0  0  6 
   M   A   T   E   R   N   A   L   H   E   A   L   T   H  :   K   E   S   E   H   A   T   A   N   I   B   U  :
 
KESEHATAN
NOT FOR SALE / TIDAK DIPERJUALBELIKAN
   F  o  r  a  s  a   f  e  m  o   t   h  e  r   h  o  o   d   U  n   t  u   k   K  e  s  e   l  a  m  a   t  a  n   I   b  u
 
 
HEALTH MESSENGER 
N
°
03 MATERNAL HEALTH: FOR A SAFE MOTHERHOOD
EDITORIAL
CONTENTS AND EDITORIAL
   P   h   o   t   o   A   M   I   2   0   0   6
The rst issue of 
Health Messenger 
wasdedicated to “Mental Health”. The secondone to “Communicable diseases”. The thirdone is focusing on “Maternal health”: wedo not pretend to cover this very importanttheme in just one issue, but it should enableyou to rely on basic elements of mother andchild health. You will be able to refer to it for your consultations, but also in trainings, aswell as during information and preventioncampaigns.As for the previous issues of 
HealthMessenger 
, this choice is a feedback fromthe eld: problems that have been identied by Acehnese healthworkers, by AMI’s medical staff, and by different actors of the publichealth system of NAD. If primary health care is starting to be op
-
erational, maternal health seems to be slower to be put into place,despite a growing number of trained midwives.With regards to maternal health, the Indonesian health system isvery sophisticated: through Polindes and Posyandu, health workersare present in the most remote areas, whether it is for prevention or for healing. Thus, for the Puskesmas, the link between the villagesis performed through the Polindes and the management of theseproximity structures and their teams is a major part of the work of the Puskesmas. The challenge is now to totally rebuild this system,integrating former conict-affected areas.Several partners joined us for this third edition: International Res
-
cue Committee (IRC), UNFPA, Enfants réfugiés du monde (ERM),JHPIEGO, Handicap International (HI),
UNICEF
, Aceh Partnerships InHealth (APIH), BRR Aceh and Nias, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Phar 
-
maciens sans frontières – Comité international (PSF-CI), and as usual,the WHO ofce-Banda Aceh and the PHO who proofread the articles.We thank them all for making this
HM 
n°3 a really pluralist issue.While distributing
Health Messenger 
n°2, we did a rst evalua
-
tion of the efciency of the distribution system, which enabled us toknow who reads our magazine and where. We would like here tothank all the health workers who took the time to answer our ques
-
tions, as well as those who, using the Questionnaire enclosed in themagazine, sent us their remarks and suggestions.What is signicant for us is that the magazine denitely corre
-
sponds to a need here in NAD, and is really appreciated by its read
-
ers and users: 82% of the interrogated persons (75% of them areworking in Puskesmas) knew
HM 
n°1. And 95% of those had readit, 65,67% had shared it with their colleagues ; 50% of our readershave received
HM 
by AMI’s distribution teams. The evaluation alsoshows that if 
HM 
does fulll its role as a health information vector, itis still not used as we wish it would be for trainings.Many of you asked for 
Health Messenger 
to be publishedmonthly. As regards to the time needed for the production of onemagazine, it is so far impossible. Your suggestions for more illus
-
trations, and concrete cases, will be taken into account. Many of you also mentioned that there is a need for information and trainingmaterial on nutrition, HIV/AIDS, Bird Flue, which hopefully we willtackle in our next issues. Enjoy your reading and we will meet againin November 2006 with
Health Messenger 
n°4.
Philippe Léger, Head of Mission AMI Indonesiaand Julie Chansel, Publication manager 
Contents
NEwS02IN OUR COUNTRY04Guidelines on drug donationsPUBLIC HEALTH06Maternal health policyFamily planningGENERAL HEALTH14Ho to do ANC and PNCDanger signs during pregnancyInstrument processingManagement of normal deliveryDanger signs during deliveryNeborn assessmentNeborn resuscitationOrthopaedic problemsMEDICINE34Drugs to avoid during pregnancyREPRODUCTIVE HEALTH36what is reproductive health?Female genital cuttingHEALTH EDUCATION40Good hygiene principleTetanus immunizationNUTRITION44Iron and folic acid during pregnancyMOTHER AND CHILD46The arousal of the nebornBreastfeedingTO GO DEEPER50Pregnancy and MalariaPregnancy and AIDSSOCIETY56TBAs and the communityA delivery kit for TBAsVIEwPOINT62Improving maternal healthqUESTIONNAIRE64
 
1
KESEHATAN IBU: UNTUK KESELAMATAN IBU
PEMBAWA PESAN KESEHATAN 
N
°
03
Dedikasi edisi pertama
Pembawa Pesan Kesehatan
adalah pada“Kesehatan Mental”. Yang kedua pada “Penyakit Menular”. Yang keti
-
ga berfokus pada “Kesehatan Ibu”: kami tidak menutupi pentingnyatema ini hanya dalam satu edisi, tapi akan sangat membantu Andauntuk mengetahui elemen dasar kesehatan ibu dan anak. Anda dapatmenggunakannya pada suatu konsultasi, training atau pelatihan padakampanye informasi.Seperti pada edisi
Pembawa Pesan Kesehatan
sebelumnya, pilihanitu merupakan tanggapan dari lapangan: berdasarkan masalah yangditemukan oleh petugas kesehatan Aceh, staf medis AMI dan berbagaipelaku yang terlibat dalam sistem kesehatan di NAD. Jika kesehatanprimer sudah dilaksanakan, kesehatan ibu sepertinya merupakan halyang lambat penerapannya padahal jumlah bidan yang terampil terusbertambah.Terhadap kepentingan kesehatan ibu, sistem kesehatan di Indone
-
sia sangatlah rumit: melalui Polindes dan Posyandu, petugas keseha
-
tan hadir di pedalaman untuk mencegah dan mengobati penyakit. Jadi,untuk Puskesmas, hubungan antar desa dilakukan lewat Polindes danmanajemen dari struktur yang terdekat dan tim ini adalah bagian terbe
-
sar dari pekerjaan Puskesmas. Tantangan yang harus dihadapi adalahpembangunan kembali sistem ini secara menyeluruh, menyatukan se
-
mua area yang sebelumnya merupakan daerah konik.Beberapa rekan bergabung dalam edisi ketiga ini: InternationalRescue Committee (IRC), UNFPA, Anak-anak pengungsi dunia(ERM), JHPIEGO, Handicap International (HI),
UNICEF
, Aceh Part
-
nerships In Health (APIH) , BRR NAD-Nias, Ikatan Bidan Indonesia(IBI), Pharmaciens sans frontières – Comité international (PSF-CI),dan seperti biasa, WHO Banda Aceh dan Dinas Kesehatan Propinsiyang telah membaca ulang semua artikel. Kami berterima kasih padamereka semua karena telah membuat
P2
no. 3 menjadi majalahdengan beragam topik.Selama pembagian
Pembawa Pesan Kesehatan
no. 2, kamimelakukan evaluasi terhadap esiensi sistem distribusi kami untukmengetahui siapa dan dimana pembaca majalah ini. Pada kesempat-an ini, kami juga ingin berterima kasih pada semua pekerja kesehatanyang telah meluangkan waktunya untuk menjawab semua pertanyaankami, dan juga mereka yang telah mengirimkan pendapat dan saranmelalui Kuesioner dalam majalah ini.Yang penting bagi kami adalah kenyataan bahwa majalah ini sa-ngat sesuai dengan kebutuhan masyarakat NAD dan sangat dihar 
-
gai oleh pembacanya: 82% dari semua orang yang kami wawancara(75% diantaranya bekerja di Puskesmas) mengetahui
P2
no. 1. Dan95% dari semua yang membaca, sebesar 65,67% membaginya den
-
gan rekan sekerja ; 50% dari pembaca menerima
P2
dari tim distri
-
busi AMI. Hasil evaluasi juga mengatakan bahwa meskipun
P2
telahmenjalankan tugasnya sebagai sumber informasi kesehatan, tapi
P2
 
belum digunakan untuk training seperti yang diharapkan.Banyak pihak meminta agar 
Pembawa Pesan Kesehatan
dipu-blikasikan setiap bulan. Sejauh ini, hal itu sangatlah tidak mungkinmengingat waktu produksi yang dibutuhkan. Saran Anda untuk me
-
nambah ilustrasi dan contoh kasus akan dipertimbangkan. Banyakdari Anda juga mengharapkan adanya informasi dan pelatihan materimengenai gizi, HIV/AIDS dan u burung yang semoga bisa direal
-
isasikan pada edisi selanjutnya. Selamat membaca dan sampai jumpapada November 2006 di
P2
no. 4.
Philippe Léger, Kepala Misi AMI Indonesiadan Julie Chansel, Manajer Publikasi 
DAFTAR ISI DAN EDITORIAL
Daftar isi
03BERITA05DI NEGARA KITAKetentuan Donasi Obat07KESEHATAN PUBLIKKebijakan Kesehatan IbuKeluarga Berencana15KESEHATAN UMUMBagaimana Melakukan ANC dan PNCTanda Bahaya Selama KehamilanPemrosesan AlatManajemen Partus NormalTanda Bahaya Saat MelahirkanPemeriksaan Bayi Baru Lahir Resusitasi Bayi Baru Lahir Masalah Ortopedis35OBATObat yang Harus Dihindari Selama Hamil37KESEHATAN REPRODUKSIApakah Kesehatan Reproduksi Itu?Sunat Perempuan41PENDIDIKAN KESEHATANPrinsip Higienitas yang BagusImunisasi Tetanus45GIZIZat Besi dan Asam Folat Selama Hamil47IBU DAN ANAKMendampingi Bayi Baru Lahir Menyusui Bayi51LEBIH DALAM LAGIKehamilan dan MalariaKehamilan dan AIDS57MASYARAKATDukun Bersalin dan MasyarakatPaket Alat Kelahiran Untuk Dukun Bersalin63SUDUT PANDANGMeningkatkan Kesehatan Ibu64KUESIONER
EDITORIAL

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->